Tanjung Jabung Barat, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen penuh memperluas pasar produk ecoprint kuala Dasal hingga menembus jaringan luar. Langkah strategis ini menjadi angin segar bagi kelompok ibu-ibu perajin kain ramah lingkungan di Kecamatan Tungkal Ulu.
Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat menyampaikan kepastian dukungan tersebut secara langsung saat berkunjung ke wilayah Tungkal Ulu, Jumat. Pihaknya berjanji akan mengawal seluruh proses pengembangan produk pewarna alami ini agar mampu bersaing secara nasional.
Anwar menilai kain dengan pewarna alami ini memiliki daya tarik yang sangat luar biasa bagi konsumen. Keunikan motif dan penggunaan bahan baku lokal menjadi modal utama produk ini untuk merambah industri fesyen.
Pemerintah daerah tidak ingin kreativitas warga Desa Kuala Dasal ini terhambat karena keterbatasan akses perdagangan. Oleh karena itu, seluruh jajaran organisasi perangkat daerah akan bergerak bersama membantu promosi para pelaku usaha mikro.
Bupati Tanjabbar Urus Legalitas Hak Kekayaan Intelektual
Dukungan nyata dari pemerintah daerah mencakup perlindungan hukum terhadap karya seni para ibu-ibu perajin lokal tersebut. Langkah ini sangat krusial untuk mencegah klaim sepihak dari pihak luar di kemudian hari.
Bupati Anwar Sadat memastikan dinas terkait segera mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HKI) ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi. Fasilitas HKI ini bakal memperkuat legalitas hukum produk kerajinan khas daerah di pasar domestik.
Selain aspek hukum, Pemkab Tanjung Jabung Barat juga memprioritaskan program pelatihan untuk peningkatan kualitas kain. Para perajin akan menerima bimbingan teknis berkala agar standar mutu produk mereka tetap terjaga dengan baik.
Pemerintah daerah juga sedang merancang strategi perluasan jaringan pemasaran melalui berbagai platform digital dan pameran. Kolaborasi antarinstansi ini diharapkan mampu membuka jalan bagi komoditas lokal untuk masuk ke ritel modern.
Perajin Manfaatkan Potensi Melimpah Daun Resam Lokal
Saat meninjau lokasi produksi, Bupati Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso menyaksikan langsung kepiawaian para perajin. Mereka melihat bagaimana daun tanaman liar berubah menjadi motif kain yang sangat bernilai seni tinggi.
Kelompok ibu-ibu di Desa Kuala Dasal ini secara cerdas memanfaatkan daun tanaman resam sebagai bahan cetakan motif utama. Tanaman resam sendiri tumbuh sangat subur dan melimpah di areal perkebunan sekitar permukiman warga.
Ide memanfaatkan tanaman resam ini membuktikan bahwa masyarakat desa memiliki kepekaan tinggi terhadap peluang bisnis di sekitar mereka. Inovasi lingkungan seperti ini memadukan prinsip kelestarian alam dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Bupati Anwar Sadat memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap kerja keras dan kreativitas kelompok perajin perempuan tersebut. Inovasi mandiri ini berhasil mengangkat nama desa sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Tanjung Jabung Barat.
Pemkab Tanjabbar Siap Fasilitasi Promosi Secara Terpadu
Pemkab Tanjung Jabung Barat terus mendorong replikasi inovasi serupa di desa-desa lain yang memiliki potensi alam melimpah. Optimalisasi sumber daya alam secara bijak diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian dari tingkat paling bawah.
Sebagai bentuk nyata dari dukungan moral dan finansial, Bupati Anwar Sadat langsung memborong sejumlah kain ecoprint hasil produksi warga. Aksi nyata kepala daerah ini memicu semangat para ibu-ibu untuk terus berproduksi lebih giat lagi.
Orang nomor satu di Tanjung Jabung Barat ini menegaskan kesiapan penuh pemerintah dalam memfasilitasi legalitas dan promosi usaha terpadu. Sinergi lintas sektor akan menjadi kunci utama dalam memperluas jangkauan pasar ecoprint Kuala Dasal.(ar)









