Jambi, oegopost.id -Akikah hari ketujuh menjadi waktu utama pelaksanaan akikah dalam Islam. Muhammadiyah menegaskan bahwa orang tua sebaiknya melaksanakan akikah pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Muhammadiyah merujuk langsung pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menetapkan waktu tersebut sebagai momen utama.
Hari Ketujuh Jadi Patokan Utama
Muhammadiyah menegaskan bahwa akikah hari ketujuh merupakan waktu yang paling sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW. Pada hari itu, orang tua memberi nama bayi dan mencukur rambutnya sesuai sunnah. Umat Islam bisa menjalankan ibadah secara tepat jika mengikuti ketentuan tersebut. Muhammadiyah tidak menganjurkan orang tua melaksanakan akikah sebelum hari ketujuh. Organisasi ini menilai hadis sudah menetapkan waktu secara jelas. Karena itu, orang tua perlu menunggu waktu yang tepat agar ibadah tetap sesuai tuntunan.
Akikah Setelah Hari Ketujuh Kehilangan Nilai Utama
Muhammadiyah menilai akikah setelah hari ketujuh tidak lagi memiliki keutamaan yang sama. Orang tua yang melaksanakan akikah setelah waktu tersebut tidak memperoleh nilai sunnah secara utuh.Sebagian masyarakat bahkan menganggap praktik itu sebagai syukuran biasa. Muhammadiyah menyarankan umat Islam memilih ibadah lain seperti kurban jika mereka melewatkan waktu akikah. Langkah ini dinilai lebih tepat dibanding tetap menjalankan akikah di luar waktu utama.Muhammadiyah mengakui ulama memiliki pandangan berbeda soal waktu akikah. Namun, Muhammadiyah tetap berpegang pada hadis yang menetapkan hari ketujuh. Umat Islam dapat memilih pendapat yang paling sesuai dengan keyakinan masing-masing. Dengan memahami pentingnya akikah hari ketujuh, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini sesuai tuntunan syariat.***









