Jambi, oegopost.id – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M., menegaskan bahwa kebijakan pertanian Presiden Prabowo Subianto resmi membuka babak baru pembangunan nasional. Ia menilai berbagai langkah strategis pemerintah menjadi tonggak penting lahirnya kemerdekaan nyata bagi seluruh petani di Tanah Air.
Tokoh yang akrab disapa SAH ini menyebut kemerdekaan petani tercipta saat mereka mendapat kepastian usaha serta perlindungan hukum dari negara. Petani juga memperoleh kemudahan akses sarana produksi dan peluang lebar untuk meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.
Ketua HKTI Provinsi Jambi tersebut menekankan bahwa makna kemerdekaan tidak sekadar menjadi bahan peringatan tahunan setiap bulan Agustus. Pemerintah harus mewujudkan nilai kemerdekaan itu melalui program konkret yang langsung memberikan manfaat nyata di lapangan.
Komitmen Pemerintah Memperkuat Sektor Pertanian Demi Ketahanan Pangan
SAH menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menempatkan sektor pertanian sebagai fondasi utama pertahanan dan kedaulatan bangsa. Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan meluncurkan berbagai program prioritas secara terukur.
Langkah nyata tersebut meliputi pembenahan sistem distribusi pupuk bersubsidi serta pembangunan infrastruktur pertanian di berbagai daerah. Pemerintah juga mendorong mekanisasi alat pertanian modern untuk menggenjot produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan para petani.
Sosok yang terkenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini menganggap perbaikan sistemik tersebut sebagai wujud kemerdekaan sejati. Ia menyakini bahwa modernisasi sektor pertanian akan langsung mengangkat harkat hidup para pahlawan pangan nasional.
Solusi Hambatan Petani Melalui Program Swasembada Pangan Nasional
Selama ini para petani kerap menghadapi tantangan berat seperti fluktuasi harga jual panen yang tidak menentu. Masalah keterbatasan sarana produksi serta kerumitan rantai distribusi juga sering mengikis pendapatan harian mereka.
SAH menilai keberpihakan penuh dari pemerintah menjadi kunci utama untuk mengatasi berbagai hambatan klasik tersebut. Kebijakan yang tepat sasaran mampu menciptakan kemandirian pangan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat pedesaan.
Ia menegaskan bahwa visi besar Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan berkaitan erat dengan upaya memuliakan petani. Negara tidak akan pernah mencapai kemandirian pangan tanpa kehadiran petani yang kuat dan sejahtera.
SAH menyebut petani sebagai pejuang sejati yang menjaga kedaulatan serta kelangsungan hidup seluruh rakyat Indonesia. Mereka tidak hanya menghasilkan beras atau jagung, tetapi juga membentengi fondasi ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah wajib memberikan perhatian serta penghargaan setinggi-tingginya kepada petani. Dedikasi para petani di sawah dan ladang merupakan pilar utama keberlangsungan bangsa.
Dorongan Kader Gerindra Mendampingi Petani Di Pelosok Desa
SAH mengajak seluruh kader Partai Gerindra di Provinsi Jambi untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Para kader harus aktif mendampingi petani serta menyerap aspirasi warga di kawasan pedesaan secara berkala.
Langkah mendampingi masyarakat bertujuan memastikan seluruh program strategis pemerintah pusat mengalir tepat sasaran hingga pelosok desa. Kader Gerindra memegang peran penting dalam mengawal distribusi bantuan serta sarana pertanian warga.
Ia menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan harus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinarki tersebut menjadi modal utama dalam membangun sistem pertanian nasional yang produktif, modern, dan ramah lingkungan.
SAH optimistis bahwa kedaulatan pangan nasional akan terwujud dengan sendirinya apabila petani sudah hidup merdeka dan sejahtera. Kedaulatan pangan yang kokoh akan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang jauh lebih kuat dan disegani.
Ia mengajak semua pihak untuk bersatu mendukung cita-cita besar Presiden Prabowo demi mewujudkan masa depan Indonesia yang gemilang. Dukungan bersama dari seluruh elemen bangsa menjadi kunci sukses pembangunan sektor pertanian nasional.(ar)









