Muaro Jambi, oegopost.id – Di Desa Jambi Tulo, Kabupaten Muaro Jambi, bunga bangkai Muaro Jambi kembali menarik perhatian warga setelah tanaman Amorphophallus paeoniifolius itu mekar pada Kamis (28/5/2026).
Warga langsung datang ke lokasi untuk melihat dan mengabadikan momen langka tersebut di sekitar permukiman mereka.
Bunga setinggi sekitar 50–70 sentimeter itu mengeluarkan aroma menyengat yang langsung tercium saat mekar. Meski baunya cukup kuat, warga tetap berdatangan karena rasa penasaran terhadap keunikan tanaman tersebut.
Mekar dekat rumah warga
Di Desa Jambi Tulo, warga sering menemukan bunga bangkai tumbuh di kebun dan pekarangan rumah. Tanaman ini tumbuh alami tanpa perlakuan khusus, sehingga keberadaannya cukup akrab di lingkungan sehari-hari.
Saat bunga belum mekar, warga biasanya melewatinya begitu saja. Namun ketika sudah mekar, suasana berubah ramai karena banyak orang datang untuk melihat langsung.
Seorang warga mengatakan bahwa momen ini selalu terjadi setiap tahun. “Biasanya muncul sekitar Mei sampai Juni. Begitu mekar, banyak warga langsung datang,” ujarnya.
Aroma tajam justru bikin penasaran
Bunga bangkai terkenal dengan aroma yang cukup tajam. Namun di Jambi Tulo, aroma itu justru membuat banyak orang semakin penasaran.
Warga tidak hanya melihat dari jauh, tetapi juga mendekat untuk mengamati bentuk bunga secara langsung. Banyak pengunjung membawa ponsel untuk mengabadikan momen tersebut dalam bentuk foto dan video.
Anak-anak hingga orang dewasa ikut datang ke lokasi. Mereka ingin melihat langsung tanaman yang selama ini hanya mereka dengar dari cerita warga sekitar.
Muncul musiman di bulan tertentu
Bunga bangkai di wilayah ini tidak mekar sepanjang tahun. Warga mencatat kemunculannya hanya terjadi pada periode tertentu, terutama antara Mei hingga Juni.
Karena muncul secara musiman, setiap mekarnya bunga selalu menjadi perhatian. Warga biasanya sudah mulai menunggu tanda-tanda kemunculannya di sekitar pekarangan.
Tanaman ini juga tidak membutuhkan perawatan khusus. Alam sekitar sudah cukup mendukung pertumbuhannya, sehingga bunga ini tetap muncul secara alami setiap tahun.
Jadi tontonan dan sarana belajar
Warga memanfaatkan momen mekarnya bunga bangkai sebagai sarana edukasi sederhana. Mereka mengajak anak-anak untuk melihat langsung salah satu keunikan flora yang tumbuh di sekitar mereka.
Seorang pengunjung mengatakan bahwa momen ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak. “Mereka jadi tahu kalau di sekitar rumah juga ada tanaman unik seperti ini,” katanya.
Selain belajar, warga juga menjadikan momen ini sebagai hiburan ringan. Banyak yang datang hanya untuk bersantai sambil melihat bunga yang sedang mekar.
Daya tarik dari alam sekitar
Fenomena bunga bangkai di Muaro Jambi menunjukkan bahwa keunikan alam tidak selalu berada di tempat jauh. Lingkungan sekitar juga bisa menghadirkan pengalaman menarik bagi warga.
Setiap kemunculan bunga ini selalu membawa perhatian tersendiri karena sifatnya yang langka dan musiman. Warga berharap tanaman ini tetap tumbuh dan terjaga di lingkungan mereka.
Dengan begitu, bunga bangkai tidak hanya menjadi tanaman liar, tetapi juga bagian dari keunikan alam Desa Jambi Tulo yang terus menarik perhatian setiap tahunnya.(ar)









