Hutama Karya Tembus Fortune Southeast Asia 500 2026, Kokoh di Peringkat Regional

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Keuangan PT Hutama Karya (Persero), Eka Setya Adrianto. ( Poto : Ayo Bandung )

Direktur Keuangan PT Hutama Karya (Persero), Eka Setya Adrianto. ( Poto : Ayo Bandung )

Jambi, oegopost.id – Hutama Karya Fortune Southeast menjadi sorotan setelah PT Hutama Karya (Persero) berhasil mempertahankan posisi strategisnya dalam pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 edisi 2026.

Perusahaan menempati peringkat ke-206 di kawasan Asia Tenggara dan memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain utama sektor infrastruktur regional.

Di tingkat nasional, Hutama Karya berada pada peringkat ke-16 di antara seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Perusahaan juga mencatat posisi ke-40 dari seluruh perusahaan Indonesia lintas industri yang masuk dalam daftar tersebut.

Capaian ini menegaskan konsistensi kinerja perusahaan dalam tiga tahun berturut-turut sejak pertama kali masuk daftar pada 2024.

Pemeringkatan ini melibatkan ratusan perusahaan besar di Asia Tenggara, dengan 109 perusahaan Indonesia bersaing di dalamnya.

Dalam konteks ini, Hutama Karya tampil sebagai satu-satunya BUMN infrastruktur yang mampu menjaga eksistensi secara berkelanjutan di tengah kompetisi ketat regional.

Kinerja Keuangan Tunjukkan Kualitas Pertumbuhan

Dari sisi kinerja finansial, Hutama Karya mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp 25,13 triliun pada tahun fiskal 2025. Laba bersih perusahaan juga tumbuh 15,9 persen menjadi Rp 3,08 triliun, sementara total aset mencapai Rp 189,09 triliun.

Baca Juga :  Kemendag Klarifikasi Shopee soal Aduan Konsumen, Ini Hasilnya

Pertumbuhan tersebut menunjukkan penguatan fundamental bisnis yang tidak hanya bertumpu pada pendapatan, tetapi juga efisiensi dan kualitas profit.

Margin laba bersih perusahaan tercatat menguat hingga sekitar 12 persen, mencerminkan pengelolaan operasional yang semakin disiplin.

Di sisi lain, perusahaan mencatat posisi yang lebih tinggi pada indikator kualitas. Hutama Karya berada di peringkat ke-167 berdasarkan laba dan ke-114 berdasarkan total aset di antara 500 perusahaan terbesar Asia Tenggara. Hal ini menunjukkan daya saing yang kuat di luar sekadar ukuran pendapatan.

Transformasi dan Fokus Infrastruktur Nasional

Direktur Keuangan PT Hutama Karya (Persero), Eka Setya Adrianto, menegaskan bahwa capaian ini lahir dari penguatan tata kelola keuangan dan manajemen risiko yang lebih terukur.

Ia menilai pertumbuhan laba yang terjadi tetap berkualitas meski berada di tengah normalisasi pendapatan.

Ia juga menekankan bahwa perusahaan terus mengoptimalkan portofolio investasi untuk menjaga keberlanjutan kinerja. Strategi ini membuat Hutama Karya memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mendukung proyek-proyek jangka panjang di sektor infrastruktur nasional.

Baca Juga :  Ekspor SDA Wajib Lewat BUMN, Aturan Baru Dikebut

Dari sisi operasional, perusahaan terus mengembangkan proyek strategis seperti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah mencapai sekitar 1.042 kilometer.

Selain itu, perusahaan juga menggarap proyek di Ibu Kota Nusantara, bendungan, serta sistem penyediaan air minum.

Melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Hutama Karya memperluas peran dalam pembangunan infrastruktur lintas wilayah.

Salah satunya mencakup proyek Jalan Trans Papua yang memperkuat konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Sebagai BUMN yang berada dalam ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda transformasi ekonomi nasional.

Fokusnya mencakup pengembangan infrastruktur hijau, industrialisasi hilir, serta penguatan konektivitas kawasan ASEAN.

Konsistensi selama tiga tahun dalam daftar Fortune menegaskan bahwa transformasi perusahaan bersifat struktural, bukan sementara.

Dengan fondasi keuangan yang kuat dan portofolio proyek yang luas, Hutama Karya memperkuat posisinya sebagai penggerak utama pembangunan infrastruktur Indonesia di tingkat regional.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

QRIS BRI Dorong UMKM Jambi, Riska Beauty Rasakan Transaksi Lebih Cepat
POPSI Desak Evaluasi Mandatori B50, Petani Sawit Khawatir Beban Meningkat
Kolaborasi SKK Migas dan Pertamina EP Dorong Budidaya Ikan Air Tawar Bioflok di Desa Kasang Lopak Alai
DPRD Jambi Dorong Percepatan Pembangunan Tol Jambi–Rengat, Tekankan Dampak Ekonomi dan Konektivitas
PT Putra Kurnia Properti Buka Rekrutmen di Bhayangkara Presisi Job Fair Jambi 2026
Pelindo Regional 2 Jambi dan Kejari Tanjab Timur Perkuat Kerja Sama Pendampingan Hukum Pelabuhan
PTPN IV Regional III Dorong Penguatan Rantai Logistik Kelapa Sawit di Riau Lewat Forum KSOP Pekanbaru
Hutama Karya Imbau Keselamatan di Jalan Tol, Waspadai Microsleep dan ODOL
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:00 WIB

QRIS BRI Dorong UMKM Jambi, Riska Beauty Rasakan Transaksi Lebih Cepat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:00 WIB

POPSI Desak Evaluasi Mandatori B50, Petani Sawit Khawatir Beban Meningkat

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kolaborasi SKK Migas dan Pertamina EP Dorong Budidaya Ikan Air Tawar Bioflok di Desa Kasang Lopak Alai

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:00 WIB

DPRD Jambi Dorong Percepatan Pembangunan Tol Jambi–Rengat, Tekankan Dampak Ekonomi dan Konektivitas

Senin, 22 Juni 2026 - 16:00 WIB

PT Putra Kurnia Properti Buka Rekrutmen di Bhayangkara Presisi Job Fair Jambi 2026

Berita Terbaru