Atasi Penumpukan di Kota, Bupati M Syukur Tegaskan Pemerataan Guru ke Wilayah Terpencil

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Syukur menyampaikan komitmen besar tersebut saat menghadiri agenda rutin Subuh Keliling (Subling) Pemerintah Kabupaten Merangin di Masjid Baitussalam, Jumat (10/7/2026).( ilustrasi poto: AI).

M Syukur menyampaikan komitmen besar tersebut saat menghadiri agenda rutin Subuh Keliling (Subling) Pemerintah Kabupaten Merangin di Masjid Baitussalam, Jumat (10/7/2026).( ilustrasi poto: AI).

Merangin, oegopost.id – Bupati Merangin M Syukur berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Salah satu langkah prioritasnya adalah menggenjot kebijakan pemerataan tenaga pendidik terpencil agar mutu sekolah di pelosok setara dengan kawasan perkotaan.

M Syukur menyampaikan komitmen besar tersebut saat menghadiri agenda rutin Subuh Keliling (Subling) Pemerintah Kabupaten Merangin di Masjid Baitussalam, Jumat (10/7/2026). Di hadapan para jemaah, orang nomor satu di Merangin ini secara terbuka mengungkap persoalan serius terkait tidak meratanya sebaran guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Saat ini, disparitas pendidikan masih terlihat jelas akibat penumpukan guru yang berpusat di wilayah perkotaan. Sebaliknya, sejumlah sekolah di daerah pelosok justru mengalami kekurangan guru PNS maupun figur kepala sekolah definitif secara signifikan.

Strategi Bupati Merangin Dalam Pemerataan Guru Di Pelosok

M Syukur menyayangkan sikap sebagian aparatur sipil negara yang enggan mengemban tugas di wilayah yang jauh dari pusat kota. Fenomena keengganan ini kerap memicu gelombang protes ketika pemerintah daerah mencoba menggulirkan kebijakan mutasi ke area pedalaman.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Buka Turnamen Sepak Bola Tanah Abang Season 1, 38 Tim Ikut Berlaga

“Persoalan kita hari ini, banyak guru-guru kita yang enggan ditempatkan jauh dari pusat kota,” ujar M Syukur dengan nada tegas.

Ketika pemerintah memindahkan mereka ke pelosok, muncul berbagai protes yang menghambat proses distribusi tenaga pengajar. Padahal, para pegawai negeri telah mengikrarkan sumpah jabatan untuk siap mengabdi di mana saja di seluruh wilayah Indonesia.

Kecamatan Jangkat Dan Tabir Timur Krisis Guru PNS

Bupati kemudian merinci beberapa wilayah yang saat ini sangat membutuhkan penambahan tenaga pendidik berkualitas. Kecamatan Jangkat dan Kecamatan Tabir Timur menjadi dua daerah yang paling merasakan dampak akibat kekurangan guru PNS serta kepala sekolah definitif.

Minimnya jumlah guru PNS di wilayah pinggiran tersebut berdampak langsung terhadap pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat setempat. Anak-anak di daerah terpencil kesulitan mendapatkan hak belajar yang optimal karena keterbatasan tim pengajar yang menetap.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin segera mengambil langkah cepat dengan mengacu pada ketentuan pemerintah pusat. Pemerintah daerah akan menjalankan kebijakan ini secara ketat tanpa pandang bulu demi memenuhi kebutuhan hakiki setiap sekolah.

Baca Juga :  Penghargaan Komunikasi Bupati Merangin Menuai Sorotan Wartawan

Langkah Pemkab Merangin Dalam Rotasi Jabatan Kepala Sekolah

Selain melakukan redistribusi guru, Pemkab Merangin juga tengah bersiap melaksanakan agenda penyegaran pada jajaran manajemen sekolah. Langkah penyegaran organisasi ini menyasar para kepala sekolah yang telah menduduki jabatan dalam waktu cukup lama.

Sesuai aturan baku, kepala sekolah yang telah menyelesaikan masa bakti selama dua periode akan terkena rotasi atau mutasi jabatan. Pemkab Merangin menerapkan kebijakan ini sebagai bagian dari pembinaan organisasi sekaligus upaya meningkatkan kualitas manajemen sekolah secara menyeluruh.

Melalui perpaduan pemerataan guru dan penyegaran kepala sekolah, M Syukur berharap mutu pendidikan di Kabupaten Merangin melesat merata. Dengan demikian, seluruh siswa di perkotaan maupun wilayah terpencil dapat menikmati hak yang sama atas layanan pendidikan yang berkualitas.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Al Haris Buka PKKMB Poltekkes Kemenkes Jambi 2026 dan Soroti Peluang Kerja Tenaga Kesehatan
Kapolda dan Danrem Buka Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Polda Jambi
Dosen UNJA Raih Penghargaan Frontiers Planet Prize 2026 Melalui Riset Kelapa Sawit
Dosen Manajemen UBR Jambi Dampingi UMKM Buat Profil Usaha Profesional
Sinergi Ulama dan Cendekiawan Jambi Bahas Peradaban Islam di Kampus UIT
Strategi UNJA Kejar Sukses KMI Award 2026 Lewat Coaching Clinic P2MW
Dosen FH UNJA Iswandi Sukses Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Setelah Bedah Independensi Hakim
Dosen Universitas Baiturrahim Jambi Tembus 5 Besar SINTA, Rektor Beri Apresiasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:59 WIB

Gubernur Al Haris Buka PKKMB Poltekkes Kemenkes Jambi 2026 dan Soroti Peluang Kerja Tenaga Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kapolda dan Danrem Buka Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Polda Jambi

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Dosen UNJA Raih Penghargaan Frontiers Planet Prize 2026 Melalui Riset Kelapa Sawit

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:00 WIB

Dosen Manajemen UBR Jambi Dampingi UMKM Buat Profil Usaha Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sinergi Ulama dan Cendekiawan Jambi Bahas Peradaban Islam di Kampus UIT

Berita Terbaru