Pencarian Anak Hilang di Batang Hari Libatkan 200 Warga, Alaka Belum Ditemukan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alaka Dwi Pranata, bocah berusia enam tahun yang hilang sejak Rabu (10/6/2026).( poto : tribunjambi.com )

Alaka Dwi Pranata, bocah berusia enam tahun yang hilang sejak Rabu (10/6/2026).( poto : tribunjambi.com )

Batang Hari, oegopost.id – Pencarian anak hilang terus berjalan hingga hari kedua. Sekitar 200 warga Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, turun langsung mencari Alaka Dwi Pranata, bocah berusia enam tahun yang hilang sejak Rabu (10/6/2026).

Warga, keluarga, dan aparat terus memperluas area pencarian. Hingga Kamis (11/6/2026) malam, mereka belum menemukan keberadaan Alaka.

Alaka Hilang Saat Ibunya Menjemput Kakak Pulang Sekolah

Alaka merupakan anak pasangan Herman dan Fadhillah Sandi yang tinggal di RT 09, Kelurahan Sridadi.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 09.00 WIB saat Fadhillah pergi menjemput anaknya yang pulang sekolah. Sebelum berangkat, ia mengajak Alaka ikut.

Namun, Alaka memilih tetap berada di rumah. Saat itu, Fadhillah mengunci pintu depan dan menutup pintu belakang meski pengamannya tidak terlalu kuat.

Sekitar pukul 09.30 WIB, Fadhillah kembali ke rumah bersama anak yang baru dijemput. Mereka langsung masuk ke rumah.

Anak yang baru pulang sekolah mencari adiknya ke kamar. Namun, ia tidak menemukan Alaka di dalam rumah.

Baca Juga :  pasar karbon Jambi, program BioCF-ISFL Jambi, ekonomi hijau Jambi, penurunan emisi Jambi

Situasi itu membuat Fadhillah panik. Ia kemudian memeriksa seluruh ruangan untuk memastikan keberadaan anaknya.

Saat memeriksa rumah, Fadhillah menemukan seluruh barang milik Alaka masih berada di tempat.

Telepon genggam yang sebelumnya dipakai Alaka juga tertinggal di rumah. Pakaian miliknya pun masih ada.

Fadhillah kemudian menuju area dapur. Di lokasi itu, ia melihat pintu belakang rumah sudah terbuka.

Keluarga belum mengetahui bagaimana Alaka keluar dari rumah. Mereka juga belum mengetahui pakaian yang dikenakan saat anak itu pergi karena tidak ada petunjuk yang tertinggal.

Kekhawatiran keluarga semakin besar karena Alaka masih mengalami kesulitan berbicara dengan jelas.

Keluarga berharap Alaka segera ditemukan dan dapat kembali ke rumah.

Kabar hilangnya Alaka langsung menarik perhatian warga sekitar. Sejak hari pertama, warga bergerak membantu proses pencarian.

Sekitar 200 orang ikut turun ke lapangan hingga larut malam. Mereka menyisir berbagai lokasi di sekitar rumah.

Baca Juga :  Kemenkumham Jambi Pastikan Urusan Notaris Selesai Lewat Aplikasi Ditjen AHU

Warga memeriksa kawasan permukiman, kebun karet, hutan di belakang rumah, hingga jalur yang biasa dilalui masyarakat.

Pencarian juga menjangkau area sekolah dasar, rawa, dan kolam yang berada tidak jauh dari lokasi hilangnya Alaka.

Warga terus melanjutkan pencarian meski waktu sudah melewati tengah malam.

Hingga hari kedua, mereka belum menemukan tanda yang mengarah pada keberadaan bocah tersebut.

Polisi Periksa CCTV dan Keluarga Sebarkan Informasi

Keluarga telah melapor kepada pihak kepolisian setelah mengetahui Alaka hilang.

Petugas mulai memeriksa sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk.

Sampai sekarang, pemeriksaan tersebut belum menghasilkan informasi mengenai lokasi Alaka.

Selain itu, keluarga juga menyebarkan informasi kehilangan melalui media sosial agar jangkauan pencarian semakin luas.

Keluarga berharap masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Alaka dapat segera memberikan informasi kepada keluarga atau aparat setempat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Pasang Jendela Rumah Maskur Hanapi di Bungo
Wali Kota Alfin Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 Sungai Penuh
BPBD Tebo Usulkan Pembangunan Pengaman Tebing Sungai Batanghari
Pangdam XX TIB Resmi Menutup Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun
DPRD Jambi Desak Kejelasan Status Penambangan Emas Tanpa Izin
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi PNBP Layanan Merek Terbaru
Peksimida Jambi 2026 Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara 1 Utusan Nasional
Hesti Haris Dorong Perajin Muda Jambi Lewat Pelatihan Batik Kontemporer
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:00 WIB

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Pasang Jendela Rumah Maskur Hanapi di Bungo

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:29 WIB

Wali Kota Alfin Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 Sungai Penuh

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pangdam XX TIB Resmi Menutup Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WIB

DPRD Jambi Desak Kejelasan Status Penambangan Emas Tanpa Izin

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi PNBP Layanan Merek Terbaru

Berita Terbaru

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 1 Tebo, R. Edi Gunawan, S.Pd.I., memberikan pengarahan dan melepas siswa-siswi yang mengikuti Seleksi Paskibra Tingkat Kecamatan Tebo Ulu. (poto: jambiprima.com).

Pendidikan

Puluhan Siswa MAN 1 Tebo Ikuti Seleksi Paskibra Tebo Ulu

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:00 WIB