Jambi, Oegopost.id – Tabuhan serentak rebana kompangan menggema di halaman Kantor Wali Kota Jambi pada Minggu (1/11/2026) malam. Momen itu menandai pembukaan resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi Al Haris memimpin pemukulan gendang tradisional tersebut bersama Wakil Gubernur Abdullah Sani. Deretan bupati dan wali kota dari berbagai penjuru Jambi turut mendampingi di atas panggung utama, termasuk Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H.
Sebanyak 629 kafilah pilihan datang mewakili 11 kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Mereka saling unjuk kemampuan terbaik pada berbagai cabang perlombaan yang berlangsung sejak 30 Oktober hingga 8 November 2026 mendatang.
Membumikan Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan
Wali Kota Sungai Penuh Alfin langsung memberi suntikan semangat kepada rombongan daerahnya usai acara seremonial selesai. Ia menaruh harapan besar pada penampilan kafilah Sungai Penuh sepanjang perhelatan berlangsung.
“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Alfin.
Ia meminta seluruh anggota tim menjaga fokus dan menjunjung tinggi sportivitas di arena lomba. Kemenangan sejati, menurutnya, terpancar dari dedikasi peserta membawa nama harum kampung halaman dengan sikap terpuji.
Bagi Alfin, MTQH bukan sekadar panggung memburu gelar juara atau piala bergilir. Ajang tahunan ini memegang peran krusial dalam mempererat ikatan batin masyarakat terhadap kalam Ilahi di tengah perubahan zaman.
Ruang Silaturahmi dan Syiar Islam se-Jambi
Gubernur Jambi Al Haris menegaskan misi besar di balik kemeriahan kompetisi religi tingkat provinsi ini. Penyelenggaraan MTQH harus menyentuh sendi kehidupan masyarakat secara luas, bukan sekadar berakhir sebagai pesta seremonial semata.
“Melalui penyelenggaraan MTQH ini dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” tegas Al Haris saat memberikan sambutan.
Kompetisi ini juga berfungsi sebagai jembatan silaturahmi akbar antardaerah di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Interaksi ratusan peserta dari berbagai pelosok memperkuat ukhuwah Islamiyah lintas wilayah kabupaten dan kota.
Selama sepekan ke depan, Kota Jambi bertindak penuh sebagai tuan rumah panggung syiar ini. Warga setempat maupun pengunjung luar kota dapat menyaksikan langsung lantunan ayat-ayat suci bergema dari arena mimbar tilawah.(ar)









