Kejati Jambi Dalami Dugaan Penjualan Lahan Betung Kumpeh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejati Jambi menindaklanjuti laporan dugaan penjualan lahan di kawasan hutan produksi Betung–Kumpeh, Muaro Jambi.( Poto : ANTARA News Jambi )

Kejati Jambi menindaklanjuti laporan dugaan penjualan lahan di kawasan hutan produksi Betung–Kumpeh, Muaro Jambi.( Poto : ANTARA News Jambi )

Jambi, oegopost.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menerima laporan terkait dugaan penjualan lahan hutan produksi Betung Kumpeh di Muaro Jambi. Setelah menerima laporan itu, Kejati langsung mengumpulkan data dan informasi untuk menelusuri kasus tersebut.

Kejati Jambi menerima laporan terkait dugaan penjualan lahan Betung Kumpeh di kawasan hutan produksi Muaro Jambi.

Kejati Jambi Dalami Kasus Lahan Betung Kumpeh

Tim Kejati Jambi mendalami kasus dugaan penjualan lahan Betung Kumpeh dengan mengumpulkan data dan keterangan. Penyidik menelusuri apakah lahan masuk kawasan hutan produksi aktif atau berada di bawah HGU dan HGB.

Baca Juga :  Kemenkum Jambi Dampingi Produk Indikasi Geografis Siap Ekspor

Tim kejaksaan mengumpulkan dokumen pertanahan dan data administrasi. Mereka juga meminta keterangan dari pihak terkait untuk memastikan ada atau tidak pelanggaran aturan dalam pengelolaan lahan.

Pemanggilan Pihak Terkait

Kejati Jambi menyiapkan pemanggilan sejumlah pihak yang diduga mengetahui transaksi lahan di Betung–Kumpeh. Penyidik akan meminta klarifikasi untuk memperjelas status dan alur kepemilikan lahan.

Kejati menegaskan komitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Tim terus memeriksa setiap informasi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh “Tancap Gas” ke Kemenkes, Bawa Permintaan Mendesak

Konflik Lahan di Muaro Jambi Kembali Mencuat

Kasus ini kembali menyoroti konflik agraria di Muaro Jambi. Wilayah Betung–Kumpeh sering muncul dalam laporan sengketa lahan, dugaan mafia tanah, dan tumpang tindih kebun.

Kejati Jambi menangani dugaan penjualan lahan Betung Kumpeh secara transparan.. Proses pendalaman masih berlangsung. Kejati juga meminta semua pihak menghormati proses hukum.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

restorative justice Jambi: Kasus Pencurian Disetop oleh Kejati
Harga Hewan Kurban 2026 di Indonesia Mulai Terpantau, Kambing dan Sapi Alami Pergerakan
Kenduri Sko Koto Baru Melemang Digelar dengan Antusias Warga
Posyandu 6 SPM Kota Jambi Digenjot Nadiyah Maulana
Tol Betung–Jambi Dikebut, Konektivitas Sumatera Meningkat
Bupati Kerinci Lantik Pejabat Baru, Ini Tujuan dan Harapannya
JBC Jambi jadi tempat nongkrong dan ladang kerja hits
Ibu rumah tangga gagalkan perampokan Sungai Penuh saat pelaku mencoba masuk rumah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 22:00 WIB

restorative justice Jambi: Kasus Pencurian Disetop oleh Kejati

Minggu, 19 April 2026 - 20:00 WIB

Harga Hewan Kurban 2026 di Indonesia Mulai Terpantau, Kambing dan Sapi Alami Pergerakan

Minggu, 19 April 2026 - 11:00 WIB

Kenduri Sko Koto Baru Melemang Digelar dengan Antusias Warga

Sabtu, 18 April 2026 - 16:00 WIB

Posyandu 6 SPM Kota Jambi Digenjot Nadiyah Maulana

Sabtu, 18 April 2026 - 12:00 WIB

Tol Betung–Jambi Dikebut, Konektivitas Sumatera Meningkat

Berita Terbaru

Gempa bumi dengan kekuatan sedang mengguncang wilayah Sumatera Utara, Indonesia. ( Astro Awani )

Nasional

Gempa Bumi Sumatera Utara 2026, Warga Sempat Panik

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:00 WIB

Koperasi Merah Putih membuka peluang kerja manajer dengan gaji Rp5 juta hingga Rp15 juta per bulan. ( Ilustrasi Poto : AI)

Nasional

Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Capai Rp15 Juta, Ini Faktanya

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:00 WIB