Jambi, oegopost.id – Sensus Ekonomi 2026 Jambi menjadi fokus utama dalam pertemuan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar dengan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi di Mapolda Jambi, Selasa (26/5/2026).
Mereka membahas kerja sama untuk menjaga keamanan, kelancaran, dan kualitas data sensus ekonomi di lapangan.
Pertemuan di Mapolda Jambi
Kapolda Jambi menerima langsung jajaran BPS Provinsi Jambi dalam suasana hangat di ruang kerjanya. Kedua pihak membahas langkah teknis untuk memastikan Sensus Ekonomi 2026 berjalan tanpa hambatan.
Sejumlah pejabat Polda Jambi ikut hadir dalam pertemuan itu, termasuk PLH Karoops, Dirreskrimsus, Kabid Humas, dan Wadir Intelkam.
Dari pihak BPS, Kepala BPS Provinsi Jambi bersama tim Sensus Ekonomi 2026 ikut menyampaikan rencana pelaksanaan pendataan di seluruh wilayah.
Polda Jambi Siapkan Dukungan Lapangan
Kapolda Jambi menegaskan komitmen jajarannya untuk membantu pelaksanaan sensus di lapangan. Ia meminta seluruh satuan kerja mendukung pengamanan dan kelancaran kegiatan pendataan.
Polda Jambi juga menyiapkan langkah sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya sensus dan mau memberikan data yang benar.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pihaknya akan turun langsung membantu kelancaran kegiatan.
“Kami mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026, termasuk pengamanan dan sosialisasi agar petugas bisa bekerja dengan aman dan masyarakat ikut berpartisipasi,” ujarnya.
BPS Tekankan Pentingnya Data Akurat
Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi program penting untuk memetakan kondisi ekonomi daerah dan nasional.
BPS meminta masyarakat memberikan data yang jujur dan lengkap kepada petugas sensus agar hasilnya benar-benar akurat.
Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan strategi ekonomi ke depan.
Sinergi untuk Perkuat Pembangunan
Kapolda Jambi menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi. Ia menyebut sinergi antara aparat keamanan dan BPS menjadi kunci suksesnya pelaksanaan sensus.
Data hasil sensus akan membantu pemerintah melihat potensi ekonomi daerah secara lebih detail. Dari situ, kebijakan pembangunan bisa lebih tepat sasaran.
Kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mereka juga berkomitmen menjaga kelancaran proses pendataan di seluruh wilayah Jambi.
Pertemuan ditutup dalam suasana akrab dan penuh komitmen untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.(ar)









