Polemik Hadiah MX Asia Kerinci 2026 Viral, Netizen Soroti Ketidaksesuaian Brosur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MX Asia Kerinci 2026 di Kayu Aro viral usai netizen soroti dugaan ketidaksesuaian hadiah(  ilustrasi Poto : chatGPT )

MX Asia Kerinci 2026 di Kayu Aro viral usai netizen soroti dugaan ketidaksesuaian hadiah( ilustrasi Poto : chatGPT )

Kerinci, oegopost.id – Ajang MX Asia Bupati Kerinci Cup 2026 di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, resmi berakhir pada Minggu, 31 Mei 2026.

Setelah event selesai, media sosial langsung ramai membahas dugaan ketidaksesuaian hadiah juara dengan brosur.

Panitia menggelar MX Asia Bupati Kerinci Cup 2026 dengan suasana meriah. Penonton memenuhi area sirkuit, pembalap dari berbagai daerah turun bertanding, dan sponsor ikut meramaikan arena.

Panitia juga menyiapkan panggung hadiah dengan skala besar. Seluruh rangkaian balapan berjalan hingga garis finis terakhir dikibarkan.

Namun setelah acara selesai, pembahasan publik justru bergeser ke ranah media sosial.

Polemik Hadiah Ramai di Media Sosial

Warganet mulai membagikan tangkapan layar dari Facebook dan TikTok yang berisi komentar kekecewaan peserta. Mereka menyoroti dugaan perbedaan antara brosur promosi dan hadiah yang diterima.

Brosur disebut mencantumkan motor Yamaha Aerox sebagai hadiah. Namun sejumlah komentar menyebut pemenang menerima Yamaha Jupiter MX bekas.

Baca Juga :  Gunung Kerinci Sumatra, Destinasi Pendakian Ikonik dengan Panorama Spektakuler di Jantung TNKS

Beberapa warganet juga mempertanyakan kondisi motor yang diberikan dan menilai tidak sesuai ekspektasi. Hingga kini, panitia belum memberikan klarifikasi resmi terkait hal tersebut.

Komentar Warganet Perluas Perdebatan

Sejumlah komentar memperkuat perdebatan di ruang digital. Salah satu akun menyebut perjuangan pembalap tidak sebanding dengan hadiah yang diterima.

Akun lain ikut menyoroti perbedaan informasi antara brosur dan realisasi di lapangan. Mereka menilai panitia tidak menyampaikan informasi secara konsisten sejak awal.

Komentar tersebut kemudian menyebar luas dan memicu diskusi lanjutan di berbagai platform.

Kritik Meluas ke Tiket dan Promosi Event

Selain hadiah, warganet juga mengkritik promosi event. Mereka membandingkan isi brosur dengan kondisi yang terjadi selama acara berlangsung.

Keluhan lain muncul terkait harga tiket yang disebut mencapai Rp150 ribu. Penonton menilai harga tersebut tidak sebanding dengan pengalaman yang mereka terima di lokasi.

Perdebatan ini akhirnya tidak hanya menyentuh pembalap, tetapi juga manajemen penyelenggaraan secara keseluruhan.

Baca Juga :  Pemkot dan DPRD Jambi Bawa Permohonan Zona Merah ke Presiden

Isu Viral di TikTok

Konten di TikTok ikut memperluas sorotan publik. Beberapa video menampilkan dugaan kekecewaan pembalap terhadap hadiah yang mereka terima.

Video lain memperlihatkan momen penyerahan hadiah juara umum di beberapa kategori. Kolom komentar pada unggahan tersebut kembali di penuhi perdebatan soal kesesuaian hadiah.

Warganet terus membandingkan informasi brosur dengan kondisi di lapangan, terutama pada kategori hadiah motor.

Dampak pada Reputasi Event

MX Asia Bupati Kerinci Cup 2026 membawa nama besar daerah dan melibatkan banyak sponsor. Event ini juga menarik perhatian penonton dari berbagai wilayah.

Karena itu, polemik yang muncul ikut memengaruhi persepsi publik terhadap penyelenggaraan. Warganet menilai panitia perlu menjaga kejelasan informasi sejak awal.

Sejumlah warga Kerinci tetap menilai event ini memberi dampak positif bagi ekonomi lokal. Mereka menyebut UMKM ikut bergerak selama acara berlangsung.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Siapkan Langkah Komprehensif Penanganan Karhutla Sungai Penuh
Kebakaran Lahan Empat Hektare di Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Pemprov Jambi Pacu Penyelesaian Temuan BPK Senilai Rp9,8 Miliar
Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026
Bupati Fadhil Arief Buka Konfercab GP Ansor Batang Hari 2026
Dampak Erupsi Krakatau: Penerbangan Jambi Jakarta Dibatalkan Hari Ini
Empat Notaris Terancam Sanksi Akibat Pelanggaran Administrasi Jabatan
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-Undangan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Alfin Siapkan Langkah Komprehensif Penanganan Karhutla Sungai Penuh

Senin, 7 September 2026 - 19:45 WIB

Kebakaran Lahan Empat Hektare di Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Senin, 7 September 2026 - 19:40 WIB

Pemprov Jambi Pacu Penyelesaian Temuan BPK Senilai Rp9,8 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026

Senin, 7 September 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fadhil Arief Buka Konfercab GP Ansor Batang Hari 2026

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan terus memperkuat standar layanan peserta JKN kesehatan melalui peluncuran program Customer eXcellence 126 atau CX126.(poto: ist).

Kesehatan

BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Senin, 7 Sep 2026 - 19:37 WIB

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan puncak Karhutla secara virtual pada Senin (7/9/2026).(poto: jamberita.com).

Daerah

Pemprov Jambi Merangkul Pemegang HGU Cegah Karhutla 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 19:30 WIB