Muaro Jambi Perkuat Logistik Hadapi Ancaman Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala dinas, Rossa Candra Budy( Poto : jambiekspres.co.id )

Kepala dinas, Rossa Candra Budy( Poto : jambiekspres.co.id )

Muaro Jambi, oegopost.id  – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memperkuat kesiapsiagaan bencana Muaro Jambi untuk menghadapi potensi banjir, longsor, angin kencang, hingga karhutla di masa peralihan musim.

Pemerintah langsung menyiapkan logistik, perlengkapan pengungsian, dan memperkuat koordinasi agar penanganan bencana bisa lebih cepat di lapangan.

Stok Pangan Sudah Disiapkan

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Muaro Jambi sudah menyiapkan kebutuhan pangan untuk kondisi darurat.

Kepala dinas, Rossa Candra Budy, menyebut pemerintah menyiapkan 4 ton beras, serta masing-masing 800 kilogram gula pasir dan minyak goreng.

“Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap jadi prioritas utama kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Penurunan Air Danau Toba 1,6 Meter Picu Kematian Massal Ikan

Pemerintah menyiapkan stok ini agar warga tetap bisa mengakses makanan saat bencana menghambat distribusi barang.

Perlengkapan Pengungsian Siap Pakai

Selain pangan, pemerintah juga menyiapkan kasur, selimut, terpal, dan tenda pengungsian.

Petugas menempatkan semua perlengkapan tersebut agar bisa langsung digunakan saat evakuasi terjadi.

Warga yang harus mengungsi bisa langsung mendapatkan tempat dan fasilitas dasar tanpa menunggu lama.

Koordinasi dan Pemantauan Cuaca Diperketat

Pemkab Muaro Jambi memperkuat koordinasi antarinstansi untuk mempercepat penanganan bencana di lapangan.

Tim gabungan menyiapkan jalur distribusi bantuan melalui darat dan sungai sesuai kondisi wilayah.

Baca Juga :  Serapan Pupuk Subsidi Melonjak 38 Persen, Akses Petani Kini Lebih Mudah

Pemerintah juga terus memantau informasi cuaca dari BMKG agar bisa mengambil langkah cepat saat potensi cuaca ekstrem muncul.

Pemerintah daerah menekankan pentingnya kecepatan respons dalam penanganan bencana.

Tim di lapangan bergerak lebih cepat untuk mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan.

Rossa menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama.

“Kami terus memperkuat sinergi agar bantuan sampai lebih cepat ke masyarakat,” katanya.

Penutup

Pemkab Muaro Jambi terus menyiapkan logistik, perlengkapan darurat, dan koordinasi lintas sektor untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Pemerintah juga mengajak masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Doa Bersama di Sungai Ning, Alfin Serahkan Ambulans untuk Warga
Jemaah Haji Jambi Wafat di Mina, Ini Kronologi dan Penyebab Medisnya
Tender Rekonstruksi Jalan Latsitarda Bungo Masuk Tahap Evaluasi, Ini Fakta Lengkapnya
HKTI Jambi Soroti Harga TBS Sawit, Dorong Tata Niaga Lebih Adil
Arus Kendaraan JTTS Tembus 135 Ribu Saat Libur Panjang, Ini Ruas Tersibuk
80 Saksi Diperiksa, Kejati Jambi Bongkar Dugaan Korupsi Lahan Ujung Jabung
Jambi Alami Pemadaman Listrik, Ini Wilayah yang Terdampak 28 Mei 2026
Tragedi di Sungai Gelam, Satu Keluarga Tewas Usai Kecelakaan Beruntun di Jalan Jambi–Petaling
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:30 WIB

Doa Bersama di Sungai Ning, Alfin Serahkan Ambulans untuk Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:37 WIB

Jemaah Haji Jambi Wafat di Mina, Ini Kronologi dan Penyebab Medisnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:22 WIB

Tender Rekonstruksi Jalan Latsitarda Bungo Masuk Tahap Evaluasi, Ini Fakta Lengkapnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00 WIB

HKTI Jambi Soroti Harga TBS Sawit, Dorong Tata Niaga Lebih Adil

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:00 WIB

Arus Kendaraan JTTS Tembus 135 Ribu Saat Libur Panjang, Ini Ruas Tersibuk

Berita Terbaru

Aktivitas PETI di belakang SMAN 8 Bungo yang didemo guru dan siswa ( Poto : jambione.com )

Nasional

ESDM Tangani 7 Kasus Tambang Ilegal, Negara Rugi Rp857 Miliar

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:30 WIB