Jambi, oegopost.id – Kuota PPDB Jambi 2026 menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK di Provinsi Jambi.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyiapkan total 52.495 kursi untuk tahun ajaran 2026. Program ini mencakup seluruh satuan pendidikan negeri di wilayah tersebut.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi membagi kuota tersebut menjadi dua jenjang pendidikan.
Sebanyak 30.331 kursi dialokasikan untuk SMA, sementara 22.164 kursi diperuntukkan bagi SMK. Pembagian ini menyesuaikan kebutuhan daya tampung di masing-masing jalur pendidikan.
Jalur Afirmasi dan Mutasi Berjalan Sesuai Jadwal
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar, menyampaikan bahwa pelaksanaan jalur afirmasi dan mutasi berlangsung lancar. Ia menegaskan panitia PPDB terus memantau proses pendaftaran agar berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Pemerintah membuka jalur afirmasi sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan. Jalur ini menyasar calon peserta didik dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas. Panitia juga telah membuka pendaftaran jalur afirmasi pada 8 hingga 13 Juni 2026.
Muhammad Umar memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti di lapangan.
Kuota Afirmasi Capai 30 Persen Tiap Sekolah
Pemerintah menetapkan kuota jalur afirmasi sebesar 30 persen dari total daya tampung setiap sekolah. Kebijakan ini bertujuan memperluas kesempatan pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih.
Panitia PPDB mengarahkan proses seleksi agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Pemerintah daerah juga meminta sekolah aktif melakukan verifikasi data peserta agar tidak terjadi penyimpangan dalam proses penerimaan.
Langkah ini memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Jambi.
Setelah jalur afirmasi dan mutasi selesai, panitia melanjutkan PPDB melalui jalur domisili (zonasi) dan jalur prestasi. Tahapan ini berlangsung pada 16 hingga 28 Juni 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Jalur domisili mendapat alokasi 30 persen dari total daya tampung sekolah. Sementara jalur prestasi memperoleh porsi 35 persen. Pemerintah membagi jalur prestasi menjadi dua kategori, yakni 23 persen untuk prestasi akademik dan 12 persen untuk prestasi nonakademik.
Skema ini mendorong persaingan sehat antarcalon peserta didik sekaligus memberi ruang bagi siswa berprestasi di berbagai bidang.
Muhammad Umar berharap seluruh kuota PPDB 2026 dapat terisi secara optimal. Ia juga meminta masyarakat memanfaatkan setiap jalur pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan pemerintah terus mendorong agar proses PPDB tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pemerataan pendidikan di daerah.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan PPDB selesai tepat waktu sesuai jadwal nasional yang telah ditetapkan.(ar)









