IMF Sebut Indonesia Jadi Cahaya Ekonomi Dunia di Tengah Ketidakpastian Global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMF Sebut Indonesia Jadi Cahaya Ekonomi Dunia di Tengah Ketidakpastian Global ( Poto : dok.CNBC Indonesia)

IMF Sebut Indonesia Jadi Cahaya Ekonomi Dunia di Tengah Ketidakpastian Global ( Poto : dok.CNBC Indonesia)

Jakarta, oegopost.id – Dana Moneter Internasional (IMF) menilai Indonesia berhasil menjaga ketahanan ekonomi di tengah tekanan global yang terus meningkat. IMF membandingkan Indonesia dengan banyak negara lain yang melambat akibat konflik geopolitik, inflasi global, dan ketidakpastian pasar keuangan. Dalam laporan terbarunya, IMF menyebut Indonesia sebagai “cahaya ekonomi dunia” karena Indonesia mampu menjaga stabilitas pertumbuhan di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Konsumsi Domestik Dorong Pertumbuhan Ekonomi

IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5 persen pada tahun 2026. IMF menyoroti konsumsi rumah tangga sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. Masyarakat meningkatkan belanja, sementara sektor industri, perdagangan, dan jasa terus memperluas aktivitas ekonomi.

Pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan fiskal yang disiplin. Pemerintah mengendalikan inflasi dengan berbagai instrumen kebijakan agar daya beli masyarakat tetap kuat. Selain itu, pemerintah menciptakan kepastian kebijakan untuk menarik minat pelaku usaha dan investor.

Baca Juga :  Dollar AS Diburu Saat Rupiah Melemah, Money Changer Pastikan Stok Tetap Aman

Pemerintah dan Bank Indonesia Jaga Stabilitas Ekonomi

Pemerintah mengelola anggaran negara dengan hati-hati dan menekan defisit agar tetap berada dalam batas aman. Bank Indonesia mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui kebijakan moneter yang menyesuaikan kondisi global.

Kedua otoritas ekonomi tersebut bekerja sama memperkuat stabilitas makroekonomi Indonesia. Mereka juga meningkatkan kepercayaan pasar sehingga investor tetap menanamkan modal di Indonesia meskipun kondisi global bergejolak.

Risiko Global Masih Menjadi Tantangan

IMF mengingatkan bahwa ekonomi global masih menghadapi berbagai risiko besar. Ketegangan geopolitik, fluktuasi harga energi, dan perlambatan ekonomi negara maju dapat mengganggu perdagangan internasional.

Baca Juga :  Harga Kedelai Impor Naik, Pengrajin Tempe Malang Ubah Strategi Produksi

Kondisi tersebut dapat menekan kinerja ekspor Indonesia dan memengaruhi arus investasi. Oleh karena itu, pemerintah memperkuat pemantauan ekonomi global dan menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Indonesia Perkuat Fondasi Ekonomi

IMF menilai Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global. Indonesia mengandalkan pasar domestik yang besar, kebijakan ekonomi yang stabil, dan pertumbuhan yang konsisten untuk menjaga ketahanan ekonominya.

Dengan kekuatan tersebut, Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu ekonomi paling stabil di dunia dan mempertahankan prospek pertumbuhan yang positif di tengah ketidakpastian global.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas
Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD
LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan
Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Lindungi Habitat, Presiden Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Hutama Karya Perkuat Operasi Microsleep Cegah Kecelakaan Tol
Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:00 WIB

Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri

Berita Terbaru