Sarolangun, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Sarolangun menetapkan Pilkades serentak 2026 di 39 desa dengan fokus utama pada kelancaran, keamanan, dan koordinasi lintas pihak. Agenda pemilihan kepala desa serentak ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut stabilitas di tingkat desa.
Bupati Sarolangun, Hurmin menegaskan bahwa semua pihak harus menjaga situasi tetap kondusif selama proses Pilkades berlangsung di wilayah Kabupaten Sarolangun.
Forkopimda dan Pemda Sepakat Kawal Pilkades
Pemerintah daerah bersama Forkopimda Sarolangun langsung menyepakati langkah pengamanan dan pengawasan Pilkades melalui penandatanganan nota kesepahaman pada 25 Mei 2026.
Forkopimda Sarolangun bersama pemerintah kabupaten berkomitmen memperkuat koordinasi dari tingkat kabupaten hingga desa agar seluruh tahapan berjalan lancar.
Hurmin menyampaikan bahwa semua unsur harus aktif berperan dalam menjaga situasi.
“Kita minta semua pihak bekerja bersama, mulai dari kabupaten, kecamatan, sampai desa supaya Pilkades berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Jadwal Pilkades Resmi 29 Oktober 2026
Pemerintah daerah menetapkan 29 Oktober 2026 sebagai hari pemungutan suara Pilkades serentak.
Dengan jadwal ini, desa-desa peserta mulai menyiapkan berbagai tahapan teknis dan administrasi sejak jauh hari.
Hurmin meminta seluruh pihak menjaga komunikasi dan koordinasi agar tidak terjadi kendala di lapangan.
“Kami ingin semua proses berjalan lancar. Kuncinya ada di kerja sama dan kesiapan semua pihak,” katanya.
DPMD Fokus pada Teknis Pelaksanaan
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sarolangun memegang peran penting dalam mengatur teknis pelaksanaan Pilkades.
DPMD mengatur sosialisasi, memberikan pemahaman aturan, serta memastikan semua tahapan sesuai ketentuan.
Selain itu, DPMD juga mendorong partisipasi masyarakat agar pemilih memahami proses dan datang ke TPS dengan tertib.
Harapan Pemimpin Desa yang Berkualitas
Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap Pilkades 2026 melahirkan kepala desa yang benar-benar dipilih masyarakat dan mampu bekerja untuk kemajuan desa.
Hurmin menekankan bahwa Pilkades bukan sekadar proses memilih, tetapi juga momen memperkuat demokrasi di tingkat desa.
“Harapan kami, desa mendapat pemimpin yang bisa membawa perubahan nyata,” ujarnya.
Dengan kerja sama semua pihak, pemerintah optimistis Pilkades serentak ini berjalan aman, tertib, dan memberi manfaat bagi masyarakat desa.(ar)









