BPJS Kesehatan Health Fun Run Dorong Budaya Hidup Sehat dan Perkuat Program JKN

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, oegopost.id – BPJS Kesehatan menggelar BPJS Kesehatan Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (28/6), untuk memperingati HUT ke-58. Berbagai komunitas lari mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap budaya hidup sehat.

BPJS Kesehatan memanfaatkan kegiatan ini untuk memperkuat upaya promotif dan preventif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui olahraga bersama, BPJS Kesehatan mengajak masyarakat menjaga kesehatan secara konsisten.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan Program JKN tidak hanya berfokus pada pelayanan saat masyarakat sakit. Menurutnya, program tersebut juga mendorong masyarakat menjaga kesehatan agar risiko penyakit menurun.

“Program JKN dibangun atas semangat gotong royong. Karena itu, kami tidak hanya berupaya memberikan perlindungan kesehatan saat masyarakat membutuhkan layanan, tetapi juga terus memperkuat berbagai upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif,” ujar Pujo.

Pujo menilai olahraga rutin menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan terus mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat.

Peserta JKN Terus Bertambah Seiring Perluasan Layanan Kesehatan Nasional

Pujo menjelaskan jumlah peserta JKN telah melampaui 285 juta jiwa per 1 Juni 2026. Angka tersebut mencakup lebih dari 98 persen penduduk Indonesia.

BPJS Kesehatan menggandeng 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Selain itu, lembaga tersebut juga bermitra dengan 3.221 rumah sakit dan klinik utama di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Peserta PBI BPJS Nonaktif Tetap Bisa Berobat, Pemerintah Jamin Layanan Rumah Sakit

Kerja sama tersebut memperluas akses pelayanan kesehatan. Masyarakat kini lebih mudah memperoleh layanan melalui jaringan fasilitas kesehatan yang tersebar di berbagai daerah.

BPJS Kesehatan juga memperkuat langkah pencegahan penyakit tidak menular. Sepanjang 2025, lebih dari 79 juta peserta mengikuti Skrining Riwayat Kesehatan.

Hasil skrining menunjukkan sekitar 23 juta peserta memiliki risiko hipertensi. Sebanyak 17 juta peserta lainnya memiliki risiko diabetes melitus.

Data BPJS Kesehatan juga mencatat lebih dari 400 ribu peserta JKN berusia di bawah 45 tahun mengidap diabetes melitus. Sementara itu, lebih dari satu juta peserta pada kelompok usia yang sama mengalami hipertensi.

Pujo menilai data tersebut menjadi peringatan penting. Penyakit kronis kini tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia, tetapi juga generasi muda dan usia produktif.

Raffi Ahmad Dorong Generasi Muda Rutin Berolahraga Dan Makan Sehat

BPJS Kesehatan terus menjalankan berbagai program pencegahan penyakit. Program tersebut meliputi Prolanis Muda, Skrining Riwayat Kesehatan, dan edukasi kesehatan.

Melalui Health Fun Run, BPJS Kesehatan ingin menjadikan olahraga sebagai kebiasaan masyarakat. Pujo berharap masyarakat terus menjalankan gaya hidup sehat setelah kegiatan ini berakhir.

Ia menegaskan budaya hidup sehat mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah tersebut juga memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Kemenkes Aktifkan 51 BKK untuk Cegah Masuknya Hantavirus ke Indonesia

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengatakan gotong royong menjadi kekuatan utama Program JKN. Semangat tersebut membuat peserta yang sehat membantu peserta yang sakit, sementara peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu.

Raffi mengajak generasi muda memulai pola hidup sehat sejak sekarang. Ia menyarankan masyarakat mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan menjaga pola hidup sehat setiap hari.

“Gotong royong merupakan nilai yang harus terus dijaga. Masyarakat juga di ingatkan untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Untuk generasi muda, jangan menunda memulai kebiasaan hidup sehat karena menjaga kesehatan dapat di lakukan melalui konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, serta menerapkan pola hidup sehat,” kata Raffi.

Raffi menilai kegiatan Fun Run mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu esok untuk memulai hidup sehat.

“Sehat itu ada dua, di mulai dari hati dan mentransfer ke otak. Kalau kita niatkan untuk sehat, pasti mindset di otak akan langsung tergerak. Sehat itu mahal, jadi kita harus jaga kesehatan sejak dini,” tegas Raffi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batang Hari Raih Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Dokter Tangguh di Cita Loka Fest 2026
Bakti Kesehatan Polda Jambi Layani Ribuan Warga pada Hari Bhayangkara ke-80
Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi
RSUD H Abdul Manap Jambi Operasikan Cathlab, Layanan Jantung Kini Lebih Cepat
Siloam Jambi Buka Poli Rawat Jalan Baru, Layanan Makin Praktis
Tempat Sampah Bau di Rumah? Ini Cara Mengatasinya
6 Camilan Tinggi Protein Praktis yang Lagi Viral di Gaya Hidup Sehat Modern
64 Peserta Ikuti Seminar LONGEVITALOGY di Muaro Bungo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:00 WIB

BPJS Kesehatan Health Fun Run Dorong Budaya Hidup Sehat dan Perkuat Program JKN

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:00 WIB

Batang Hari Raih Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Dokter Tangguh di Cita Loka Fest 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:00 WIB

Bakti Kesehatan Polda Jambi Layani Ribuan Warga pada Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:34 WIB

Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

RSUD H Abdul Manap Jambi Operasikan Cathlab, Layanan Jantung Kini Lebih Cepat

Berita Terbaru