Warga Rantau Duku Bungo Keluhkan Tambang Ilegal Matador

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu unit alat berat merek Matador berwarna kuning terlihat beroperasi di Kampung Baru Sipin, Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo.(poto: Jambiprima.com).

Satu unit alat berat merek Matador berwarna kuning terlihat beroperasi di Kampung Baru Sipin, Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo.(poto: Jambiprima.com).

Bungo, Oegopost.id – Aktivitas tambang emas ilegal di Kampung Baru Sipin, Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, menuai keresahan masyarakat. Warga setempat merasakan gangguan kenyamanan akibat kegiatan tersebut yang telah berjalan selama berbulan-bulan.

Seorang warga Kampung Baru Sipin mengaku sangat terganggu oleh kebisingan mesin penambangan setiap hari. Suara raungan alat berat dan mesin dompeng terus memekakkan telinga karena beroperasi dekat permukiman.

Warga menyebut operasional tambang tersebut mengambil lokasi tidak jauh dari akses jalan aspal utama. Kondisi bising ini merampas ketenangan hidup keluarga dan warga yang mendiami kawasan tersebut.

Warga mengaku kebingungan mencari tempat pengaduan resmi demi menghentikan keresahan yang kian berlarut-larut. Mereka menuntut penegak hukum memeriksa lokasi serta menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum di lapangan.

Dugaan Operasional Alat Berat Kuning Dekat Jalan Aspal

Pantauan wartawan di lapangan pada Selasa (13/10/2026) memperlihatkan satu unit alat berat sedang bekerja aktif. Alat berat berwarna kuning merek Matador itu mengeduk tanah di kawasan Kampung Baru Sipin.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Kabidkum, Kombes Pol Mardiono Resmi Menjabat

Posisi alat berat tersebut berada sangat mencolok karena dekat dengan jalan aspal lintasan warga. Keberadaan alat berat ini menjadi sorotan utama masyarakat yang melintasi area perkampungan tersebut.

Meski demikian, kehadiran alat berat di lapangan belum membuktikan secara langsung tindak pidana PETI. Aparat penegak hukum perlu mengonfirmasi legalitas izin serta memeriksa identitas pemilik alat berat tersebut.

Pihak berwenang memegang tanggung jawab penuh untuk memverifikasi keabsahan dokumen operasional di lokasi Kampung Baru Sipin. Langkah pemeriksaan resmi akan memperjelas status hukum kegiatan yang menuai keluhan masyarakat sekitar.

Warga menuntut aparat kepolisian segera turun ke lapangan guna merespons laporan publik secara cepat. Mereka meminta penegak hukum menindak tegas siapa pun yang terbukti menjalankan penambangan liar.

Hingga saat ini, wartawan belum menerima pernyataan resmi dari Polres Bungo maupun jajaran Polda Jambi. Upaya konfirmasi terus berjalan demi mengetahui kepastian langkah penindakan hukum dari pihak kepolisian.

Warga Desak Polisi Gelar Razia Tertibkan Lokasi

Masyarakat sangat mendambakan ketenangan lingkungan tempat tinggal mereka kembali pulih seperti sediakala tanpa gangguan mesin. Mereka berharap instansi kepolisian segera menaruh perhatian serius terhadap penderitaan warga Dusun Rantau Duku.

Baca Juga :  Terobosan Baru! Pemkab Tebo Gunakan MyASN BKN untuk Tentukan Karier ASN

Warga menegaskan bahwa desakan razia ini murni lahir dari batas kesabaran masyarakat yang hampir habis. Mereka mengkhawatirkan munculnya potensi gesekan sosial apabila aparat tidak segera mengambil tindakan penertiban tegas.

“Kesabaran warga ada batasnya. Sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kami sangat memohon kepada Bapak Kapolres Bungo dan Kapolda Jambi untuk segera turun razia,” kata warga setempat.

Pernyataan warga tersebut mencerminkan tingginya harapan publik terhadap ketegasan aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban wilayah. Masyarakat menanti langkah nyata jajaran Polres Bungo demi menegakkan supremasi hukum di Rantau Pandan.

Penindakan cepat aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam mencegah keresahan meluas di tengah masyarakat. Warga Dusun Rantau Duku kini menanti kehadiran tim razia gabungan di lokasi Kampung Baru Sipin.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dubes Palestina Kunjungi UIN STS Jambi, Ratusan Mahasiswa Gaungkan Aksi Kemanusiaan
Kecelakaan Maut di Paal Merah Jambi Renggut Dua Nyawa Pengendara Motor
Sempat Gagal, Tender Proyek Jalan Sengeti Tetapkan Pemenang Rp3,3 Miliar
Dugaan Tambang Emas Ilegal di TNKS Kerinci Viral, Polisi Telusuri Jejak Pemodal
Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Terima Kunjungan Silaturahmi Keluarga Besar PKPS di Rumah Dinas
Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi di Gedung Siginjai
Kunjungi Masjid Raudatussa’adah, Wako Alfin Bawa Bantuan Dana Pembangunan
Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Jambi, Tim SAR Lakukan Penyelaman
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Dubes Palestina Kunjungi UIN STS Jambi, Ratusan Mahasiswa Gaungkan Aksi Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Kecelakaan Maut di Paal Merah Jambi Renggut Dua Nyawa Pengendara Motor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Sempat Gagal, Tender Proyek Jalan Sengeti Tetapkan Pemenang Rp3,3 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dugaan Tambang Emas Ilegal di TNKS Kerinci Viral, Polisi Telusuri Jejak Pemodal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Terima Kunjungan Silaturahmi Keluarga Besar PKPS di Rumah Dinas

Berita Terbaru