Kebakaran Rumah di Telanaipura Jambi: Damkartan Kerahkan 40 Personel, Api Padam 1,5 Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran rumah di Telanaipura, Kota Jambi, berhasil dipadamkan Damkartan dengan 40 personel.( poto : jambione.com )

Kebakaran rumah di Telanaipura, Kota Jambi, berhasil dipadamkan Damkartan dengan 40 personel.( poto : jambione.com )

Kota Jambi, oegopost.id – Peristiwa kebakaran rumah di telanaipura terjadi di sebuah rumah permanen di Jalan Kolonel Amir Hamzah, RT 03, Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada Selasa malam (16/6/2026) sekitar pukul 22.39 WIB. Api melahap sebagian bangunan sebelum petugas berhasil mengendalikannya di lokasi.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Petugas langsung menuju lokasi untuk mencegah api meluas ke rumah di sekitarnya.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi mencatat waktu tanggap sekitar sembilan menit dari markas komando. Petugas berangkat tiga menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi pukul 22.48 WIB.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada begitu menerima laporan kebakaran. Ia menegaskan fokus utama petugas adalah mengendalikan api dan melindungi bangunan sekitar.

Damkartan mengerahkan 40 personel dalam operasi pemadaman tersebut. Petugas juga membawa armada lengkap untuk mempercepat penanganan api.

Baca Juga :  Gubernur Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perluasan Perlindungan Sosial Pekerja Rentan

Dalam operasi itu, petugas menurunkan satu unit armada komando, lima unit armada tempur, dan tiga unit armada suplai. Petugas menggunakan sekitar 29 ribu liter air untuk memadamkan kobaran api.

Petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko korsleting lanjutan saat proses pemadaman berlangsung.

Selain itu, aparat kepolisian turut mengamankan area kejadian. Polisi membantu mengatur lalu lintas warga dan membuka akses bagi armada pemadam agar dapat bergerak lebih leluasa.

Dugaan Awal Penyebab Kebakaran

Berdasarkan keterangan awal penjaga rumah, api diduga muncul dari instalasi listrik di bagian tengah bangunan. Api kemudian merambat ke plafon rumah dengan cepat.

Kondisi semakin memburuk ketika api menjalar ke ruangan penyimpanan yang berisi barang mudah terbakar. Situasi ini mempercepat penyebaran api di dalam rumah.

Petugas menghadapi hambatan saat proses pemadaman berlangsung. Banyak warga berkumpul di sekitar lokasi kebakaran dan menghalangi akses kendaraan pemadam.

Baca Juga :  Warga Rantau Rasau Diduga Minum Racun Rumput, Meninggal Usai Jalani Perawatan

Sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan juga mempersempit ruang gerak armada. Kondisi ini sempat memperlambat manuver petugas di lapangan.

Meski demikian, petugas tetap berhasil mengendalikan api tanpa perlu waktu yang lebih lama dari estimasi awal.

Petugas memadamkan api selama kurang lebih satu jam 30 menit sebelum melakukan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Damkartan memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Seluruh penghuni rumah dan petugas berada dalam kondisi selamat.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah beredar foto dan video yang memperlihatkan tumpukan rokok bermerek “King Garet” di salah satu ruangan yang terbakar. Temuan itu kemudian memicu spekulasi di media sosial.

Namun hingga saat ini, aparat penegak hukum maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai status temuan tersebut di lokasi kejadian. Kerugian materiil juga masih dalam proses pendataan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi
Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Berita Terbaru