Bupati Tanjab Timur Desak Percepatan Infrastruktur, Soroti Jalan Rusak dan Pelabuhan Sabak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanjab Timur Desak Percepatan Infrastruktur, Soroti Jalan Rusak dan Pelabuhan Sabak(poto : jambilink )

Bupati Tanjab Timur Desak Percepatan Infrastruktur, Soroti Jalan Rusak dan Pelabuhan Sabak(poto : jambilink )

Tanjung Jabung Timur, oegopost.id – Infrastruktur jalan Tanjab Timur menjadi fokus utama Bupati Tanjung Jabung Timur saat menyampaikan kondisi daerah dalam forum bersama Tenaga Ahli Gubernur Jambi.

Ia menggambarkan situasi wilayah pesisir timur itu sebagai kondisi yang membutuhkan perhatian segera dari Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam forum tersebut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak hanya membawa keluhan, tetapi juga data dan kebutuhan nyata pembangunan yang mendesak.

Daerah Masih Hadapi Kemiskinan dan Stunting

Bupati menjelaskan bahwa Tanjung Jabung Timur masih menghadapi tantangan besar di sektor sosial dan ekonomi. Ia menyoroti tingginya angka kemiskinan serta stunting yang masih menjadi pekerjaan berat pemerintah daerah.

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan fiskal membuat daerah sulit bergerak cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan dasar tersebut.

Bupati menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas. Ia menyebut tingkat kemantapan jalan di Tanjab Timur baru mencapai sekitar 16 persen.

Kondisi tersebut langsung berdampak pada mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Petani, nelayan, dan pelaku usaha menghadapi biaya distribusi yang tinggi serta waktu tempuh yang lebih lama.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah perlu segera memperbaiki kondisi tersebut karena jalan berperan sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Baca Juga :  Jambi Ajukan Dua Lokasi Sekolah Unggul Garuda ke Kemendikdasmen

Kerugian Ekonomi Tembus Rp40 Miliar per Kecamatan

Bupati menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Ia menyebut satu kecamatan dapat mengalami kerugian hingga Rp40 miliar setiap tahun.

Ia menjelaskan bahwa kerugian itu muncul akibat biaya angkut yang meningkat, distribusi barang yang terhambat, dan akses pasar yang tidak efisien.

Menurutnya, kondisi ini langsung mengurangi potensi ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

APBD Terbatas, Tanjab Timur Minta Dukungan

Bupati menegaskan bahwa APBD Tanjung Jabung Timur tidak mampu menanggung seluruh kebutuhan pembangunan. Ia mendorong Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah pusat untuk memberikan dukungan melalui APBD dan APBN.

Ia juga meminta pemerintah provinsi memperkuat sinergi agar pembangunan infrastruktur dasar dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Jalan Provinsi Picu Beban Pemerintah Daerah

Bupati menyoroti kondisi jalan provinsi yang rusak di wilayah Tanjab Timur. Ia menjelaskan bahwa masyarakat sering menyalahkan pemerintah kabupaten meski beberapa ruas jalan berada di bawah kewenangan provinsi.

Ia menilai situasi tersebut menambah beban pemerintah daerah karena masyarakat tidak membedakan kewenangan pembangunan.

Baca Juga :  Perkuat Pembangunan Berbasis Riset Inovasi, Pemkab Tebo Gandeng BRIN

Dorongan Hidupkan Pelabuhan Sabak

Bupati meminta pemerintah provinsi mengkaji ulang pengembangan Pelabuhan Sabak. Ia menilai pelabuhan tersebut memiliki potensi besar untuk memperkuat arus logistik dan ekonomi daerah.

Ia menjelaskan bahwa pengaktifan pelabuhan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Ritel Modern Wajib Dukung Produk Lokal

Bupati menegaskan sikap pemerintah daerah terhadap masuknya ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Ia tidak menolak investasi, tetapi ia menetapkan syarat agar pelaku usaha modern ikut mendukung produk lokal.

Ia meminta ritel modern memasarkan produk UMKM Tanjab Timur, termasuk kerupuk khas daerah, hingga ke jaringan distribusi di seluruh Provinsi Jambi.

Ia menilai langkah tersebut dapat memperkuat posisi UMKM dalam rantai ekonomi modern.

Arah Pembangunan: Jalan, Pelabuhan, dan UMKM

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendorong beberapa agenda prioritas kepada Pemerintah Provinsi Jambi. Fokus utama meliputi perbaikan jalan, penguatan konektivitas wilayah, pengembangan Pelabuhan Sabak, serta penguatan UMKM lokal.

Pemerintah daerah juga mendorong dukungan anggaran dari APBD provinsi dan APBN untuk mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus
Banggar DPRD Jambi Sepakati Pembentukan Pansus Pengelolaan Aset Daerah
Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan
Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik
Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan
Warung Berkah GJB Sungai Penuh Sediakan Makan Gratis Setiap Hari Jumat
Pembangunan Tugu TMMD Ke-129 di Bungo Masuki Tahap Finishing
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:30 WIB

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WIB

Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:46 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan

Berita Terbaru