Kota Jambi, oegopost.id – Peristiwa kebakaran rumah di telanaipura terjadi di sebuah rumah permanen di Jalan Kolonel Amir Hamzah, RT 03, Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada Selasa malam (16/6/2026) sekitar pukul 22.39 WIB. Api melahap sebagian bangunan sebelum petugas berhasil mengendalikannya di lokasi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Petugas langsung menuju lokasi untuk mencegah api meluas ke rumah di sekitarnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi mencatat waktu tanggap sekitar sembilan menit dari markas komando. Petugas berangkat tiga menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi pukul 22.48 WIB.
Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada begitu menerima laporan kebakaran. Ia menegaskan fokus utama petugas adalah mengendalikan api dan melindungi bangunan sekitar.
Damkartan mengerahkan 40 personel dalam operasi pemadaman tersebut. Petugas juga membawa armada lengkap untuk mempercepat penanganan api.
Dalam operasi itu, petugas menurunkan satu unit armada komando, lima unit armada tempur, dan tiga unit armada suplai. Petugas menggunakan sekitar 29 ribu liter air untuk memadamkan kobaran api.
Petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko korsleting lanjutan saat proses pemadaman berlangsung.
Selain itu, aparat kepolisian turut mengamankan area kejadian. Polisi membantu mengatur lalu lintas warga dan membuka akses bagi armada pemadam agar dapat bergerak lebih leluasa.
Dugaan Awal Penyebab Kebakaran
Berdasarkan keterangan awal penjaga rumah, api diduga muncul dari instalasi listrik di bagian tengah bangunan. Api kemudian merambat ke plafon rumah dengan cepat.
Kondisi semakin memburuk ketika api menjalar ke ruangan penyimpanan yang berisi barang mudah terbakar. Situasi ini mempercepat penyebaran api di dalam rumah.
Petugas menghadapi hambatan saat proses pemadaman berlangsung. Banyak warga berkumpul di sekitar lokasi kebakaran dan menghalangi akses kendaraan pemadam.
Sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan juga mempersempit ruang gerak armada. Kondisi ini sempat memperlambat manuver petugas di lapangan.
Meski demikian, petugas tetap berhasil mengendalikan api tanpa perlu waktu yang lebih lama dari estimasi awal.
Petugas memadamkan api selama kurang lebih satu jam 30 menit sebelum melakukan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Damkartan memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Seluruh penghuni rumah dan petugas berada dalam kondisi selamat.
Peristiwa ini menjadi sorotan setelah beredar foto dan video yang memperlihatkan tumpukan rokok bermerek “King Garet” di salah satu ruangan yang terbakar. Temuan itu kemudian memicu spekulasi di media sosial.
Namun hingga saat ini, aparat penegak hukum maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai status temuan tersebut di lokasi kejadian. Kerugian materiil juga masih dalam proses pendataan.(ar)









