Buruh PT Lestari Asri Jaya Mogok Kerja di Tebo, Tuntut Pemenuhan Hak Normatif dan Premi Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PK FKUI KSBSI PT Lestari Asri Jaya, David Parlindungan, memimpin langsung jalannya aksi.( poto : jambione.com )

Ketua PK FKUI KSBSI PT Lestari Asri Jaya, David Parlindungan, memimpin langsung jalannya aksi.( poto : jambione.com )

Tebo, oegopost.id – Ratusan pekerja yang tergabung dalam PK FKUI KSBSI menggelar mogok kerja buruh di area operasional PT Lestari Asri Jaya, Kabupaten Tebo, Jambi, pada 17–18 Juni 2026. Sekitar 200 buruh ikut serta dalam aksi yang berlangsung tertib dan damai.

Para pekerja menyampaikan aksi ini sebagai bentuk protes atas hak normatif yang mereka anggap belum terpenuhi. Mereka juga menegaskan bahwa perusahaan belum mencapai kesepakatan dalam sejumlah perundingan sebelumnya.

Sejak awal aksi, para buruh menjaga ketertiban dan memastikan kegiatan tidak mengganggu operasional perusahaan. Mereka tetap mengikuti arahan serikat selama aksi berlangsung.

Ketua PK FKUI KSBSI PT Lestari Asri Jaya, David Parlindungan, memimpin langsung jalannya aksi. Ia hadir bersama Ketua DPC FKUI Kabupaten Tebo, Noprizal, dan Koordinator Aksi, Ngatino.

Para pengurus serikat menyampaikan orasi kepada peserta aksi. Mereka menjelaskan alasan mogok kerja sekaligus dasar hukum yang mereka gunakan dalam menyuarakan tuntutan.

Baca Juga :  TNI Korem 042/Gapu memantau pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Batang Merangin Kerinci

Ngatino mengajak seluruh peserta aksi menjaga ketertiban dan persatuan. Ia menegaskan bahwa pekerja menjalankan aksi sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

Ia juga menjelaskan bahwa pekerja menempuh jalur mogok kerja setelah perusahaan tidak memberikan hasil dalam proses perundingan.

“Mogok kerja menjadi langkah yang ditempuh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku,” kata Ngatino.

Buruh ajukan tuntutan premi dan insentif

Dalam aksi tersebut, para pekerja menyampaikan beberapa tuntutan utama kepada perusahaan. Mereka menuntut pengembalian premi gang yang sebelumnya perusahaan hapus.

Pekerja juga meminta perusahaan menyesuaikan kenaikan premi produksi yang mereka nilai tidak sesuai dengan kondisi kerja di lapangan. Mereka menilai sistem yang berjalan saat ini merugikan pekerja.

Selain itu, buruh meminta perusahaan mengembalikan premi kehadiran atau briping yang sudah tidak berlaku. Mereka juga meminta penambahan biaya bahan bakar dan biaya perawatan atau maintenance MOP.

Baca Juga :  Buka Pelatihan BOSP 2026 Bupati Merangin M Syukur Pacu Inovasi Guru

Para pekerja menilai seluruh komponen tersebut berpengaruh langsung terhadap pendapatan dan kesejahteraan mereka. Mereka mendesak perusahaan melakukan evaluasi ulang kebijakan tersebut.

Ketua PK FKUI KSBSI PT Lestari Asri Jaya, David Parlindungan, menegaskan bahwa buruh tidak bermaksud mengganggu operasional perusahaan. Ia menyebut pekerja hanya memperjuangkan hak yang mereka nilai belum terpenuhi.

David mendorong perusahaan membuka ruang dialog yang lebih terbuka dan konstruktif. Ia menilai dialog menjadi jalan terbaik untuk menyelesaikan perselisihan ketenagakerjaan.

Ia juga menegaskan komitmen buruh untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Serikat memastikan seluruh peserta mengikuti aturan dan tidak melakukan tindakan yang memicu konflik.

Aksi mogok kerja ini berlangsung damai tanpa gangguan berarti di lokasi perusahaan. Para pekerja tetap menjaga situasi kondusif hingga aksi selesai.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB