Kejari Merangin Selamatkan Rp1,13 Miliar Kerugian Negara dari Dugaan Korupsi Proyek Jalan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kejari Merangin( poto: infojambi.com )

Kantor Kejari Merangin( poto: infojambi.com )

Merangin, oegopost.id – Penanganan dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Simpang Margoyoso–Batas Tebo memasuki babak baru. Kejari Merangin selamatkan kerugian negara sebesar Rp1.137.199.538 atau sekitar Rp1,13 miliar dari proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merangin Tahun Anggaran 2020.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin mengumumkan capaian tersebut dalam konferensi pers pada Kamis (2/7/2026). Penyidik menerima uang pengembalian itu sebagai bagian dari proses penyidikan yang masih berlangsung.

Kejari Merangin Tegaskan Penyidikan Korupsi Tetap Berjalan Hingga Tuntas

Kepala Kejaksaan Negeri Merangin, Yusmanelly, melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Tri Sutrisno mengatakan pengembalian kerugian negara menjadi langkah penting untuk memulihkan aset negara. Namun, langkah itu tidak menghentikan proses pidana.

Tri Sutrisno menegaskan penyidik tetap melanjutkan penyidikan meski pihak terkait mengembalikan kerugian negara.

“Pengembalian kerugian keuangan negara ini tidak serta-merta menghapus proses pidana yang sedang berjalan,” tegas Tri Sutrisno kepada awak media.

Penyidik terus mengusut dugaan penyimpangan anggaran pada proyek peningkatan Jalan Simpang Margoyoso–Batas Tebo. Proyek tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Merangin Tahun Anggaran 2020.

Baca Juga :  KPK Telusuri Cukai Palsu dan Kasus Suap Bea Cukai

Penyidik Telusuri Peran Seluruh Pihak Dalam Dugaan Korupsi

Tri Sutrisno menjelaskan penyidik akan memeriksa seluruh pihak yang diduga memiliki peran dalam perkara tersebut. Pemeriksaan mencakup pihak perorangan maupun korporasi.

Penyidik tidak hanya mengejar pengembalian kerugian negara. Penyidik juga berupaya mengungkap dugaan tindak pidana dan meminta pertanggungjawaban setiap pihak sesuai ketentuan hukum.

Tri Sutrisno menegaskan tim penyidik bekerja secara profesional selama menangani perkara tersebut. Tim juga mengedepankan transparansi dan objektivitas pada setiap tahapan penyidikan.

“Kami berkomitmen mengusut perkara ini secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.

Pengembalian dana lebih dari Rp1 miliar menjadi salah satu hasil penting dalam penyidikan. Meski begitu, penyidik tetap mengembangkan perkara untuk menemukan seluruh fakta hukum.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Dugaan Jual Beli Lahan Konsesi PT RHM di Tanjung Jabung Barat

Komitmen Kejari Merangin Perkuat Pemberantasan Korupsi Daerah Berkelanjutan

Kejari Merangin terus memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Merangin. Langkah itu sekaligus menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah.

Kejaksaan ingin memulihkan kerugian negara sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana korupsi. Karena itu, penyidik terus mengumpulkan alat bukti dan mendalami setiap fakta yang muncul selama proses penyidikan.

Hingga kini, penyidik masih melanjutkan penanganan dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Simpang Margoyoso–Batas Tebo. Kejari Merangin memastikan setiap tahapan berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.

Kejaksaan juga menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara adil. Melalui langkah tersebut, Kejari Merangin berupaya melindungi keuangan negara sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Sapi Muaro Jambi: Kasus 2024 Diusut, Dana 2025 Naik
Pungut Fee Miliaran, 7 Pejabat BBPJN Sumut Masuk Rutan KPK
Walpri Gubernur Kaltim Diperiksa Usai Kasus Dorong Mahasiswa
Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Surati Panglima TNI
Buron Kasus Umrah Fiktif Jambi Ditangkap Polisi di Temanggung
Dugaan Mangkir Nusron Wahid ke Luar Negeri Picu Rencana Jemput Paksa KPK
Kasus Polisi Tembak Polisi di Tangsel Tewaskan Personel, Komisi III DPR dan Kompolnas Desak Evaluasi Total
Dua Polisi Jambi Dipecat Buntut Kasus Penipuan Rekrutmen Bintara
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Pungut Fee Miliaran, 7 Pejabat BBPJN Sumut Masuk Rutan KPK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Walpri Gubernur Kaltim Diperiksa Usai Kasus Dorong Mahasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Surati Panglima TNI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Buron Kasus Umrah Fiktif Jambi Ditangkap Polisi di Temanggung

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dugaan Mangkir Nusron Wahid ke Luar Negeri Picu Rencana Jemput Paksa KPK

Berita Terbaru

Ilustrasi Pengemudi mencoba fitur T Intouch with Toyota Remote pada Kijang Innova Zenix terbaru di area parkir.(poto: AI).

Otomotif

Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:30 WIB

Ilustrasi Seorang karyawan membawa kotak barang di kantor Barclays saat pemangkasan 5.000 staf akibat integrasi AI.(poto: AI).

Bisnis

Barclays Pangkas 5.000 Karyawan demi Efisiensi AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:25 WIB

Ilustrasi Suasana sidang pembacaan putusan pembatalan denda pinjol oleh majelis hakim di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.(poto: AI).

Bisnis

Hakim Batalkan Sanksi KPPU Rp 755 Miliar ke 97 Pinjol

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:20 WIB