Jambi, oegopost.id – Lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi berubah jadi pusat keramaian saat perayaan HUT Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625, Sabtu (23/5/2026). Di tengah suasana meriah itu, isu TPS liar Kota Jambi justru menjadi perhatian utama Wali Kota Jambi, Maulana.
Sejak pagi, ratusan ASN, unsur Forkopimda, TNI-Polri, hingga masyarakat memadati lokasi acara. Pemerintah Kota Jambi menggelar berbagai lomba tradisional antar-OPD untuk mempererat kekompakan pegawai sekaligus menghidupkan suasana perayaan.
Namun di balik kemeriahan tersebut, Pemkot Jambi juga membawa pesan penting soal kebersihan lingkungan dan penataan kota.
Maulana Targetkan 300 TPS Liar Dibersihkan
Dalam sambutannya, Maulana menegaskan persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kota Jambi. Karena itu, pemerintah mulai mempercepat penataan tempat pembuangan sampah liar yang selama ini muncul di pinggir jalan dan kawasan protokol.
Menurutnya, keberadaan TPS liar membuat wajah kota terlihat semrawut dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Tidak boleh lagi ada warga membuang sampah sembarangan, termasuk ke TPS di pinggir jalan protokol. Sampai akhir tahun lebih dari 300 TPS liar akan kita bersihkan,” kata Maulana.
Ia menjelaskan, lokasi bekas TPS liar nantinya akan diubah menjadi taman atau ruang yang lebih bermanfaat bagi warga.
Langkah itu menjadi bagian dari Program Kampung Bahagia yang saat ini terus diperkuat Pemerintah Kota Jambi.
Program Kampung Bahagia Jadi Andalan
Program Kampung Bahagia tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan tempat tinggal masing-masing.
Pemkot Jambi ingin membangun pola pengelolaan sampah yang lebih tertata dan modern. Salah satunya lewat sistem pengangkutan sampah langsung dari rumah ke rumah.
Maulana mengatakan pembangunan kota tidak bisa berjalan hanya mengandalkan kepala daerah. Semua pihak, mulai dari ASN hingga masyarakat, harus ikut terlibat.
“Wali Kota tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus bergerak bersama sampai ke masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan itu langsung mendapat respons positif dari peserta kegiatan. Banyak ASN menilai langkah penertiban TPS liar memang sudah lama dinantikan warga.
Lomba Antar-OPD Bikin Suasana Cair
Selain menyampaikan program pembangunan, Pemkot Jambi juga menghadirkan suasana santai lewat berbagai perlombaan tradisional.
Beberapa lomba yang paling menarik perhatian yakni tarik tambang, makan kerupuk, tangkap belut, mancing botol, estafet sarung hingga gebuk guling.
Gelak tawa peserta dan sorakan penonton membuat suasana kantor pemerintahan terasa berbeda dari biasanya.
Maulana menyebut kegiatan seperti itu penting untuk memperkuat hubungan antarpegawai agar koordinasi kerja semakin baik.
“Kita ingin seluruh ASN lebih akrab. Jadi suasana kerja juga lebih kompak dan menyenangkan,” katanya.
Menurutnya, kekompakan antar-OPD akan berdampak langsung terhadap pelayanan publik yang lebih maksimal.
HUT Kota Jambi Lebih Dekat dengan Warga
Perayaan HUT Kota Jambi tahun ini terasa lebih hidup karena tidak hanya berisi upacara dan kegiatan formal. Pemkot mencoba menghadirkan acara yang dekat dengan masyarakat sekaligus membawa pesan perubahan.
Tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” menjadi gambaran arah pembangunan yang ingin dicapai pemerintah daerah.
Di satu sisi, pemerintah ingin membangun kota yang lebih modern. Di sisi lain, kebersamaan dan partisipasi masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam proses pembangunan tersebut.
Kehadiran masyarakat di lokasi acara juga menunjukkan antusiasme terhadap perayaan hari jadi Kota Jambi.
Banyak warga berharap penataan TPS liar benar-benar berjalan sesuai rencana agar lingkungan kota terlihat lebih bersih dan nyaman.
Penutup
Perayaan HUT Kota Jambi bukan sekadar ajang hiburan bagi ASN dan masyarakat. Pemerintah Kota Jambi memanfaatkan momentum itu untuk menegaskan komitmen terhadap kebersihan lingkungan dan penataan kota.
Target membersihkan ratusan TPS liar menjadi salah satu langkah besar yang kini ditunggu realisasinya oleh warga. Jika berjalan maksimal, program tersebut bisa mengubah wajah Kota Jambi menjadi lebih rapi, bersih dan nyaman.(ar)









