Pacuan Perahu Rantau Pandan Kembali Ramai, Warga Padati Tepian Lamo

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dedy Putra membuka langsung acara budaya tahunan itu di Tepian Lamo Masjid Al-Furqon, Kamis (28/5/2026).( Poto : jambiprima.com ).

Bupati Dedy Putra membuka langsung acara budaya tahunan itu di Tepian Lamo Masjid Al-Furqon, Kamis (28/5/2026).( Poto : jambiprima.com ).

Bungo, oegopost.id – Open pacuan perahu Rantau Pandan kembali menarik perhatian warga Kabupaten Bungo. Bupati Dedy Putra membuka langsung acara budaya tahunan itu di Tepian Lamo Masjid Al-Furqon, Kamis (28/5/2026).

Sejak pagi, ribuan warga sudah memenuhi kawasan tepian sungai untuk menyaksikan perlombaan perahu tradisional tersebut.

Masyarakat datang dari berbagai daerah untuk menikmati suasana pacuan perahu yang selalu ramai setiap tahun. Banyak warga membawa keluarga dan memilih bertahan di lokasi sejak pagi agar tidak kehilangan momen perlombaan.

Tokoh masyarakat bersama kaum ibu membuka acara dengan pemukulan alat musik tradisional. Sorak penonton langsung terdengar saat peserta mulai menyiapkan perahu di pinggir sungai.

Tradisi yang Terus Dijaga Warga

Masyarakat Dusun Rantau Pandan terus menjaga tradisi pacuan perahu sebagai bagian dari budaya daerah. Setiap tahun, warga selalu menunggu kegiatan ini karena menghadirkan hiburan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak memenuhi Tepian Lamo. Mereka menikmati suasana meriah sambil memberi dukungan kepada tim perahu yang bertanding.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Lantik Dewan Pengawas Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Dedy Putra mengapresiasi kekompakan masyarakat yang terus mempertahankan tradisi tersebut. Menurutnya, pacuan perahu sudah menjadi identitas budaya masyarakat Bungo.

“Tradisi seperti ini harus terus kita lestarikan karena menjadi identitas budaya masyarakat Bungo,” ujar Dedy Putra.

Ia menilai kegiatan budaya seperti pacuan perahu mampu menjaga kebersamaan masyarakat di tengah perkembangan zaman. Selain itu, tradisi lokal juga bisa memperkuat rasa bangga terhadap daerah sendiri.

Pacuan Perahu Gerakkan Ekonomi Warga

Keramaian pacuan perahu ikut membantu pedagang kecil di sekitar lokasi acara. Banyak warga membuka lapak makanan, minuman, dan jajanan di sepanjang Tepian Lamo.

Pengunjung terlihat ramai membeli dagangan sambil menonton perlombaan. Kondisi itu membuat perputaran ekonomi masyarakat meningkat selama acara berlangsung.

Beberapa pedagang mengaku penjualan mereka naik dibanding hari biasa. Banyak pengunjung memilih membeli makanan dan minuman karena mereka menghabiskan waktu cukup lama di lokasi perlombaan.

Dedy Putra berharap masyarakat terus menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia juga meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding.

Baca Juga :  PKMMB Muara Bungo Tegaskan Status, Ini Penjelasannya

“Semoga kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Pacuan perahu Rantau Pandan juga punya potensi besar sebagai wisata budaya di Kabupaten Bungo. Setiap tahun, tradisi ini selalu menarik perhatian masyarakat dari berbagai wilayah.

Keunikan perlombaan perahu tradisional membuat banyak warga sengaja datang untuk menyaksikan langsung suasana di tepian sungai. Selain menikmati lomba, pengunjung juga bisa merasakan nuansa khas budaya masyarakat setempat.

Warga berharap pemerintah terus mendukung kegiatan budaya seperti ini agar tetap hidup dan dikenal generasi muda. Mereka menilai pacuan perahu bukan sekadar perlombaan, tetapi juga simbol kebersamaan masyarakat Dusun Rantau Pandan.

Hingga acara berlangsung siang hari, antusiasme warga masih terlihat tinggi. Penonton terus memadati area Tepian Lamo sambil memberi semangat kepada para peserta yang berlomba di sungai.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jamaah Haji Jambi Pulang Bertahap Mulai 16 Juni 2026, Kloter BTH 13 Jadi Rombongan Pertama
Kemenhaj Minta Jamaah Haji Indonesia Jaga Ketat Paspor Saat Fase Kepulangan
Kemenhaj Jambi Terapkan Skema Ringkas Kepulangan Jamaah Haji 2026
CRJ Glow Night Run 2026 di CitraRaya Jambi Sukses Digelar, 500 Peserta Ramaikan Fun Run 5 Kilometer
Polsek Tungkal Ilir Amankan Jalan Santai Waisak di Kuala Tungkal
Anggaran Kanwil Imigrasi Jambi 2026 Tembus Rp21 Miliar, Pembangunan Gedung Serap Porsi Terbesa
Wabup Tebo Dampingi Kerajaan Perak Ziarah Bukit Siguntang, Perkuat Budaya Melayu
Gedung Laboratorium Rp46,6 Miliar Poltekkes Kemenkes Jambi Dikucurkan Lewat E-Purchasing
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

Jamaah Haji Jambi Pulang Bertahap Mulai 16 Juni 2026, Kloter BTH 13 Jadi Rombongan Pertama

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:00 WIB

Kemenhaj Minta Jamaah Haji Indonesia Jaga Ketat Paspor Saat Fase Kepulangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kemenhaj Jambi Terapkan Skema Ringkas Kepulangan Jamaah Haji 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

CRJ Glow Night Run 2026 di CitraRaya Jambi Sukses Digelar, 500 Peserta Ramaikan Fun Run 5 Kilometer

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:00 WIB

Polsek Tungkal Ilir Amankan Jalan Santai Waisak di Kuala Tungkal

Berita Terbaru