Cek Endra Tanam Perdana Sawit di Sarolangun, Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Cek Endra memulai penanaman perdana sawit di kawasan Kebun Sribado, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (13/6/2026). ( poto : jambiprima.com )

Anggota DPR RI Cek Endra memulai penanaman perdana sawit di kawasan Kebun Sribado, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (13/6/2026). ( poto : jambiprima.com )

Sarolangun, oegopost.id – Anggota DPR RI Cek Endra memulai penanaman perdana sawit di kawasan Kebun Sribado, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (13/6/2026).

Ia membuka kegiatan ini sebagai langkah awal pemanfaatan lahan seluas 15 hektar untuk perkebunan produktif.

Cek Endra menegaskan komitmennya untuk mendorong sektor perkebunan sebagai penggerak ekonomi masyarakat Jambi. Ia menilai pemanfaatan lahan secara maksimal dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan warga sekitar.

Panitia mengawali kegiatan dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Warga, pekerja kebun, dan tokoh masyarakat menghadiri kegiatan itu dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Peserta kegiatan mengikuti doa bersama sebelum proses penanaman dimulai. Mereka memohon agar tanaman kelapa sawit tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah.

Warga juga menyampaikan harapan agar kebun sawit ini memberikan manfaat ekonomi langsung. Mereka berharap proyek ini membuka peluang kerja baru di wilayah sekitar kebun.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka ikut mendukung pengembangan sektor perkebunan di Sarolangun.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Sumatera Fluktuatif di Akhir April 2026

Cek Endra Dorong Pemanfaatan Lahan Produktif

Dalam sambutannya, Cek Endra menyampaikan rasa syukur atas dimulainya penanaman perdana tersebut. Ia menegaskan bahwa sektor perkebunan tetap menjadi penopang utama ekonomi masyarakat di Provinsi Jambi.

Ia mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif agar berubah menjadi sumber ekonomi baru. Menurutnya, langkah ini dapat memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus membuka peluang usaha.

“Alhamdulillah, kita mulai penanaman perdana di lahan 15 hektar ini. Saya berharap proses ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Cek Endra.

Cek Endra meminta pengelolaan kebun sawit berjalan secara profesional. Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta perhatian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa sektor perkebunan tidak hanya mengejar produksi. Ia menilai dampak sosial dan keberlanjutan lingkungan juga harus menjadi prioritas utama.

Menurutnya, pengelolaan yang baik akan menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga :  DPR RI Pastikan Stok Pangan Jambi Aman Hingga 7 Bulan ke Depan

Cek Endra menyoroti peran strategis kelapa sawit dalam mendukung program hilirisasi industri nasional. Ia menilai komoditas ini mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi jika di kelola secara optimal.

Ia mendorong pengembangan sawit di daerah agar terhubung dengan rantai industri yang lebih luas. Dengan begitu, hasil perkebunan tidak hanya berhenti pada bahan mentah.

Cek Endra berharap kebun sawit di Kebun Sribado dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan tidak produktif di daerah lain. Ia ingin model ini menginspirasi pengembangan perkebunan di wilayah lain di Jambi.

Kegiatan penanaman perdana berjalan lancar dengan partisipasi aktif masyarakat dan pekerja kebun. Warga menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan sektor perkebunan.

Dengan di mulainya penanaman ini, lahan 15 hektar di Sarolangun di harapkan berkembang menjadi kawasan perkebunan produktif. Cek Endra menargetkan kebun ini memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Jambi Dorong Indikasi Geografis Anyaman Purun dan Penguatan Koperasi Tanjung Jabung Barat
Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik ke Rp8,55 Juta per Mayam, Antam Ikut Menguat
Harga Sawit Jambi Naik, TBS Periode 12–18 Juni 2026 Tembus Rp3.706,67 per Kg
Satgas Pangan Jambi Perketat Pengawasan Harga Bahan Pokok di Pasar Usai Penyesuaian BBM
Polda Jambi Telusuri Dugaan Kartel Harga Sawit, Pergerakan TBS Jadi Sorotan
Koperasi Desa Merah Putih di Jambi: Penggerak Ekonomi atau Ancaman bagi Warung Rakyat?
Harga Emas Hari Ini Naik di Pegadaian, Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Menguat
Daya Beli Masyarakat di Pasar Angso Duo Jambi Melemah, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:00 WIB

Cek Endra Tanam Perdana Sawit di Sarolangun, Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Dorong Indikasi Geografis Anyaman Purun dan Penguatan Koperasi Tanjung Jabung Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:18 WIB

Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik ke Rp8,55 Juta per Mayam, Antam Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Harga Sawit Jambi Naik, TBS Periode 12–18 Juni 2026 Tembus Rp3.706,67 per Kg

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:00 WIB

Satgas Pangan Jambi Perketat Pengawasan Harga Bahan Pokok di Pasar Usai Penyesuaian BBM

Berita Terbaru