Sarolangun, oegopost.id – Program Karya Bakti TNI AD Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Sarolangun, Jambi. Komandan Korem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin, membuka langsung kegiatan tersebut di Lapangan Gunung Kembang, Jumat (29/5/2026).
Program ini akan berlangsung hingga 28 Juli 2026. TNI AD menggandeng pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara pembukaan dihadiri Bupati Sarolangun, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.
TNI AD Perkuat Pembangunan di Daerah
Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa Karya Bakti TNI AD menjadi bukti kehadiran TNI di tengah masyarakat. Melalui program ini, TNI ikut membantu pemerintah mempercepat pembangunan di berbagai wilayah.
Menurutnya, TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara. TNI juga berperan mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI AD di tengah rakyat, tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai solusi dan motor penggerak pembangunan bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat,” kata Nyamin.
Ia berharap seluruh pihak mendukung program tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
Fokus pada Infrastruktur dan Air Bersih
TNI AD menetapkan sejumlah sasaran fisik dalam program tahun ini. Fokus utamanya ialah meningkatkan kualitas fasilitas yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
Tim pelaksana akan memperbaiki infrastruktur jalan untuk memperlancar mobilitas warga. Selain itu, mereka juga akan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Program ini juga mencakup pembangunan rumah tidak layak huni atau RTLH. TNI AD menargetkan bantuan tersebut untuk warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak.
Selain itu, personel TNI akan membangun sumur bor di beberapa lokasi. Langkah ini bertujuan membantu warga memperoleh akses air bersih yang lebih mudah.
TNI juga akan membangun fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). Beberapa fasilitas umum yang membutuhkan perbaikan juga masuk dalam daftar pekerjaan.
Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan
Selain pembangunan fisik, TNI AD menyiapkan berbagai kegiatan sosial. Program tersebut menyasar kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Tim kesehatan akan menggelar operasi katarak dan donor darah. Mereka juga akan memberikan layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
TNI AD turut menyalurkan bantuan nutrisi untuk membantu mencegah stunting pada anak. Upaya ini mendukung program peningkatan kualitas kesehatan keluarga.
Selain itu, panitia akan membagikan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga.
Program nonfisik lainnya meliputi penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan. TNI juga mengajak warga mengikuti kegiatan gotong royong lingkungan.
Gotong Royong Jadi Kunci Keberhasilan
Brigjen TNI Nyamin menilai pembangunan akan berjalan lebih cepat jika semua pihak bekerja bersama. Karena itu, ia mengajak pemerintah, aparat, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi.
Menurutnya, semangat gotong royong merupakan kekuatan besar yang di miliki bangsa Indonesia. Semangat tersebut perlu terus di jaga dan di terapkan dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Dengan kerja sama yang baik, program Karya Bakti TNI AD di harapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sarolangun.
Penyerahan Sembako Awali Rangkaian Kegiatan
Setelah upacara pembukaan selesai, Brigjen TNI Nyamin menyerahkan paket sembako kepada warga penerima manfaat. Penyerahan bantuan itu menandai di mulainya rangkaian kegiatan Karya Bakti TNI AD 2026.
Selama dua bulan ke depan, TNI AD bersama pemerintah daerah akan menjalankan berbagai program yang telah di siapkan. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.(ar)









