Jambi, oegopost.id – Program Studi Bahasa Inggris (PBI) FKIP Universitas Jambi (Unja) menggelar pentas teater PBI Unja di Taman Budaya Jambi pada Sabtu (20/06/2026).
Kegiatan ini menampilkan kreativitas mahasiswa melalui pementasan drama yang mereka garap secara mandiri dan kolaboratif.
Selain itu, pementasan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan seni peran, penulisan naskah, dan produksi pertunjukan.
Mahasiswa R-004 angkatan 2024 menghadirkan naskah berjudul “SEEMS” sebagai karya orisinal. Tiga penulis, yakni Naila, Aliyah, dan Vina, menyusun cerita yang mengusung genre dark fantasy dengan alur yang penuh misteri.
Selanjutnya, Nanda menyutradarai pementasan ini, sementara Zavira mendampingi sebagai asisten sutradara. Keduanya mengarahkan jalannya produksi agar pertunjukan berjalan sesuai konsep yang telah disusun.
Kisah Aryna di Dunia Lembayra Academy
Drama “SEEMS” mengangkat tokoh utama bernama Aryna, seorang half-fae atau setengah peri. Ia berusaha mengungkap kebenaran atas sebuah kasus misterius yang kemudian menyeretnya ke dalam konflik besar.
Dalam perjalanannya, Aryna tidak berjalan sendiri. Ia bertemu dan bekerja sama dengan Warren dan Franz untuk mencari jawaban di tengah berbagai rahasia yang tersembunyi di Lembayra Academy.
Selain itu, alur cerita membawa penonton masuk ke suasana gelap yang dipenuhi teka-teki, konflik batin, dan pencarian identitas.
Lebih lanjut, pementasan ini melibatkan banyak mahasiswa dalam berbagai peran. Zalfa, Rizki, Aliyah, Nabil, Liza, Ocha, Tryanda, Audy, Janah, Natalia, Ardra, Thalia, Puput, Tegar, dan Vina tampil sebagai pemeran dalam drama tersebut.
Dengan demikian, seluruh proses mulai dari penulisan hingga pementasan berjalan melalui kerja sama tim yang solid dan terstruktur.
Di sisi lain, kegiatan ini juga memperoleh dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi melalui UPTD Taman Budaya Jambi. Dukungan ini memperkuat ruang ekspresi seni bagi mahasiswa dan generasi muda di daerah.
Oleh karena itu, Taman Budaya Jambi kembali menjadi ruang penting bagi pertunjukan seni dan pengembangan kreativitas mahasiswa.(ar)









