Bupati Bungo Tegur PUPR soal Jalan ke Ponpes DHA

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bungo Langsung Tegur PUPR di Acara Wisuda Santri( JambiPrima.com ).

Bupati Bungo Langsung Tegur PUPR di Acara Wisuda Santri( JambiPrima.com ).

Bungo, oegopost.id – Bupati Bungo tegur PUPR saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfiz dan Haflatul Ikhtitam Pondok Pesantren Daral Huffaz Addaulaen (DHA), Selasa (19/5/2026).

Di depan ratusan santri, wali santri dan tokoh masyarakat, Dedy meminta pemerintah segera memperbaiki jalan rusak menuju pondok pesantren yang selama ini dikeluhkan warga.

Aksi spontan itu membuat suasana acara berubah menjadi forum penyampaian aspirasi masyarakat.

Jalan Rusak Jadi Keluhan Utama

Warga BTN Bungo Pertama, Kelurahan Sungai Kerjan, Kecamatan Bungo Dani, sudah lama mengeluhkan kondisi jalan menuju Ponpes DHA.

Jalan tersebut menjadi akses utama santri dan warga sekitar. Banyak kendaraan kesulitan melintas karena paving block di sejumlah titik amblas dan pecah.

Akses itu juga berfungsi sebagai jalur alternatif dari kawasan Lintas Asri sehingga aktivitas masyarakat cukup padat setiap hari.

Saat acara berlangsung, Dedy langsung meminta pejabat PUPR maju mendekati panggung utama.

“Tolong pak Kabid segera berikan solusi atas jalan ini. Bisa kan jangan sampai tidak,” tegas Dedy.

Ucapan itu langsung memancing tepuk tangan warga yang hadir di lokasi.

Sejumlah warga mengaku senang karena pemerintah akhirnya merespons keluhan mereka secara terbuka.

Baca Juga :  Bupati dan Gubernur Jambi Turun Langsung Sampaikan Belasungkawa di Bangko

Dedy Putra Soroti Pengembangan Pesantren

Selain jalan rusak, pimpinan Ponpes DHA juga menyampaikan kendala pengembangan fasilitas pendidikan.

Jumlah santri terus bertambah setiap tahun. Namun, pihak pesantren belum memiliki lahan yang cukup untuk memperluas area belajar dan pembangunan fasilitas baru.

Menanggapi hal itu, Dedy mengaku akan mencoba menemui tokoh masyarakat Bungo, H. Syamsudin, yang memiliki lahan kosong di samping pesantren.

“Saya minta keluarga besar ponpes dan masyarakat mendoakan. Saya mencoba menghadap, yakin lah kalau Tuhan berkehendak akan terwujud,” ujarnya.

Menurut Dedy, H. Syamsudin selama ini banyak membantu pembangunan daerah melalui hibah tanah untuk kepentingan masyarakat.

Pernyataan itu langsung mendapat sambutan hangat dari tamu undangan yang hadir.

Pemkab Bungo Siapkan Dukungan

Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga menyampaikan rencana pembangunan masjid di lingkungan pesantren.

Ia meminta pengurus pondok dan masyarakat tetap kompak agar pembangunan berjalan lancar.

“Untuk tanda jadi saya titipkan Rp10 juta,” katanya.

Selain itu, Pemkab Bungo akan berkoordinasi dengan Kodim 0416/Bute untuk membantu penyediaan sumur bor bagi kebutuhan air bersih santri.

Dedy juga mendorong yayasan pondok pesantren segera berkoordinasi dengan Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Guru dan Siswa SMAN 8 Bungo Datangi Tambang Ilegal, Protes Aktivitas Dekat Sekolah

Program itu diharapkan bisa membantu kebutuhan para santri sekaligus meringankan beban wali santri.

Tokoh Ulama Ikut Beri Dukungan

Tokoh ulama Bungo sekaligus mantan pejabat Kementerian Agama, Abd. Rahman, ikut memberikan semangat kepada pihak pesantren.

Ia meminta pimpinan Ponpes DHA tidak terlalu khawatir terkait persoalan lahan maupun akses jalan.

“Menjawab kekhawatiran pimpinan Ponpes DHA adinda Asnadi jangan khawatir. Kalau Rajo lah datang selesaikan lah semua,” ujarnya.

Ucapan itu langsung mengundang tawa dan tepuk tangan hadirin.

Setelah acara selesai, Dedy Putra dan Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah langsung meninjau jalan rusak dan lahan kosong di sekitar pesantren.

Di lokasi peninjauan, Dedy kembali menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat dan mendukung pengembangan Ponpes DHA.

“Mohon doanya ya. Insa Allah kita selesaikan,” pungkasnya.

Penutup

Kehadiran Bupati Bungo di acara wisuda santri Ponpes DHA tidak hanya menjadi agenda seremonial. Warga memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi selama bertahun-tahun.

Kini masyarakat menunggu langkah nyata pemerintah dalam memperbaiki akses jalan dan mendukung pengembangan pondok pesantren.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cek Kesehatan Pegawai, Kanwil Kemenkum Jambi Fokus SDM
Kloter Terakhir Haji Jambi 2026 Tinggalkan Tanah Air
Rakor PPID di Jambi, Merangin Dorong Layanan Informasi Lebih Cepat
FORDMAST Datangi Kejari Tebo, Desak Laporan Segera Diproses
UIN Jambi dan Wyoming Siapkan Kelas COIL Internasional
PSM Jambi Dikukuhkan, Target Cetak Atlet Berprestasi
Sungai Penuh Dorong Flyover untuk Percepat Konektivitas
Notaris Baru Jambi Dapat Penguatan Etika dan Tugas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB

Cek Kesehatan Pegawai, Kanwil Kemenkum Jambi Fokus SDM

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Kloter Terakhir Haji Jambi 2026 Tinggalkan Tanah Air

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:59 WIB

Rakor PPID di Jambi, Merangin Dorong Layanan Informasi Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

FORDMAST Datangi Kejari Tebo, Desak Laporan Segera Diproses

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00 WIB

PSM Jambi Dikukuhkan, Target Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi pada Kamis, 21 Mei 2026.( Poto : JAMBIlink ).

Daerah

Cek Kesehatan Pegawai, Kanwil Kemenkum Jambi Fokus SDM

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB

Gubernur Jambi, Al Haris, hadir langsung dalam pelepasan jamaah.( Poto : JambiPrima.com )

Daerah

Kloter Terakhir Haji Jambi 2026 Tinggalkan Tanah Air

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah wajibkan ekspor SDA lewat BUMN DSI.( Poto : detikcom ).

Bisnis

Ekspor SDA Wajib Lewat BUMN, Aturan Baru Dikebut

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB