UNJA Resmi Buka Peksimida 2026: Digitalisasi Seni Melayu Jambi Siap Menuju Kancah Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Jambi meresmikan gelaran Peksimida Provinsi Jambi 2026 di Auditorium Lantai 1 UNIFAC pada Rabu (22/7/2026).(poto: jamberita.com).

Universitas Jambi meresmikan gelaran Peksimida Provinsi Jambi 2026 di Auditorium Lantai 1 UNIFAC pada Rabu (22/7/2026).(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id – Universitas Jambi meresmikan gelaran Peksimida Provinsi Jambi 2026 di Auditorium Lantai 1 UNIFAC pada Rabu (22/7/2026). Panggung akademik ini menjadi ruang strategis untuk merawat serta membina kebudayaan Melayu Jambi melalui ekspresi kreatif para mahasiswa.

Ajang dua tahunan tersebut mengusung tema utama “Peksimida Jambi Bergerak, Seni Melayu Berdampak”. Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung selama empat hari berturut-turut pada 22 hingga 25 Juli 2026.

Panitia menyuguhkan keindahan Tari Zapin Rajuk Rindu saat prosesi pembukaan acara. Selain penampilan seni, pihak penyelenggara menyematkan tanda pengenal secara resmi kepada perwakilan peserta dan dewan juri.

Terobosan Digitalisasi Sistem Penilaian Kompetisi Seni Jambi

Penyelenggara menerapkan terobosan baru dengan memanfaatkan laman resmi Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia secara terpadu. Sistem digital tersebut mengintegrasikan alur pendaftaran, jadwal, lokasi pertunjukan, hingga perolehan skor secara langsung.

Inovasi berbasis teknologi ini menjadikan Provinsi Jambi sebagai pionir digitalisasi seni mahasiswa di Indonesia. Jambi mendampingi Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai tiga wilayah pertama yang mengadopsi sistem terpadu ini.

Baca Juga :  Universitas Jambi Gembleng 14 Finalis Duta Kampus UNJA 2026

Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., menegaskan bahwa tradisi lokal harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman modern. Beliau meminta generasi muda terus mendukung pelestarian nilai budaya Melayu lewat pemanfaatan teknologi modern.

Rektor mengingatkan agar masyarakat tidak memandang warisan budaya daerah sebagai hal yang terbelakang. Menurutnya, pemanfaatan teknologi justru akan memperkuat keberadaan nilai-nilai tradisi Melayu di tengah masyarakat luas.

Lonjakan Peserta Dan Komitmen Pelestarian Budaya Melayu

Sebanyak 167 mahasiswa seni dari 11 perguruan tinggi se-Provinsi Jambi antusias mengikuti seluruh tangkai perlombaan. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam 15 cabang seni yang dipertandingkan tahun ini.

Jumlah pendaftar pada gelaran tahun ini mengalami kenaikan pesat dari pelaksanaan sebelumnya. Pada edisi tahun 2024 lalu, kompetisi ini hanya mencatatkan partisipasi sebanyak 67 peserta.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., menyambut gembira lonjakan drastis jumlah peserta tersebut. Beliau optimistis peningkatan antusiasme ini mencerminkan kebangkitan kebudayaan Melayu di kalangan mahasiswa.

Ketua BPSMI Provinsi Jambi itu menilai ruang kompetisi ini mampu memperkuat nilai etika dan identitas kebangsaan generasi muda. Penguatan karakter melalui seni menjadi benteng utama dalam melestarikan warisan leluhur daerah.

Baca Juga :  LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Jambi: Sembilan SMA Bersaing Rebut Tiket Nasional

Target Mengulang Kejayaan Emas Pada Peksiminas XVIII

Ajang Peksimida ini juga berfungsi sebagai seleksi ketat untuk menyaring delegasi terbaik Provinsi Jambi. Para pemenang akan mewakili daerah menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional XVIII di Universitas Jember.

Gelaran Peksiminas XVIII tersebut bakal berlangsung pada 14 hingga 22 September 2026 mendatang di Jawa Timur. Seluruh duta seni terpilih membawa misi besar membawa keanggunan budaya Melayu ke tingkat nasional.

Provinsi Jambi mengantongi catatan sejarah manis saat menjuarai Peksiminas pada edisi 2008, 2010, 2016, dan 2022. Prof. Fauzi memasang target tinggi untuk mengulang kembali prestasi membanggakan tersebut pada tahun 2026.

Sementara itu, Ketua BPSMI Pusat menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Universitas Jambi dalam merawat seni tradisi. Beliau berharap para jawara terpilih sanggup tampil sebagai duta budaya yang membawa kejayaan Seni Melayu Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Jambi dan Polres Kerinci Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM
Kanwil Kemenkum Jambi Dan STIE Sakti Alam Kerinci Resmikan PKS Sentra Kekayaan Intelektual
Kemenkum Jambi Turun Langsung Cicipi Kopi Arabika Kerinci
Hari Bakti Adhyaksa Tebo: Bupati Dorong Penegakan Hukum Humanis
UIN Jambi Gelar Pelatihan Bendahara demi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Banggar DPRD dan TAPD Jambi Sepakat Batalkan Anggaran Rp57 Miliar
Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Satgas Karhutla Jambi Perkuat Mitigasi Hadapi Puncak Kemarau 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:00 WIB

UNJA Resmi Buka Peksimida 2026: Digitalisasi Seni Melayu Jambi Siap Menuju Kancah Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi dan Polres Kerinci Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Dan STIE Sakti Alam Kerinci Resmikan PKS Sentra Kekayaan Intelektual

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WIB

Hari Bakti Adhyaksa Tebo: Bupati Dorong Penegakan Hukum Humanis

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:00 WIB

UIN Jambi Gelar Pelatihan Bendahara demi Perkuat Tata Kelola Keuangan

Berita Terbaru

Kejaksaan Tinggi Jambi menggelar peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 dengan penuh khidmat di Aula Kejaksaan Tinggi Jambi pada Rabu, 22 Juli 2026.(poto: jamberita.com).

Hukum

Kejati Jambi Gelar Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:00 WIB