Prabowo Perkuat Stok Pangan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan ketahanan pangan Indonesia menjadi fokus utama pemerintah melalui pengelolaan stok Bulog, pengembangan koperasi desa, dan kebijakan strategis menghadapi krisis pangan global.( Poto : ANTARA ).

Penguatan ketahanan pangan Indonesia menjadi fokus utama pemerintah melalui pengelolaan stok Bulog, pengembangan koperasi desa, dan kebijakan strategis menghadapi krisis pangan global.( Poto : ANTARA ).

Jakarta, oegopost.id – Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah memperkuat stok ketahanan pangan Indonesia. Langkah ini dinilai penting di tengah ketidakpastian krisis global.

Ia menyampaikan hal itu saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur.

Acara tersebut juga diikuti secara daring dari Jakarta pada Sabtu. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti kondisi pangan dunia yang masih tertekan konflik di berbagai wilayah.

Stok Beras Aman, Permintaan Ekspor Meningkat

Prabowo menyebut stok beras Indonesia masih aman. Ia menilai pasokan dalam negeri cukup untuk kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, ia melihat permintaan dari luar negeri justru meningkat.

Beberapa negara mulai mencari pasokan pangan dari Indonesia. Hal ini terjadi karena sejumlah negara membatasi ekspor mereka.

Baca Juga :  Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Sungai Penuh, Wako Hadiri Rakor

India dan Bangladesh termasuk yang memperketat ekspor untuk menjaga kebutuhan dalam negeri.

Meski begitu, Prabowo meminta pemerintah tetap berhati-hati. Ia menegaskan kebutuhan rakyat harus menjadi prioritas utama.

Pemerintah tidak boleh mengutamakan ekspor jika stok dalam negeri belum kuat.

Kemandirian Pangan Jadi Fokus Pemerintah

Presiden menekankan pentingnya kemandirian pangan. Ia ingin Indonesia tidak bergantung pada impor. Ia juga menyebut keberhasilan pangan nasional lahir dari kerja banyak pihak.

Petani memegang peran utama dalam produksi pangan. TNI dan Polri juga ikut membantu di lapangan. Kolaborasi ini memperkuat ketahanan pangan nasional.

Prabowo menegaskan kebijakan pangan tidak hanya soal harga murah. Ia menilai yang lebih penting adalah ketersediaan pangan yang stabil. Negara harus mampu memenuhi kebutuhan rakyat sendiri.

Baca Juga :  Shrinkflation Kenaikan Harga Plastik Picu Pengurangan Isi Produk

Koperasi Desa Didorong Perkuat Ekonomi Pangan

Presiden juga menyoroti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menyebut koperasi ini dapat memperkuat distribusi pangan.

Koperasi juga membantu petani menjual hasil panen.

Pemerintah telah menyiapkan 1.061 koperasi yang siap berjalan. Terdiri dari 530 unit di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah.

Hingga pertengahan Mei 2026, pemerintah juga membangun ribuan gerai koperasi.

Targetnya mencapai 80.000 gerai dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah melalui BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara juga memperluas pembangunan koperasi baru.

Sekitar 30.000 koperasi ditargetkan beroperasi penuh pada Agustus 2026.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama
Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil
Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global
Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh
Potensi Energi Terbarukan Jambi Jadi Sorotan di Seminar Nasional Electrical Fair 2026 UNJA
Harga Kentang Kayu Aro Anjlok Saat Panen Raya, Petani Kerinci Keluhkan Penurunan Pendapatan
PEP Jambi dan SKK Migas Sumbagsel Perkuat Transparansi Lewat Media Field Trip Bersama Jurnalis Migas
Polri Awasi Harga TBS Sawit di Jambi, Selisih Harga Capai Rp831 per Kg dan Rugikan Petani Swadaya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:59 WIB

Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:44 WIB

Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:00 WIB

Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:00 WIB

Potensi Energi Terbarukan Jambi Jadi Sorotan di Seminar Nasional Electrical Fair 2026 UNJA

Berita Terbaru

Sepanjang Mei 2026, Provinsi Jambi membukukan nilai ekspor sebesar US$194,72 juta. Nilai itu turun 5,27 persen dari US$205,55 juta pada April 2026.( ilustrasi poto : istimewa)

Bisnis

Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 81,78 Persen hingga Mei 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 21:00 WIB