Kepala BGN Siap Putus Kontrak Yayasan Penarik Setoran Mitra Dapur MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryono.(poto: kompas.com).

Kepala BGN Sudaryono.(poto: kompas.com).

Jakarta, oegopost.id – Badan Gizi Nasional menindak tegas pihak pengelola yang memotong hak para mitra dapur program mbg. Lembaga pemerintah ini mengancam pemutusan kemitraan terhadap yayasan penarik pungutan liar tersebut.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan komitmen lembaganya guna melindungi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Pihaknya langsung mencoret nama yayasan bermasalah yang terbukti memeras pengelola dapur di lapangan.

Sudaryono mengecam keras oknum pengurus yayasan yang sama sekali tidak menanam modal maupun membina mitra kerja. Mereka hanya mengejar keuntungan sepihak tanpa mengawasi langsung jalannya penyediaan menu harian.

BGN menyamakan sanksi tegas pemutusan hubungan kerja sama operasional tersebut dengan tindakan amputasi menyeluruh. Langkah pembubaran kemitraan ini menyasar pihak-pihak pasif yang enggan ikut repot mengurus dapur.

BGN Buka Akses Laporan Khusus Bagi Pengelola

Instansi penyedia asupan gizi nasional tersebut kini menghadirkan dua portal registrasi digital terpisah. Sistem daring ini melayani pendaftaran resmi kelompok yayasan dan kalangan mitra dapur secara mandiri.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Jambi Mulai Naik, Petani Rasakan Dampak Ketegasan Pemerintah

Mitra dapur yang menerima tagihan setoran sepihak dapat segera melayangkan aduan resmi lewat kanal tersebut. Pelapor wajib menyertakan dokumen bukti kerugian operasional yang mereka alami selama menjalin kemitraan kerja.

BGN memberikan kebebasan penuh bagi pengelola dapur mandiri guna mengganti payung hukum yayasan penaungnya. Opsi perpindahan ini berlaku bagi yayasan pasif yang nihil kontribusi nyata dalam kegiatan masak-memasak.

Ruang pergantian organisasi induk ini membebaskan para relawan juru masak dari jeratan pungutan memberatkan. Kebijakan ini sekaligus memutus mata rantai pemerasan administratif yang kerap merugikan juru masak lokal.

Pihak berwenang menemukan laporan potongan dana mulai Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per porsi makanan. Oknum perantara mengambil keuntungan gelap dari setiap wadah ompreng jatah makan siang para penerima manfaat.

Potongan liar ini langsung mengancam ketersediaan gizi lengkap serta kesegaran bahan pangan untuk anak sekolah. Pengelola dapur terpaksa menurunkan standar mutu sajian harian akibat menyusutnya alokasi anggaran belanja bahan pokok.

Baca Juga :  Kenapa Nostalgia 2016 Ramai Lagi? Banyak Orang Rindu Internet yang Lebih Santai

Pembenahan Sistem Penyaluran Pangan Bergizi Terus Berjalan Nyata

Mantan Wakil Menteri Pertanian tersebut melarang keras segala bentuk penyunatan hak anggaran makanan bergizi. Ia menuntut seluruh pelaksana wilayah menyajikan menu sehat berkualitas prima tanpa kompromi isi piring.

Sudaryono menjamin proses audit lapangan terus bergulir demi menyempurnakan tata kelola rantai pasok makanan. Tim verifikasi menyisir simpul-simpul penyaluran logistik yang selama ini menghambat kelancaran distribusi nutrisi di daerah.

Pimpinan badan gizi itu bertekad membenahi mekanisme layanan yang masih menyisakan celah pungutan tidak resmi. Evaluasi berkala menjadi kunci utama peningkatan standar higienitas dan kecukupan kalori setiap porsi makanan.

Ia mengajak segenap pemangku kepentingan untuk mengawal integritas program pemenuhan gizi anak secara serentak. Kerja sama erat antara dapur SPPG dan yayasan kredibel memastikan bantuan pangan tiba tepat sasaran.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Putusan MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Kemendagri Ungkap Mekanisme Lanjutan
Hanya Menjabat Hitungan Bulan, Mengapa Kursi Kepala BAKOM Begitu Sensitif?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB