Jemaah Haji Jambi Wafat di Mina, Ini Kronologi dan Penyebab Medisnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasrullah Ismail Sabri (54), meninggal dunia di Mina, Arab Saudi.( Poto : jambiekspres.co.id )

Nasrullah Ismail Sabri (54), meninggal dunia di Mina, Arab Saudi.( Poto : jambiekspres.co.id )

Jambi, oegopost.id – Seorang jemaah haji asal Jambi, Nasrullah Ismail Sabri (54), meninggal dunia di Mina, Arab Saudi. Peristiwa jemaah haji Jambi wafat ini terjadi saat rangkaian ibadah haji 2026 berlangsung di tengah aktivitas padat jemaah.

Petugas mencatat almarhum meninggal pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 11.45 Waktu Arab Saudi di Markaz 70 Mina.

Almarhum tergabung dalam Kloter BTH-24 Embarkasi Batam dan berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dengan kejadian ini, jumlah jemaah asal Jambi yang meninggal selama musim haji tahun ini menjadi tiga orang.

Kondisi Saat Kejadian di Mina

Nasrullah berada di area pemondokan Mina ketika kondisi kesehatannya menurun. Petugas kesehatan haji langsung memantau kondisi almarhum setelah muncul tanda-tanda lemah.

Tim medis kemudian melakukan penanganan, namun kondisi jantungnya terus memburuk dalam waktu singkat. Almarhum mengembuskan napas terakhir di lokasi setelah kondisi kritis tidak tertangani.

Misi Medis Haji Indonesia kemudian mencatat seluruh keterangan dalam Certificate of Death sebagai dokumen resmi penyebab kematian.

Penyebab Medis: Gagal Jantung Akut

Dokter yang menangani, dr. Melly Suryani, menjelaskan bahwa jantung almarhum mengalami gangguan berat yang terjadi secara mendadak. Ia menyebut kondisi itu sebagai Acute Decompensated Heart Failure atau gagal jantung akut.

Baca Juga :  Polda Jambi Larang Live Streaming Saat Bertugas, Tekankan Disiplin Anggota

“Kondisi ini membuat jantung kehilangan kemampuan memompa darah dengan baik, sehingga tubuh tidak mendapat suplai oksigen yang cukup,” jelasnya.

Gangguan tersebut juga muncul akibat aritmia atau gangguan irama jantung. Kondisi ini memperburuk kerja jantung hingga akhirnya menyebabkan kegagalan fungsi organ.

Sebelumnya, almarhum memiliki riwayat Congestive Heart Failure atau gagal jantung kronis. Penyakit ini sudah berlangsung lama dan membuat kondisi fisiknya lebih rentan saat menjalani aktivitas ibadah yang cukup padat di Tanah Suci.

Tim medis tidak menemukan penyakit penyerta lain di luar gangguan jantung tersebut.

Respons Petugas dan Pemerintah

Petugas haji Indonesia bersama pemerintah daerah langsung menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan doa dan dukungan untuk keluarga.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Yayasan Batang Hari Tunjuk Pj Rektor Unbari Baru

Ia juga menegaskan bahwa petugas haji terus menjaga kesehatan seluruh jemaah selama rangkaian ibadah berlangsung. Pengawasan dilakukan terutama di lokasi padat seperti Mina untuk mengurangi risiko kesehatan.

Badal Haji untuk Almarhum

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan pemerintah akan melaksanakan badal haji untuk almarhum. Program ini menggantikan ibadah haji yang belum sempat selesai oleh jemaah.

PPIH menegaskan bahwa keluarga tidak perlu khawatir karena seluruh proses badal haji berjalan sesuai ketentuan resmi. Petugas juga menghubungi pihak keluarga di Indonesia untuk memberikan informasi lengkap dan dukungan emosional.

Di sisi lain, petugas haji terus memantau kondisi jemaah lain di Mina. Mereka mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan, cukup istirahat, dan menghindari aktivitas berat di tengah cuaca panas.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kondisi kesehatan sangat berpengaruh selama pelaksanaan ibadah haji. Petugas terus berupaya memberikan layanan terbaik agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Doa Bersama di Sungai Ning, Alfin Serahkan Ambulans untuk Warga
Tender Rekonstruksi Jalan Latsitarda Bungo Masuk Tahap Evaluasi, Ini Fakta Lengkapnya
HKTI Jambi Soroti Harga TBS Sawit, Dorong Tata Niaga Lebih Adil
Arus Kendaraan JTTS Tembus 135 Ribu Saat Libur Panjang, Ini Ruas Tersibuk
80 Saksi Diperiksa, Kejati Jambi Bongkar Dugaan Korupsi Lahan Ujung Jabung
Jambi Alami Pemadaman Listrik, Ini Wilayah yang Terdampak 28 Mei 2026
Tragedi di Sungai Gelam, Satu Keluarga Tewas Usai Kecelakaan Beruntun di Jalan Jambi–Petaling
Harga Sawit Turun Tajam, KNARA Desak Pemprov Panggil Perusahaan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:30 WIB

Doa Bersama di Sungai Ning, Alfin Serahkan Ambulans untuk Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:37 WIB

Jemaah Haji Jambi Wafat di Mina, Ini Kronologi dan Penyebab Medisnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:22 WIB

Tender Rekonstruksi Jalan Latsitarda Bungo Masuk Tahap Evaluasi, Ini Fakta Lengkapnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00 WIB

HKTI Jambi Soroti Harga TBS Sawit, Dorong Tata Niaga Lebih Adil

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:00 WIB

Arus Kendaraan JTTS Tembus 135 Ribu Saat Libur Panjang, Ini Ruas Tersibuk

Berita Terbaru

Aktivitas PETI di belakang SMAN 8 Bungo yang didemo guru dan siswa ( Poto : jambione.com )

Nasional

ESDM Tangani 7 Kasus Tambang Ilegal, Negara Rugi Rp857 Miliar

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:30 WIB