Panglima TNI Pertama dari Matra Laut Tutup Usia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laksamana TNI (Purn.) Widodo A.S.(poto: istimewa).

Laksamana TNI (Purn.) Widodo A.S.(poto: istimewa).

Jakarta, Oegopost.id – Indonesia berduka atas kepergian salah satu tokoh militer dan pemerintahan paling berpengaruh. Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn.) Widodo Adi Sutjipto mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 21.30 WIB. Tokoh senior maritim ini wafat di kediaman pribadinya setelah berjuang melawan sakit pada usia 82 tahun.

Kepergian pria kelahiran 1 Agustus 1944 ini menutup perjalanan panjang seorang perwira bahari yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk pertahanan negara. Masyarakat mengenalnya sebagai figur tenang yang memimpin masa transisi reformasi militer di tanah air.

Mencetak Sejarah Baru sebagai Panglima dari Matra Laut

Widodo menapaki jalan pengabdian setelah menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Surakarta. Ia kemudian memilih masuk ke Akademi Angkatan Laut (AAL) dan berhasil meraih kelulusan pada tahun 1968. Karier lapangannya berkembang pesat berkat ketekunan serta integritas komando yang kuat di atas kapal perang.

Baca Juga :  Gempa Bumi Sumatera Utara 2026, Warga Sempat Panik

Puncak karier militernya bermula ketika ia memangku jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) pada pengujung era 1990-an. Presiden B.J. Habibie lalu mempercayainya menduduki kursi Wakil Panglima ABRI pada tahun 1999 untuk mendampingi pucuk pimpinan angkatan bersenjata.

Presiden Abdurrahman Wahid mencatat sejarah baru dengan menunjuk Widodo sebagai Panglima TNI periode 1999 hingga 2002. Penunjukan ini menjadikannya perwira tinggi pertama asal matra Angkatan Laut yang memimpin komando tertinggi militer Indonesia. Selama tiga tahun menjabat, ia memandu pemisahan peran pertahanan dan keamanan serta menjaga netralitas prajurit di tengah gelombang reformasi politik nasional.

Pengabdian Berlanjut di Kabinet dan Penghargaan Mancanegara

Pengabdian Widodo berlanjut ke ranah pemerintahan sipil setelah ia menanggalkan seragam dinas aktif. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memercayakan pos Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) kepadanya sepanjang periode 2004 hingga 2009. Ia mengawal stabilitas politik dalam negeri, penegakan hukum, serta perdamaian pascakonflik secara disiplin.

Baca Juga :  Pamit Ujian, Tak Pernah Kembali: Mahasiswi Jambi Jadi Korban KA di Bekasi

Pemerintah juga memanfaatkannya sebagai penasihat kepala negara saat ia masuk jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pengalaman luas di medan militer dan birokrasi menjadikannya rujukan penting dalam merumuskan arah kebijakan strategis kenegaraan.

Dedikasi puluhan tahun tersebut membuahkan puluhan bintang jasa dan kehormatan. Negara menganugerahkan Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Dharma, serta sederet bintang utama lintas matra dari darat, laut, udara, hingga kepolisian.

Reputasi Widodo turut menembus batas kawasan regional Asia Tenggara. Negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Thailand menyematkan tanda kehormatan tertinggi atas kontribusi aktifnya menjaga stabilitas pertahanan kawasan. Rekam jejak gemilang sang laksamana kini menjadi inspirasi berharga bagi generasi penerus pertahanan maritim Indonesia.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Panglima TNI Widodo AS Tutup Usia, Militer Berduka
Pesawat Asian One Air Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya
Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 24 Oktober 2026
Cara Cek Bansos Beras Oktober 2026 Pakai NIK KTP
PLN Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen, Cek Biaya dan Caranya
Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim
BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi
26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Panglima TNI Pertama dari Matra Laut Tutup Usia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Mantan Panglima TNI Widodo AS Tutup Usia, Militer Berduka

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pesawat Asian One Air Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 24 Oktober 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Cara Cek Bansos Beras Oktober 2026 Pakai NIK KTP

Berita Terbaru

Tim analis keamanan siber memantau ancaman pembobolan sistem dan peringatan kritis pada layar pusat kendali di India.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Bobol Sistem di India, Peringatan Kritis Muncul

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:09 WIB

Ilustrasi Pengguna mencoba fitur stiker bersuara dan tata letak baru kolom pesan WhatsApp di layar ponsel pintar.(poto: AI).

Teknologi

WhatsApp Uji Stiker Bersuara dan Desain Baru Kolom Chat

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:04 WIB

Peneliti siber menganalisis diagram serangan siber otomatis agen AI terhadap ribuan website perusahaan global.(ilustrasi Poto: AI).

Teknologi

Serangan Agen AI Tembus Sistem Keamanan 100 Perusahaan Besar

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:58 WIB

Aktivitas pergerakan grafik saham dan IHSG di layar monitor bursa efek.(poto: AI).

Bisnis

IHSG Menguat ke Level 5.439, Waspadai Sentimen Ini

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:50 WIB