Sleman, Oegopost.id – Mabes Polri mencatatkan sejarah baru perombakan perwira lewat gelaran mutasi Kapolresta Sleman kilat yang berlangsung kilat pada pertengahan Oktober 2026. Kombes Pol Nanang Haryono harus merelakan tongkat komandonya berganti hanya beberapa jam usai upacara serah terima jabatan.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro membenarkan rotasi jabatan kepemimpinan di instansinya tersebut pada Selasa (13/10/2026). Ia menyebut Kombes Pol Nanang Haryono kini mengemban tugas baru sebagai Dirpolairud Polda Jambi berdasarkan Surat Telegram (TR) Mabes Polri tertanggal 10 Oktober 2026.
Mabes Polri menunjuk AKBP Dhimas Prasetyo untuk mengisi kursi utama kepolisian resort Sleman yang baru saja kosong. Perwira menengah tersebut sebelumnya menjalankan amanah sebagai Kabagbekum Rolog di lingkungan Polda Metro Jaya.
Kombes Pol Nanang sejatinya baru saja menandatangani berita acara serah terima jabatan di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY pada Sabtu (10/10/2026). Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo memimpin langsung jalannya upacara penyematan tanda jabatan tersebut pada pagi hari.
Namun telegram mutasi dari pimpinan Korps Bhayangkara terbit pada hari yang sama dengan pelaksanaan serah terima tersebut. Kondisi itu praktis membuat masa pengabdian Kombes Nanang di Bumi Sembada berakhir sebelum genap satu hari bekerja.
Dalam seremoni dinas akhir pekan tersebut, Polda DIY merotasi empat pejabat utama sekaligus secara serentak. Agenda mutasi mencakup pergantian Kapolresta Sleman, Kapolres Gunungkidul, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum), hingga Kepala Bidang Keuangan (Kabidkeu).
Kombes Pol Nanang semula datang untuk menggantikan posisi Kombes Pol Adhitya Panji Anom yang berpindah tugas memimpin Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat. Nanang sendiri sebelumnya mengemban tanggung jawab memimpin Ditreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Keputusan penempatan Nanang ke Sleman merujuk pada Surat Telegram mutasi perwira tertanggal 30 Agustus 2026. Kala keputusan pertama itu keluar, posisi Kapolri masih dijabat oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Mabes Polri Punya Kewenangan Penuh Merotasi Personel
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menegaskan bahwa kebijakan pergeseran tongkat kepemimpinan sepenuhnya berada di tangan Markas Besar Kepolisian RI. Ia menyebut langkah perombakan personel ini mutlak menjadi wewenang pusat demi menjawab kebutuhan organisasi serta penyegaran tugas secara berkelanjutan.
Ihsan menguraikan bahwa Nanang masuk ke dalam daftar tiga pejabat utama jajaran Polda DIY yang menerima tugas dinas terbaru. Rotasi tersebut menyentuh posisi strategis setingkat direktur hingga wakil pimpinan kepolisian resor kota.
Direktur Binmas Polda DIY Kombes Pol Oki Bagus Setiaj kini berpindah tugas memimpin Direktorat Lalu Lintas Polda Banten. Jabatan Direktur Binmas selanjutnya beralih ke tangan Kombes Pol Hendria Lesmana yang menuntaskan amanah lamanya sebagai Kapolresta Deli Serdang Polda Sumut.
Sementara itu posisi perwira lain menempatkan Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat naik mengisi pos Wakapolresta Sleman. Kursi pimpinan Polres Kulon Progo lantas dipercayakan kepada AKBP Agus Prihadinika yang baru bertolak dari Ditreskrimsus Polda Riau.
Perubahan struktur pimpinan di tingkat pusat dan daerah turut mewarnai rangkaian mutasi cepat ini. Jenderal Suyudi Ario Seto kini memegang kendali tertinggi institusi Polri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Struktur kepemimpinan Polda DIY pun turut bergeser dari Irjen Pol Anggoro Sukartono pada Agustus lalu menuju kendali Irjen Pol Langgeng Purnomo. Pergantian tampuk pimpinan kepolisian daerah tersebut berlangsung tak lama sesudah pelantikan Kapolri anyar.
Jogja Police Watch Sebut Pergantian Ini Sangat Janggal
Keputusan mendadak Mabes Polri langsung memantik tanggapan kritis dari elemen pemantau kepolisian di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepala Divisi Humas Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin Kamba menyebut pergeseran kilat ini merupakan fenomena luar biasa yang belum pernah muncul sebelumnya.
Baharuddin menilai ada unsur ketidaklaziman nyata dalam pergantian pimpinan kepolisian resor yang hanya bertahan hitungan jam. Ia bahkan melontarkan kelakar bahwa rekor kepemimpinan tersingkat di Sleman ini layak masuk catatan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Pihak pemantau kepolisian mengakui pergantian kepemimpinan bertempo cepat memang pernah menyasar beberapa wilayah hukum lain di tanah air. Kendati demikian, tidak ada catatan rekam jejak kepolisian daerah manapun yang berlangsung seekstrem perombakan di Sleman.
Baharuddin mencontohkan rotasi pimpinan kepolisian di lingkungan Polda Banten yang masih memerlukan hitungan bulan untuk bergeser. Kapolres Cilegon AKBP M Probandono Bobby Danuardi baru berpindah memimpin Polres Serang sesudah bertugas hampir tiga bulan penuh sejak akhir Juli.
Kini publik menanti kepemimpinan AKBP Dhimas Prasetyo dalam mengawal stabilitas keamanan warga Kabupaten Sleman ke depan. Jajaran kepolisian resor setempat tetap menjalankan rutinitas pelayanan hukum kepada masyarakat seperti biasa di tengah dinamika pergantian perwira ini.(ar)









