Jambi, oegopost.id – Laboratorium Terpadu UNJA kembali menjalani asesmen surveilans sebagai bagian dari upaya mempertahankan akreditasi internasional ISO/IEC 17025:2017.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu UNJA, Kampus Mendalo, pada Rabu (10/6/2026) itu menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh layanan pengujian tetap memenuhi standar global.
Asesmen tersebut menghadirkan tim asesor dari lembaga berwenang yang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem manajemen dan aspek teknis laboratorium.
Melalui proses ini, Universitas Jambi menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan pengujian dan mendukung pengembangan riset yang kredibel.
Tim Asesor Tinjau Sistem dan Aspek Teknis
Tim asesor terdiri dari Renawati dari Balai Besar Industri Agro serta Annisa Tiana Sheilayanti Putri dari Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Keduanya menjalankan penilaian secara terpisah untuk memastikan seluruh komponen laboratorium berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Penilaian mencakup berbagai aspek penting, mulai dari prosedur pengujian, kompetensi sumber daya manusia, hingga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu.
Asesor juga memeriksa kesesuaian pelaksanaan layanan laboratorium dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2017.
Kegiatan surveilans menjadi bagian dari mekanisme pengawasan akreditasi yang bertujuan memastikan lembaga yang telah memperoleh sertifikasi tetap mempertahankan kualitas dan konsistensi layanan.
UNJA Fokus Menjaga Standar Mutu
Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, SH, MH, menegaskan bahwa mempertahankan akreditasi membutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh tim.
Menurutnya, tantangan menjaga standar yang telah diraih sering kali lebih besar dibandingkan proses meraih akreditasi pada awalnya.
Ia menyampaikan bahwa setiap unit harus bekerja secara konsisten agar standar internasional tetap terjaga. Karena itu, seluruh tim telah mempersiapkan diri untuk menghadapi proses asesmen dengan sebaik-baiknya.
“Mempertahankan akreditasi sering kali lebih berat daripada mendapatkannya karena ada tanggung jawab untuk terus menjaga standar tersebut. Namun saya yakin seluruh tim sudah mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya.
Prof. Hafrida juga menekankan bahwa seluruh masukan dari asesor akan menjadi bahan evaluasi yang berharga. Menurutnya, rekomendasi yang diberikan dapat membantu universitas meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan.
Hasil Evaluasi Jadi Dasar Perbaikan
Kepala UPA Laboratorium Terpadu UNJA, Dr. Ir. Suparjo, MP, menjelaskan bahwa asesmen kali ini merupakan surveilans kedua sejak laboratorium memperoleh akreditasi internasional.
Ia menilai penilaian dari lembaga independen memiliki peran penting dalam mengukur tingkat profesionalisme laboratorium.
Melalui asesmen eksternal, laboratorium dapat mengetahui apakah seluruh sistem, prosedur, dan layanan masih berjalan sesuai standar yang berlaku.
“Melalui penilaian eksternal ini kita diuji apakah seluruh sistem, prosedur, dan layanan masih berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Berbagai perbaikan terus kami lakukan berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya,” kata Suparjo.
Menurutnya, Laboratorium Terpadu UNJA terus melakukan pembenahan berdasarkan hasil asesmen terdahulu. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas layanan dan meningkatkan kepercayaan pengguna.
Perluas Peran dalam Pengembangan Riset
Selain fokus pada layanan pengujian, Laboratorium Terpadu UNJA juga menyiapkan langkah pengembangan di berbagai bidang.
Salah satunya dengan memperluas program pelatihan dan menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak.
Upaya tersebut bertujuan memperkuat kontribusi laboratorium dalam mendukung kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pendidikan.
Dengan kapasitas yang terus berkembang, laboratorium di harapkan mampu menjadi salah satu pilar utama pengembangan riset di lingkungan Universitas Jambi.
Asesmen surveilans ini sekaligus menegaskan keseriusan Universitas Jambi dalam menghadirkan layanan pengujian yang profesional, objektif, dan kredibel.
Keberhasilan mempertahankan akreditasi ISO/IEC 17025:2017 akan memperkuat posisi UNJA sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendukung pengembangan riset berkualitas di tingkat nasional.(ar)









