Jalan layang Sitinjau Lauik: Pembangunan Kembali Dilanjutkan di Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah kembali melanjutkan pembangunan jalan layang Sitinjau Lauik di Sumatera Barat setelah proses pembebasan lahan berjalan lebih lancar. ( Poto :dok.detikfinance )

Pemerintah kembali melanjutkan pembangunan jalan layang Sitinjau Lauik di Sumatera Barat setelah proses pembebasan lahan berjalan lebih lancar. ( Poto :dok.detikfinance )

Sumatera Barat, oegopost.id – Pemerintah kembali melanjutkan pembangunan jalan layang Sitinjau Lauik di Sumatera Barat setelah proses pembebasan lahan berjalan lebih lancar. Tim pelaksana proyek kini mulai kembali menggerakkan aktivitas konstruksi di beberapa titik yang sebelumnya tertunda. Pihak terkait mempercepat koordinasi agar pekerjaan fisik bisa berjalan sesuai jadwal yang telah diperbarui.

Pejabat proyek menegaskan bahwa mereka mendorong percepatan pekerjaan lapangan karena jalur Sitinjau Lauik selama ini menjadi salah satu titik paling berbahaya di Sumatera Barat. Mereka juga memastikan seluruh tahapan teknis tetap mengikuti standar keselamatan konstruksi yang berlaku.

Proyek Atasi Jalur Ekstrem Padang–Solok

Pemerintah membangun jalan layang ini untuk mengatasi kondisi ekstrem pada jalur Padang–Solok yang memiliki tanjakan curam, tikungan tajam, dan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi. Kendaraan besar sering mengalami kesulitan saat melintas di kawasan ini, terutama saat cuaca buruk. Proyek jalan layang Sitinjau ini dikerjakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Baca Juga :  LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan

Melalui pembangunan jalan layang, pemerintah mengubah struktur jalan menjadi lebih landai. Tim teknis merancang jalur baru agar kendaraan bisa melintas dengan lebih stabil dan aman. Mereka juga menargetkan penurunan risiko kecelakaan secara signifikan setelah proyek ini selesai.

Skema KPBU Dorong Investasi Infrastruktur

Pemerintah menjalankan proyek ini melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Investor dan pemerintah membagi tanggung jawab pendanaan serta pelaksanaan konstruksi agar proyek berjalan lebih efisien.

Pihak pelaksana investasi terus mengawasi progres di lapangan untuk memastikan setiap tahap pembangunan sesuai dengan rencana awal. Mereka juga mendorong penyelesaian tepat waktu karena proyek ini memiliki nilai strategis bagi konektivitas Sumatera Barat.

Baca Juga :  Cara Lapor SPOP PBB-P5L di Coretax, Wajib Pajak Kini Gunakan Sistem Digital DJP

Dampak Ekonomi dan Transportasi Daerah

Pemerintah menargetkan proyek ini dapat memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Sumatera Barat. Jalur Sitinjau Lauik yang lebih aman akan mempercepat mobilitas logistik antara Padang dan daerah sekitarnya.

Pembangunan jalan layang Sitinjau diharapkan dapat memperlancar arus barang dan jasa antara Padang dan daerah sekitarnya.Aktivitas perdagangan dan pariwisata diperkirakan meningkat setelah akses transportasi menjadi lebih mudah dan aman.

Dengan kelanjutan pembangunan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di daerah rawan kecelakaan dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Berita Terbaru