Dermaga Ambruk di Tanjab Barat, Dua Pekerja Hilang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Pekerja Hilang Saat Dermaga Sungai Limau Runtuh( Poto : JAMBIlink ).

Dua Pekerja Hilang Saat Dermaga Sungai Limau Runtuh( Poto : JAMBIlink ).

Tanjung Jabung Barat, oegopost.id – Dua pekerja hilang di Sungai Limau setelah jembatan dermaga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, runtuh saat aktivitas pengelasan berlangsung, Rabu (20/5/2026).

Tim SAR gabungan langsung turun ke lokasi untuk mencari korban. Arus sungai yang deras membuat proses pencarian berlangsung cukup sulit hingga sore hari.

Dua Pekerja Jatuh ke Sungai Saat Mengelas

Peristiwa itu terjadi di Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang.

Sekitar pukul 11.15 WIB, dua pekerja menjalankan aktivitas pengelasan di atas struktur jembatan dermaga Sungai Limau. Saat pekerjaan berlangsung, bagian konstruksi tiba-tiba roboh.

Runtuhnya bangunan membuat kedua pekerja kehilangan pijakan lalu jatuh ke sungai. Arus air yang cukup kuat langsung menyeret korban menjauh dari lokasi.

Warga sekitar sempat berusaha membantu pencarian menggunakan perahu sederhana. Namun, derasnya arus menyulitkan upaya penyelamatan awal.

Sampai malam hari, petugas masih mendata identitas lengkap kedua korban.

Kasus dermaga ambruk di Tanjab Barat ini cepat menyita perhatian warga dan ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warga menyoroti kondisi keamanan proyek di area perairan.

Baca Juga :  Demo AWaSI di SPBU Nusa Indah Berjalan Tertib, Massa Saksikan Langsung Uji Tera BBM

Tim SAR Bergerak Kurang dari 20 Menit

Kantor SAR Jambi menerima laporan kejadian dari Budi Akmaludin pada pukul 13.02 WIB.

Kurang dari 20 menit setelah menerima informasi, Pos SAR (USS) Kuala Tungkal langsung mengirim satu tim Search and Rescue Unit (SRU) berisi enam personel.

Tim berangkat menuju lokasi pukul 13.20 WIB melalui jalur darat sejauh sekitar 50 kilometer.

Petugas menuju titik koordinat 0°48’18.63″S dan 103°11’9.04″E dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam.

Setibanya di lokasi, tim langsung menyisir area sekitar dermaga dan memantau kemungkinan korban terbawa arus ke titik lain.

Selain Basarnas, aparat setempat dan warga juga ikut membantu pencarian.

Arus Sungai Jadi Kendala Utama

Tim SAR menghadapi tantangan cukup berat selama operasi berlangsung. Sungai Limau memiliki arus yang deras dengan kondisi air keruh.

Petugas harus bergerak hati-hati saat menggunakan perahu karet di sekitar puing dermaga yang runtuh.

Baca Juga :  Bupati Turun Tinjau Pencarian Dua Korban di Sungai Landak

Cuaca yang berubah cepat juga ikut memengaruhi proses penyisiran di lapangan.

Meski begitu, tim gabungan terus memperluas area pencarian agar korban bisa segera ditemukan.

Warga di sekitar lokasi berharap proses evakuasi berjalan lancar dan membuahkan hasil secepat mungkin.

Keselamatan Kerja Kembali Jadi Sorotan

Insiden ini kembali memunculkan perhatian soal standar keselamatan kerja di proyek konstruksi perairan.

Aktivitas pengelasan di atas struktur dermaga memerlukan pemeriksaan rutin, terutama pada bangunan yang sudah mengalami penurunan kondisi.

Penggunaan alat pelindung dan pengecekan kekuatan konstruksi menjadi hal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.

Banyak warga berharap pihak terkait segera mengevaluasi kondisi dermaga agar kejadian serupa tidak terulang.

Penutup

Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dua pekerja yang hilang akibat dermaga ambruk di Sungai Limau, Tanjung Jabung Barat.

Petugas terus menyisir area sungai sambil memantau arus di sekitar lokasi kejadian. Warga sekitar juga menunggu kabar terbaru dari proses pencarian tersebut.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB