Gunung Kerinci Sumatra, Destinasi Pendakian Ikonik dengan Panorama Spektakuler di Jantung TNKS

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur pendakian Gumumg Kerinci ( poto : jambione.com)

Jalur pendakian Gumumg Kerinci ( poto : jambione.com)

Kerinci, oegopost.id – Gunung Kerinci Sumatra menjadi salah satu tujuan favorit bagi pecinta alam dan petualangan. Gunung yang berdiri di perbatasan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, dan Solok Selatan, Sumatera Barat, ini memiliki ketinggian sekitar 3.805 meter di atas permukaan laut.

Statusnya sebagai gunung berapi tertinggi di Indonesia membuat Gunung Kerinci memiliki daya tarik tersendiri. Gunung ini juga menempati posisi sebagai puncak tertinggi di Pulau Sumatra dan menjadi bagian dari kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Panorama Alam yang Memikat Pendaki

Keindahan alam menjadi magnet utama yang menarik wisatawan datang ke Gunung Kerinci. Dari puncak gunung, pendaki dapat melihat hamparan hutan tropis, Danau Gunung Tujuh, perbukitan hijau, hingga Samudera Hindia ketika cuaca cerah.

Pemandangan tersebut menghadirkan pengalaman yang sulit ditemukan di lokasi lain. Banyak pendaki sengaja memulai perjalanan menuju puncak pada dini hari untuk menikmati momen matahari terbit dari ketinggian.

Kawasan Gunung Kerinci juga menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa. Hutan di sekitarnya menjadi rumah bagi harimau Sumatra, badak Sumatra, tapir, dan berbagai jenis burung endemik.

Mayoritas pendaki memulai perjalanan dari Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Jalur resmi ini menawarkan akses yang lebih aman serta dukungan fasilitas yang cukup lengkap.

Pendaki memulai perjalanan dari basecamp menuju Pintu Rimba. Setelah memasuki kawasan hutan tropis, mereka melintasi Pos 1, Pos 2, Pos 3, Shelter 1, Shelter 2, Shelter 3, kemudian melanjutkan perjalanan ke Tugu Yuda sebelum mencapai puncak.

Baca Juga :  Air Terjun Talang Kemulun di Kerinci: Pesona Bertingkat 12 Tingkat di Hutan Tropis Jambi

Perjalanan menuju puncak biasanya memerlukan waktu antara 10 hingga 14 jam. Kondisi fisik dan cuaca menjadi faktor utama yang menentukan lama pendakian.

Sebagian besar pendaki memilih bermalam di Shelter 3. Dari titik tersebut, mereka melanjutkan perjalanan menuju puncak pada dini hari untuk mengejar waktu terbaik menikmati panorama.

Fasilitas Pendukung yang Lengkap

Kawasan Gunung Kerinci menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung kebutuhan wisatawan. Kehadiran fasilitas tersebut membantu pendaki merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman.

Wisatawan dapat menemukan homestay dan penginapan di sekitar Desa Kersik Tuo. Selain itu, tersedia jasa porter yang membantu membawa perlengkapan selama perjalanan.

Pendaki juga dapat memanfaatkan layanan pemandu lokal untuk mendukung keamanan dan navigasi. Area basecamp menyediakan area parkir, warung makan, toko perlengkapan pendakian, mushola, dan toilet.

Fasilitas tersebut memudahkan pendaki pemula yang ingin menjelajahi Gunung Kerinci untuk pertama kali. Dukungan sarana yang memadai membuat aktivitas pendakian berlangsung lebih nyaman.

Persiapan Sebelum Mendaki

Pendaki perlu menjaga kondisi fisik sebelum melakukan pendakian. Latihan rutin selama dua hingga tiga minggu dapat membantu meningkatkan stamina saat menghadapi jalur yang panjang.

Setiap pendaki wajib membawa identitas diri dan surat keterangan sehat sesuai aturan pengelola kawasan. Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dari proses pendakian.

Pendaki juga perlu menyiapkan perlengkapan yang sesuai. Sepatu gunung, jaket tebal, sleeping bag, tenda, headlamp, jas hujan, dan perlengkapan pendukung lainnya akan membantu menghadapi perubahan kondisi di lapangan.

Makanan berenergi tinggi, air minum yang cukup, dan perlengkapan medis pribadi juga perlu masuk dalam daftar bawaan. Persiapan yang matang dapat membantu pendaki menghadapi berbagai situasi selama perjalanan.

Baca Juga :  Ivan Wirata Dorong Revitalisasi Air Terjun Telun Berasap untuk Wisata Aman dan Berkelanjutan

Pendaki pemula sebaiknya memanfaatkan jasa pemandu lokal. Kehadiran pemandu membantu menentukan jalur yang tepat sekaligus meningkatkan faktor keselamatan.

Selain itu, pendaki perlu memantau kondisi cuaca sebelum berangkat. Cuaca ekstrem dan hujan lebat dapat meningkatkan risiko karena jalur menjadi lebih licin.

Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Kerinci

Wisatawan dapat melengkapi perjalanan ke Kerinci dengan mengunjungi sejumlah destinasi alam di sekitarnya. Danau Gunung Tujuh menjadi salah satu lokasi yang paling banyak menarik perhatian wisatawan.

Danau yang berada di ketinggian lebih dari 1.900 meter di atas permukaan laut itu menawarkan udara sejuk dan panorama pegunungan yang indah. Banyak wisatawan memilih lokasi ini untuk menikmati suasana alam yang tenang.

Rawa Bento juga menjadi tujuan favorit karena menyajikan pemandangan alam yang masih alami. Kawasan tersebut terkenal sebagai salah satu rawa tertinggi di dunia dan menjadi habitat berbagai jenis burung.

Di sisi lain, Perkebunan Teh Kayu Aro menghadirkan hamparan kebun teh yang luas dengan latar megah Gunung Kerinci. Kombinasi lanskap hijau dan udara sejuk menjadikan kawasan ini sebagai salah satu ikon wisata Kabupaten Kerinci.

Keindahan alam, jalur pendakian yang menantang, serta beragam destinasi pendukung menjadikan Gunung Kerinci sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Provinsi Jambi. Pesona alamnya terus menarik wisatawan dari berbagai daerah untuk menikmati pengalaman berpetualang di puncak tertinggi Sumatra.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin
Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi
Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran
50 Pemandu Wisata Gunung Masurai Jambi Resmi Mengantongi Sertifikat BNSP untuk Keselamatan Pendaki
Bupati Bungo Tinjau Penataan Kota Muara Bungo dan Infrastruktur Daerah
Paket Wisata Kuala Lumpur Genting Highlands Mulai Rp2,4 Juta, Liburan Lebih Praktis Bersama Gentala Tour
Ivan Wirata Dorong Revitalisasi Air Terjun Telun Berasap untuk Wisata Aman dan Berkelanjutan
Pemprov Jambi Hadiri Pesona Hoyak Tabuik Pariaman 2026, Dukung Pelestarian Budaya dan Pariwisata
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:00 WIB

50 Pemandu Wisata Gunung Masurai Jambi Resmi Mengantongi Sertifikat BNSP untuk Keselamatan Pendaki

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bupati Bungo Tinjau Penataan Kota Muara Bungo dan Infrastruktur Daerah

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB