Merangin, oegopost.id – Bupati Merangin M Syukur menyoroti disiplin pegawai saat kegiatan senam sehat dan Jumat Bersih, Jumat (29/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh ASN membangun budaya malu ASN terlambat agar pelayanan pemerintahan berjalan lebih tertib dan maksimal.
Kegiatan yang berlangsung di jalur dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin itu diikuti ratusan pegawai. Namun, Bupati Syukur langsung menegur sejumlah pejabat dan kepala OPD yang belum hadir meski acara sudah dimulai sejak pagi.
Ia meminta panitia segera menghubungi pejabat yang belum datang.
“Sudah diundang pukul 06.30 WIB, tapi sampai lewat pukul 08.00 WIB masih ada yang belum hadir,” kata Bupati Syukur.
Menurutnya, disiplin harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar aturan kantor.
Bupati Minta ASN Lebih Tertib
Bupati Syukur menilai kebiasaan datang terlambat bisa merusak budaya kerja di lingkungan pemerintahan. Karena itu, ia meminta seluruh ASN lebih menghargai waktu dan menjaga tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Ia juga meminta pejabat terkait mencatat kepala OPD dan pegawai yang tetap tidak hadir meski sudah diingatkan lewat telepon.
“Kalau ingin pelayanan publik berjalan baik, semua harus disiplin sejak awal,” tegasnya.
Bupati Syukur juga mengingatkan bahwa Jumat, 29 Mei 2026 bukan hari libur. Seluruh pegawai tetap wajib masuk kantor dan menjalankan aktivitas seperti biasa, kecuali pegawai yang mendapat jadwal Work From Home (WFH).
Budaya Malu Buang Sampah Sembarangan
Selain membahas kedisiplinan waktu, Bupati Syukur mengajak ASN menjaga kebersihan lingkungan kerja.
Ia ingin pegawai memiliki rasa malu saat membuang sampah sembarangan. Menurutnya, lingkungan yang bersih mencerminkan sikap disiplin dan kepedulian pegawai terhadap masyarakat.
Setelah senam selesai, Bupati Syukur bersama pejabat dan pegawai langsung menuju Taman Kota Bangko untuk gotong royong membersihkan area taman.
Mereka memunguti sampah, mencabuti rumput, dan membersihkan beberapa sudut taman kota.
Bupati Syukur juga ikut turun langsung membersihkan taman bersama pegawai lainnya.
Pegawai Tepat Waktu Dapat Hadiah
Dalam kegiatan itu, bupati memberi apresiasi kepada pegawai yang hadir lebih awal.
Ia meminta Asisten I Setda Merangin Sukoso memisahkan pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB dengan pegawai yang datang setelah jam tersebut.
Pegawai yang datang tepat waktu mendapat hadiah tumbler sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan mereka.
“Saya minta semuanya jujur. Jangan yang datang terlambat malah masuk ke barisan pegawai disiplin,” ujar Bupati Syukur.
Cara itu membuat suasana kegiatan terasa lebih hidup. Pegawai yang hadir sejak pagi terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Disiplin ASN Jadi Perhatian
Belakangan ini, disiplin ASN memang menjadi perhatian di banyak daerah, termasuk di Kabupaten Merangin. Pemerintah daerah ingin membangun budaya kerja yang lebih tertib agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
Bupati Syukur menilai perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil, seperti datang tepat waktu dan menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui kegiatan senam sehat dan gotong royong, Pemkab Merangin ingin membangun semangat kerja yang lebih kompak, sehat, dan disiplin di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan Jumat pagi itu pun tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga momentum memperkuat budaya disiplin ASN di Merangin.(ar)









