Sungai Penuh, Oegopost.id – Masyarakat dataran tinggi Kerinci, Jambi, kerap memanfaatkan tanaman talas liar di sekitar pekarangan rumah sebagai menu harian. Mereka memadukan tangkai lunak keladi dengan kuah santan kuning pedas yang aromatik.
Hasilnya, semangkuk sayur bertekstur lembut menyajikan rasa gurih yang melekat di lidah. Hidangan rumahan ini selalu sukses menghabiskan sepiring nasi hangat saat santap siang.
Banyak pemula merasa ragu mengolah sayuran ini karena khawatir getahnya memicu rasa gatal di tenggorokan. Padahal, trik dapur sederhana dari dapur ranah Sakti Alam Kerinci dapat melarutkan getah tersebut secara tuntas.
Trik Membersihkan Batang Keladi dan Racikan Bumbu
Keberhasilan masakan ini bermula dari penanganan awal batang sayur. Pilihlah batang keladi muda yang masih berwana hijau segar atau semburat ungu cerah.
Kupas kulit ari tipis yang membungkus batang, lalu potong sepanjang ruas jari. Sebelum menyalakan kompor, siapkan bahan-bahan berikut:
-
1 ikat batang dan umbi keladi muda
-
700 ml santan segar
-
1 ekor ikan asap atau segenggam teri asin untuk aroma
-
2 keping asam kandis
-
1 lembar daun kunyit
-
2 lembar daun jeruk
-
1 batang serai yang sudah Anda memarkan
-
Garam secukupnya
Haluskan bumbu utama yang terdiri dari 8 butir bawang merah, 4 siung bawang putih, dan 12 buah cabai merah keriting. Haluskan pula masing-masing 2 sentimeter kunyit bakar, jahe, dan lengkuas.
Taburi potongan batang keladi dengan garam kasar secukupnya. Remas batang tersebut secara perlahan sampai layu, lalu cuci dengan air mengalir sampai getah licinnya hilang.
Rebus potongan keladi ke dalam air mendidih selama dua menit saja. Tiriskan segera agar tekstur sayur tidak layu sebelum masuk ke wajan santan.
Langkah Memasak Kuah Kuning Tanpa Pecah Santan
Tuangkan santan segar ke dalam wajan beralas tebal. Masukkan seluruh bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan simpul daun kunyit.
Nyalakan kompor dengan api sedang. Aduk kuah santan perlahan secara searah agar minyak dan cairan tidak terpisah.
Masukkan ikan asap atau teri asin begitu santan mulai mendidih dan aroma bumbu menguar. Ikan asap akan menyumbang aroma sangai yang menjadi ciri khas masakan dapur Sumatra.
Masukkan asam kandis untuk memberi kejutan rasa asam yang memecah rasa enek santan. Rebus kuah selama beberapa saat hingga sari ikan larut.
Masukkan batang keladi yang sudah Anda rebus tadi ke dalam wajan. Bumbui kuah dengan garam sesuai selera lidah Anda.
Kecilkan api kompor dan biarkan bumbu meresap ke dalam serat batang sayur selama beberapa menit. Angkat masakan begitu batang mulai empuk dan sajikan selagi panas.(ar)









