Pemkab Bungo Operasikan Dua Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bungo mengoperasikan dua dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir di Kecamatan Bathin III, Bungo Dani, dan Pasar Muaro Bungo.( Poto ANTARA ).

Pemkab Bungo mengoperasikan dua dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir di Kecamatan Bathin III, Bungo Dani, dan Pasar Muaro Bungo.( Poto ANTARA ).

Bungo, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, terus mempercepat penanganan banjir yang merendam ribuan rumah warga di tiga kecamatan. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah daerah ialah mengoperasikan dua dapur umum korban banjir untuk memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak banjir.

Kepala Pelaksana BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, Zainadi mengatakan pemerintah telah mendirikan dapur umum sejak dua hari terakhir.

Pemerintah menyiapkan dapur tersebut agar warga tetap mendapatkan makanan siap saji selama aktivitas mereka terganggu akibat banjir.

“Sudah dua hari kita dirikan tempat masak bantuan pemerintah untuk warga yang terdampak banjir,” kata Zainadi di Bungo, Sabtu.

Dapur Umum Berdiri di Dua Lokasi Strategis

Pemerintah Kabupaten Bungo mendirikan dapur umum pertama di Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muaro Bungo.

Sementara dapur umum kedua beroperasi di Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani. Pemerintah memilih dua lokasi tersebut karena berada dekat dengan kawasan terdampak banjir.

Baca Juga :  Banjir Simpang Empat Kenali Rendam Kota Baru Jambi, Lalu Lintas Tersendat Parah Usai Hujan Deras

Dinas Sosial Kabupaten Bungo mengalokasikan anggaran penanggulangan bencana untuk mendukung operasional dapur umum.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan bersama Bulog memasok kebutuhan beras dan bahan pangan lainnya.

Petugas gabungan dari pemerintah daerah, TNI, Polri, serta warga setempat mengelola dapur umum secara bersama-sama.

Setiap hari, dua dapur tersebut mampu memproduksi sekitar 4.000 porsi makanan untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak.

Aktivitas Warga Belum Kembali Normal

Hingga saat ini, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kecamatan Bathin III, Kecamatan Bungo Dani, dan Kecamatan Pasar Muaro Bungo.

Meski debit air mulai berangsur surut, warga belum dapat menjalankan aktivitas secara normal.

Genangan air masih menutupi rumah dan halaman warga dengan ketinggian rata-rata mencapai lutut orang dewasa.

Kondisi itu membuat banyak warga memilih bertahan di rumah sambil menunggu air benar-benar surut.

Baca Juga :  Kemenkum Jambi Dorong Sentra KI Kampus di Muara Bulian

Berdasarkan data sementara BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, banjir telah merendam sekitar 1.436 rumah warga.

Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga satu meter, terutama di kawasan sekitar Sungai Batang Bungo.

Pemerintah Siagakan Alat Berat dan Perahu Karet

Selain mendirikan dapur umum, pemerintah daerah juga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan.

Tim gabungan menempatkan tiga alat berat di titik rawan longsor guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya tanah longsor akibat curah hujan tinggi.

BPBD Kabupaten Bungo juga menyiagakan perahu karet untuk membantu proses evakuasi jika kondisi banjir kembali meningkat.

Hingga Sabtu sore, hujan masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bungo.

Zainadi menegaskan seluruh tim gabungan tetap bersiaga di lapangan untuk memantau perkembangan situasi banjir dan memastikan bantuan kepada masyarakat berjalan lancar.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional
Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13
Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:00 WIB

PWI Jambi Benahi Data Anggota, Ridwan Agus Targetkan Organisasi Makin Profesional

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:22 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Apresiasi Sunatan Massal Minker-JS ke-13

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Berita Terbaru