Gempa Bumi Sumatera Utara 2026, Warga Sempat Panik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa bumi dengan kekuatan sedang mengguncang wilayah Sumatera Utara, Indonesia. ( Astro Awani )

Gempa bumi dengan kekuatan sedang mengguncang wilayah Sumatera Utara, Indonesia. ( Astro Awani )

Sumatera Utara, oegopost.id Gempa bumi dengan kekuatan sedang mengguncang wilayah Sumatera Utara, Indonesia, pada Jumat (18/4/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di wilayah laut yang berdekatan dengan pesisir barat Sumatera.

BMKG mencatat bahwa gempa tersebut terjadi akibat aktivitas tektonik di zona subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia. Getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah, terutama di wilayah Nias, Nias Selatan, dan sekitarnya.

Warga setempat segera keluar dari rumah ketika mereka merasakan guncangan. Banyak warga menghentikan aktivitas mereka untuk mencari tempat yang lebih aman. Beberapa bangunan ringan ikut bergetar selama beberapa detik sebelum akhirnya kembali tenang.

Baca Juga :  BMKG Prakirakan Hujan Ringan Mendominasi Indonesia, Sejumlah Wilayah Berpotensi Petir

BMKG segera mengeluarkan laporan resmi setelah mendeteksi gempa melalui jaringan sensor seismik. Lembaga tersebut memastikan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami sehingga masyarakat tetap tenang dan tidak panik berlebihan.

Petugas di daerah terdampak langsung melakukan pemantauan lapangan untuk memastikan tidak ada kerusakan signifikan. Hingga laporan terakhir, petugas tidak menemukan laporan korban jiwa maupun kerusakan besar pada infrastruktur.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Aparat setempat meminta warga untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu mengikuti arahan resmi dari BMKG serta instansi terkait.

Baca Juga :  Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan

Sejumlah warga mengaku sudah terbiasa dengan aktivitas gempa di wilayah tersebut. Namun, mereka tetap menunjukkan kewaspadaan setiap kali getaran bumi terjadi. Kondisi geografis Sumatera Utara yang berada di jalur cincin api Pasifik membuat wilayah ini memang rawan mengalami gempa bumi.

BMKG terus memantau aktivitas seismik di kawasan tersebut dan memperbarui informasi secara berkala. Hingga saat ini, kondisi di Sumatera Utara dilaporkan kembali stabil dan aktivitas masyarakat mulai berjalan normal.

Dengan kejadian ini, pemerintah kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa bumi.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Berita Terbaru