Tebo Siapkan SNT, Proyek Sekolah Terpadu Mulai Bergerak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tebo bersiap membangun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)( ilustrasi poto : chatGPT ).

Kabupaten Tebo bersiap membangun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)( ilustrasi poto : chatGPT ).

Tebo, oegopost.id – Kabupaten Tebo menyiapkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), proyek pendidikan terpadu dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen yang akan menyatukan semua jenjang pendidikan dalam satu kawasan.

Pemerintah daerah menargetkan Sekolah Nasional Terintegrasi Tebo ini menjadi pusat pendidikan modern yang lebih mudah diakses masyarakat.

Program ini menggabungkan pendidikan PAUD hingga SMA/SMK dalam satu lingkungan terpadu. Pemerintah berharap sistem ini bisa membuat proses belajar lebih efisien dan terarah.

Pemerintah Kabupaten Tebo mulai mematangkan rencana pembangunan SNT. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berkoordinasi agar seluruh syarat yang diminta pemerintah pusat segera lengkap.

Lahan Sudah Siap dan Hampir Lengkap

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tebo, Haryadi, menyebut seluruh syarat utama pembangunan sudah hampir selesai. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan dan dokumen pendukung.

“Semua syarat sudah hampir lengkap, mulai dari lahan sampai administrasi,” kata Haryadi.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jambi 31 Mei 2026: BMKG Sebut Satu Wilayah Hujan Ringan

Tim teknis juga memastikan luas lahan mencapai sekitar 20 hektare. Mereka memilih lokasi dalam satu hamparan agar proses pembangunan lebih mudah dan terarah.

Lokasi di Rimbo Bujang

Pemerintah menetapkan Desa Tegal Arum, Unit 5, Kecamatan Rimbo Bujang Desa Tegal Arum sebagai lokasi pembangunan SNT. Wilayah ini dinilai strategis untuk pengembangan kawasan pendidikan jangka panjang.

Dari empat bidang lahan yang di siapkan, pemerintah sudah menyelesaikan sertifikat dua bidang atas nama desa. Sementara dua bidang lain masih dalam proses administrasi di Badan Pertanahan Nasional Badan Pertanahan Nasional.

Pihak BPN juga memberikan keterangan bahwa proses pengurusan dokumen berjalan sesuai ketentuan. Tim di lapangan terus melengkapi persyaratan agar semua lahan siap digunakan.

Konsep Sekolah Satu Kawasan

SNT Tebo mengusung konsep pendidikan satu kawasan yang menyatukan semua jenjang. Sekolah ini akan menampung siswa dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK dalam satu lingkungan.

Baca Juga :  WWF Perkuat Restorasi Bukit Tigapuluh Berbasis Warga Tebo

Pemerintah menyiapkan fasilitas pendidikan modern untuk mendukung proses belajar. Mereka juga ingin menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman dan terintegrasi.

“Program ini kami harapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Tebo,” ujar Haryadi.

Sistem ini juga memudahkan siswa melanjutkan pendidikan tanpa harus berpindah lokasi terlalu jauh.

Target Mulai 2026

Pemerintah Kabupaten Tebo menargetkan pembangunan SNT mulai berjalan pada 2026. Mereka terus menuntaskan seluruh persiapan agar proyek bisa segera masuk tahap konstruksi.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai lebih dari Rp260 miliar Kemendikdasmen. Namun, pemerintah pusat tetap menentukan angka final sesuai perencanaan nasional.

Pemkab Tebo hanya menyiapkan lahan dan mendukung administrasi sebagai bagian dari kewajiban daerah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bunda PAUD Jambi Dorong Deteksi Dini Disleksia Anak Saat Tinjau MPLS
Kemenkum Jambi Turun Langsung Cicipi Kopi Arabika Kerinci
Hari Bakti Adhyaksa Tebo: Bupati Dorong Penegakan Hukum Humanis
UIN Jambi Gelar Pelatihan Bendahara demi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Pascasarjana UNJA Mantapkan Pengukuran CPL dan Kurikulum OBE
KSR PMI UNJA Gelar Lomba Ketangkasan Palang Merah ke-10 Tahun 2026
14 Mahasiswa Bersaing Ketat di Grand Final Duta Kampus UNJA 2026
Banggar DPRD dan TAPD Jambi Sepakat Batalkan Anggaran Rp57 Miliar
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:30 WIB

Bunda PAUD Jambi Dorong Deteksi Dini Disleksia Anak Saat Tinjau MPLS

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:15 WIB

Kemenkum Jambi Turun Langsung Cicipi Kopi Arabika Kerinci

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WIB

Hari Bakti Adhyaksa Tebo: Bupati Dorong Penegakan Hukum Humanis

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:00 WIB

UIN Jambi Gelar Pelatihan Bendahara demi Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:00 WIB

KSR PMI UNJA Gelar Lomba Ketangkasan Palang Merah ke-10 Tahun 2026

Berita Terbaru

Pengawasan Kopi Kerinci Jambi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi berlangsung unik di Kabupaten Kerinci pada Rabu (22/7/2026).(poto: jamberita.com).

Bisnis

Kemenkum Jambi Turun Langsung Cicipi Kopi Arabika Kerinci

Kamis, 23 Jul 2026 - 08:15 WIB