Nilai Rapor Sekolah Kedinasan Jadi Penentu! Cek Syarat Masuk IPDN, STIN, dan STIS 2026 Sekarang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cek syarat nilai rapor sekolah kedinasan 2026 untuk IPDN, STIN, dan STIS. Simak ketentuan lengkap agar lolos seleksi administrasi sejak awal.( Poto : KOMPAS.com/ instagram,com/polstatstis ).

Cek syarat nilai rapor sekolah kedinasan 2026 untuk IPDN, STIN, dan STIS. Simak ketentuan lengkap agar lolos seleksi administrasi sejak awal.( Poto : KOMPAS.com/ instagram,com/polstatstis ).

Jakarta, oegopost.id – Para peminat sekolah kedinasan mulai mempersiapkan diri sejak semester genap 2026 masih berlangsung. Mereka berupaya meningkatkan nilai rapor sekolah sebagai syarat seleksi masuk.

Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan 2026. Namun, berdasarkan pola tahun sebelumnya, BKN biasanya membuka pendaftaran sekitar bulan Juni hingga Juli.

Seleksi Awal Dimulai dari Administrasi dan Nilai Akademik

BKN menetapkan bahwa setiap calon peserta harus melewati seleksi administrasi sebagai tahap pertama. Salah satu aspek penting dalam seleksi ini adalah nilai rapor dan ijazah.

Setiap sekolah kedinasan menerapkan standar nilai yang berbeda sesuai kebutuhan dan karakter pendidikan masing-masing instansi.

IPDN Tetapkan Standar Nilai untuk Calon Pamong Praja

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) membentuk calon aparatur pemerintahan yang kompeten dan berkarakter kuat di bidang kepamongprajaan.

Baca Juga :  Beasiswa MTCP Malaysia 2026 Dibuka, Peluang S2 Fully Funded di Negeri Jiran

Ketentuan IPDN:

  • Calon peserta harus memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 70,00
  • Peserta dari wilayah Papua dan daerah otonomi baru harus mencapai minimal 65,00
  • IPDN hanya menerima lulusan SMA/MA atau paket C maksimal tiga tahun terakhir

Selain nilai akademik, IPDN juga menetapkan syarat usia 16–21 tahun serta tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.

STIN Terapkan Seleksi Ketat di Bidang Intelijen Negara

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) berada di bawah Badan Intelijen Negara (BIN) dan menyiapkan lulusan yang siap bekerja di bidang keamanan nasional.

Ketentuan STIN:

  • Peserta harus memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 80
  • Alternatif lain, nilai rapor semester 1–5 minimal 75
  • Pendaftar berasal dari lulusan SMA/SMK/MA (bukan Paket C)
Baca Juga :  Redistribusi Guru PNS dan PPPK Segera Dimulai untuk Atasi Ketimpangan Pendidikan

STIN juga mewajibkan peserta memenuhi syarat fisik, kesehatan, serta komitmen tidak menikah selama masa pendidikan.

STIS Fokus pada Kemampuan Akademik Matematika dan Statistik

Politeknik Statistika STIS berada di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) dan mencetak tenaga ahli di bidang statistika dan komputasi data.

Ketentuan STIS:

  • Nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris
  • Nilai diambil dari ijazah atau rapor semester akhir
  • Terbuka untuk semua jurusan SMA/SMK/MA/MAK

STIS menekankan kemampuan numerik sebagai dasar utama seleksi calon mahasiswa.

Kesimpulan

IPDN, STIN, dan STIS sama-sama menetapkan standar nilai rapor yang tinggi sebagai bagian dari proses seleksi awal. Oleh karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan nilai akademik

sejak dini agar memiliki peluang lebih besar untuk lolos pada seleksi sekolah kedinasan 2026.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Dosen Non-PNS Mei 2026 Dibuka di Sejumlah Perguruan Tinggi
Beasiswa MTCP Malaysia 2026 Dibuka, Peluang S2 Fully Funded di Negeri Jiran
Guru Non-ASN Masuk Masa Transisi, Skema Baru Disiapkan Jelang 2027
IAIMA Jambi Kerja Sama Internasional Perluas Jaringan Lewat MoU dengan UPTM Malaysia
Bobby Nasution Dorong Kenaikan Kesejahteraan Guru PPPK Sumut Setiap Tahun
45 Soal Tes Potensi Kognitif KDKMP 2026 Lengkap Jawaban, Latihan Lolos Manajer Koperasi
Kabar Baik! Guru Ngaji Dapat Perhatian Khusus dan Beasiswa dari Kemenag
PGRI Tolak Penutupan Prodi Kependidikan, Minta Pemetaan yang Akurat
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:00 WIB

Lowongan Dosen Non-PNS Mei 2026 Dibuka di Sejumlah Perguruan Tinggi

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Beasiswa MTCP Malaysia 2026 Dibuka, Peluang S2 Fully Funded di Negeri Jiran

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:00 WIB

Guru Non-ASN Masuk Masa Transisi, Skema Baru Disiapkan Jelang 2027

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:00 WIB

IAIMA Jambi Kerja Sama Internasional Perluas Jaringan Lewat MoU dengan UPTM Malaysia

Senin, 4 Mei 2026 - 13:00 WIB

Bobby Nasution Dorong Kenaikan Kesejahteraan Guru PPPK Sumut Setiap Tahun

Berita Terbaru