Formasi Guru CASN 2026 Diajukan 400 Ribu oleh Kemendikdasmen, Ini Rinciannya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendikdasmen mengusulkan 400 ribu formasi guru CASN 2026 ke KemenPAN-RB.( Poto : Humas Kemendikdamen ).

Kemendikdasmen mengusulkan 400 ribu formasi guru CASN 2026 ke KemenPAN-RB.( Poto : Humas Kemendikdamen ).

Jakarta, oegopost.id – Kemendikdasmen mengajukan sekitar 400 ribu formasi guru ASN untuk seleksi CASN 2026 kepada Kementerian PAN-RB. Direktur Jenderal GTK Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menyampaikan bahwa kementeriannya berharap pemerintah dapat mengisi seluruh formasi tersebut dengan guru berstatus PNS.

Ia menegaskan bahwa KemenPAN-RB tetap menentukan jumlah akhir formasi yang disetujui. Karena itu, Kemendikdasmen masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Pemerintah Dorong Status PNS untuk Guru

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mendorong agar pemerintah mengangkat guru ASN dengan status PNS. Ia menilai status yang jelas akan meningkatkan kepastian karier dan kesejahteraan guru.

Nunuk juga menegaskan bahwa Kemendikdasmen mendukung penuh kebijakan tersebut agar guru tidak lagi bekerja dengan status kontrak yang tidak stabil.

Program PPPK Belum Menyelesaikan Kekurangan Guru

Kemendikdasmen telah membuka rekrutmen sekitar satu juta guru PPPK untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik. Namun, pemerintah daerah tidak sepenuhnya memperpanjang kontrak sejumlah guru PPPK karena keterbatasan anggaran.

Baca Juga :  Hutama Karya Bangun RS Adhyaksa Bali di Jembrana, Hadirkan Layanan Kesehatan Modern untuk Bali Barat

Kemendikdasmen terus meminta pemerintah daerah agar mempertahankan guru PPPK yang sudah direkrut karena sekolah masih membutuhkan tenaga pengajar.

Masih Tersisa Ratusan Ribu Guru Honorer

Nunuk mencatat masih ada sekitar 237.196 guru honorer yang belum menjadi ASN hingga akhir 2025. Ia menegaskan bahwa jumlah tersebut menjadi pekerjaan besar pemerintah dalam penyelesaian status tenaga pendidik. Ia juga menjelaskan bahwa target satu juta guru PPPK belum tercapai karena tidak semua pemerintah daerah mengusulkan kebutuhan sesuai rekomendasi pusat.

Kemendikdasmen hanya memberikan rekomendasi kebutuhan guru ASN kepada pemerintah daerah. Sementara itu, pemerintah daerah mengajukan formasi, mengangkat guru, dan mengatur redistribusi tenaga pendidik. Nunuk menjelaskan bahwa beberapa daerah menahan usulan formasi karena mereka harus membagi anggaran untuk kebutuhan lain, termasuk pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  Permendagri 6 Tahun 2026 Ubah Status PNS dan PPPK Jadi ASN di KTP dan KK

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Guru Nasional

Pemerintah melalui RPJM dan RPJP di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto memperbaiki sistem tata kelola guru. Kemendikdasmen akan mengelola pengusulan dan distribusi guru ASN, sementara pemerintah daerah tetap menjalankan fungsi pembinaan.

Kebijakan ini memungkinkan pemerintah mendistribusikan guru ke daerah yang kekurangan tenaga pendidik, bahkan lintas provinsi, serta mengatur kembali penempatan guru PPPK.

Rekrutmen CPNS Jadi Fokus Pengisian Guru Baru

Kemendikdasmen mencatat sekitar 60 ribu hingga 70 ribu guru ASN pensiun setiap tahun. Untuk mengisi kekosongan tersebut, pemerintah merencanakan rekrutmen guru baru melalui jalur CPNS. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan guru di sekolah-sekolah dan memperkuat sistem pendidikan nasional secara berkelanjutan.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Menhut Raja Juli Antoni Maksimalkan Water Bombing Padamkan Karhutla Gunung Bromo
Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB