Tebo, oegopost.id – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Aula Utama Kantor Bupati Tebo, Rabu (3/6/2026), saat pelepasan siswa SD Al-Washliyah digelar bersamaan dengan kegiatan Khotmil Qur’an. Sebanyak 65 siswa kelas VI Angkatan ke-14 resmi menuntaskan pendidikan dasar setelah menjalani proses belajar selama enam tahun.
Prosesi berlangsung khidmat di hadapan guru, orang tua, dan tamu undangan. Momen tersebut tidak hanya menandai kelulusan siswa, tetapi juga menjadi bukti capaian pendidikan keagamaan yang selama ini menjadi ciri khas sekolah.
Khotmil Qur’an Jadi Simbol Pendidikan Berbasis Karakter
Tradisi Khotmil Qur’an yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjadi bagian penting dari pembinaan karakter di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan itu, sekolah menegaskan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat, pendidikan berbasis akhlak dan karakter dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan.
Kepala SD Swasta Islam Al-Washliyah Kabupaten Tebo, Basri, mengatakan pihak sekolah terus menjaga keseimbangan antara pendidikan agama dan pengembangan potensi siswa di bidang lain.
Menurutnya, siswa tidak hanya belajar membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mendapat ruang untuk berkembang melalui berbagai kegiatan nonakademik.
“Alhamdulillah, selain bidang keagamaan, siswa kami juga aktif dan berprestasi di bidang olahraga seperti karate, sepak bola dan kegiatan lainnya,” ujarnya.
Dorong Prestasi dan Tingkatkan Fasilitas Pendidikan
Basri menegaskan pendidikan ideal harus mampu membentuk generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, serta memiliki kemampuan sosial yang baik.
Karena itu, sekolah terus meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat fasilitas penunjang pendidikan.
Meski demikian, sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana. Salah satu kebutuhan yang saat ini menjadi prioritas ialah pembangunan Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
“Saat ini sekolah kami sangat membutuhkan Ruang UKS. Mudah-mudahan ke depan dapat dibantu sehingga kami memiliki fasilitas yang layak untuk pelayanan kesehatan siswa,” katanya.
Wakil Bupati Apresiasi Pendidikan Berbasis Agama
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas konsistensi SD Islam Al-Washliyah dalam mempertahankan pendidikan berbasis agama dan pembentukan karakter.
Menurut Nazar, pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai keagamaan menjadi fondasi penting untuk membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan tanpa kehilangan identitas dan moral.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan Khotmil Qur’an dan pelepasan siswa ini. Artinya masih ada sekolah yang mengedepankan pendidikan agama dan akhlak,” katanya.
Ia menilai pendekatan pendidikan seperti itu perlu terus di pertahankan karena tidak banyak sekolah yang secara konsisten menjadikan pembinaan akhlak sebagai bagian utama proses pendidikan.
“Konsep seperti ini tidak banyak di terapkan oleh sekolah lain, sehingga perlu di pertahankan,” lanjutnya.
Pesan untuk Lulusan: Jadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman
Kepada para siswa yang lulus, Nazar berpesan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Ia menekankan bahwa kelulusan sekolah dasar bukan garis akhir, melainkan awal perjalanan menuju tantangan yang lebih besar.
“Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. Teruslah belajar dan jangan pernah berhenti menuntut ilmu. Kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi,” pesannya.
Nazar juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga nama baik sekolah dan menunjukkan perilaku yang santun di lingkungan mana pun.
“Selama enam tahun belajar di Al-Washliyah, jagalah nama baik sekolah ini. Tunjukkan sikap sopan santun, berbudi luhur, dan akhlak yang baik di lingkungan mana pun kalian berada,” tambahnya.
Momen Bermakna bagi Orang Tua
Bagi para orang tua, pelepasan siswa menjadi momen emosional sekaligus membanggakan. Mereka menyaksikan hasil proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai keagamaan.
Melalui tradisi Khotmil Qur’an dan prosesi kelulusan, SD Swasta Islam Al-Washliyah Kabupaten Tebo kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi yang berilmu, berprestasi, dan berakhlakul karimah.(ar)









