Tanjung Jabung Barat, oegopost.id – IDI jambi dampingi Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif setelah kasus meninggalnya dokter magang Universitas Sriwijaya di Tanjung Jabung Barat.
Tim gabungan mendatangi RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal untuk mengumpulkan data dan fakta dari lokasi kejadian.
Ketua IDI Wilayah Jambi, dr. Zuhdi Darma, menegaskan bahwa pihaknya hanya berperan sebagai pendamping teknis di lapangan.
Ia menyebut seluruh hasil temuan akan ada tim yang menganalisa dari Tim Kemenkes RI
Kemenkes Ambil Keterangan dari Tenaga Medis dan Rekan Sejawat
Tim investigasi Kemenkes aktif meminta keterangan dari berbagai pihak terkait, termasuk rekan sejawat almarhumah serta tenaga medis yang bertugas di RSUD KH Daud Arif.
Proses ini dilakukan untuk memperjelas kronologi dan faktor yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
IDI Jambi menyatakan hasil akhir investigasi akan diumumkan oleh Kementerian Kesehatan melalui pejabat yang berwenang, seperti Menteri Kesehatan atau Dirjen Tenaga Kesehatan.
IDI Dorong Perbaikan Sistem Pengawasan Dokter Muda
Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Jambi mendorong semua pihak menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi.
Organisasi profesi itu menilai perlunya penguatan sistem pengawasan terhadap dokter muda yang menjalani program internship di berbagai fasilitas kesehatan.
Sebagai langkah preventif, IDI Jambi juga mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pengurus cabang di kabupaten dan kota.
Surat tersebut meminta setiap IDI daerah memperketat pengawasan serta membuka ruang pelaporan bagi dokter muda yang menghadapi kendala di lapangan.
Menteri Kesehatan Tinjau Langsung RSUD KH Daud Arif
Pemerintah pusat memastikan atensi penuh terhadap kasus ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menurut informasi yang beredar akan hadir langsung di Tanjung Jabung Barat untuk meninjau RSUD KH Daud Arif.
Dalam kunjungan tersebut, Kementerian Kesehatan juga akan menyampaikan keterangan resmi kepada publik melalui konferensi pers di lokasi rumah sakit.
Aparat Perketat Pengamanan Kunjungan Pejabat
Menjelang kedatangan Menteri Kesehatan, Polres Tanjung Jabung Barat menyiapkan pengamanan ketat di sejumlah titik.
Aparat menurunkan personel untuk mengamankan jalur perjalanan dari bandara hingga lokasi rumah sakit.
Kapolres Tanjabbar memastikan pengamanan secara terbuka dan tertutup agar seluruh agenda kunjungan berjalan lancar dan tertib.(ar)









