179 ASN Bungo Pensiun, Pemkab Siapkan Strategi Layanan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bungo ( Poto : istimewa ).

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bungo ( Poto : istimewa ).

Bungo, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Bungo menghadapi pensiunnya 179 aparatur sipil negara (ASN) yang tersebar di berbagai sektor.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah menyiapkan strategi agar pelayanan publik tetap berjalan tanpa gangguan.

Sebanyak 179 ASN di Kabupaten Bungo akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Mayoritas pegawai yang pensiun berasal dari sektor pendidikan, terutama guru.

Kepala Bidang Pengangkatan dan Pemberhentian BKPSDM Kabupaten Bungo dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bungo, Afrizal Nurdin, menjelaskan bahwa kondisi ini perlu segera ditangani agar tidak mengganggu layanan publik.

“Jumlah ASN yang pensiun mencapai 179 orang. Terdiri dari 15 pejabat struktural, 93 guru, 15 tenaga kesehatan, dan 56 tenaga teknis,” kata Afrizal, Rabu (20/5/2026).

Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan merasakan dampak paling besar karena banyak guru yang berhenti bekerja.

Pemerintah daerah harus segera mengatur ulang distribusi tenaga agar proses belajar tetap berjalan.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelorakan Gerakan Bersih Lingkungan Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Strategi Pemkab Bungo Perkuat Layanan

BKPSDM Bungo menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga kualitas layanan publik. Mereka memperbaiki alur kerja di setiap organisasi perangkat daerah agar lebih efisien.

Afrizal menekankan pentingnya perubahan pola kerja di lingkungan pemerintahan. Ia meminta setiap unit kerja menjalankan sistem yang lebih ringkas dan efektif.

“Pemerintah daerah menyusun proses bisnis dan membangun budaya kerja yang lebih efisien,” ujarnya.

Selain itu, BKPSDM memindahkan pegawai antarunit kerja untuk menutup kekurangan tenaga di sektor tertentu. Langkah ini membantu menjaga keseimbangan kebutuhan ASN di lapangan.

Pemerintah juga mempercepat pemanfaatan teknologi informasi. Digitalisasi layanan membantu ASN bekerja lebih cepat dan mengurangi beban kerja manual.

Tantangan Rekrutmen CPNS di Bungo

Pemerintah Kabupaten Bungo belum bisa membuka banyak formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam waktu dekat. Kondisi ini terjadi karena beban belanja pegawai masih tinggi.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Pimpin Serah Terima Jabatan Kasrem dan Kasipers di Jambi

Saat ini, belanja pegawai mencapai sekitar 37 persen dari total APBD. Angka ini masih lebih tinggi dari batas ideal yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar 30 persen.

Afrizal menjelaskan bahwa kondisi tersebut membuat daerah belum memungkinkan mengajukan formasi CPNS tahun 2027.

Data kepegawaian yang dikirimkan ke Badan Kepegawaian Negara terus diperbarui untuk memetakan kebutuhan ASN secara nasional.

Meski begitu, pemerintah daerah tetap menyiapkan usulan kebutuhan pegawai sebagai langkah antisipasi jika pemerintah pusat membuka rekrutmen baru.

Penutup

Pensiunnya 179 ASN menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Bungo. Pemerintah daerah kini mengandalkan efisiensi kerja, redistribusi pegawai, dan digitalisasi layanan untuk menjaga kualitas pelayanan publik.

Dengan langkah ini, Pemkab Bungo berharap layanan masyarakat tetap berjalan stabil meski jumlah ASN terus berkurang.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Mantan Rektor Unja Kemas Arsyad Somad Meninggal, Dunia Pendidikan Jambi Berduka
PHI Tanam 1.000 Mangrove dan Lamun di Pulau Pari untuk Karbon Biru
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031

Berita Terbaru