UPA BK UNJA Gelar Seminar Gerakan Kampus Sehat Mental 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi menggelar Seminar Gerakan Kampus Sehat Mental di Gedung Unifac Lantai 1 UNJA Mendalo, Rabu (23/9/2026).(poto: jamberita.com).

Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi menggelar Seminar Gerakan Kampus Sehat Mental di Gedung Unifac Lantai 1 UNJA Mendalo, Rabu (23/9/2026).(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi menggelar Seminar Gerakan Kampus Sehat Mental di Gedung Unifac Lantai 1 UNJA Mendalo, Rabu (23/9/2026). Langkah ini menjadi upaya strategis lembaga dalam mencegah krisis psikologis sekaligus mengoptimalkan layanan konseling bagi seluruh mahasiswa.

Panitia mengusung tema optimalisasi layanan konseling dalam mencegah krisis psikologis mahasiswa Universitas Jambi tahun 2026. Melalui agenda ini, pengelola kampus ingin membangun kepedulian bersama terhadap isu kesehatan mental di lingkungan akademik.

Sejumlah pejabat kampus hadir langsung untuk membuka dan mengawal jalannya kegiatan edukatif tersebut. Kepala Biro Akademik Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., hadir bersama Kepala UPA BK UNJA M. Ferdiansyah, M.Pd., Kons., serta Ketua Pelaksana Affan Yusra, M.Pd.

Pihak panitia juga menghadirkan akademisi dari Universitas Sriwijaya, Dr. AlRefi, M.Pd., sebagai narasumber utama. Pakar tersebut membagikan sudut pandang ilmiah serta solusi praktis dalam mendampingi mahasiswa yang menghadapi tekanan psikologis.

Pencegahan Krisis Psikologis Mahasiswa Melalui Layanan Konseling

Dalam sambutannya, Dr. Guspianto menegaskan bahwa definisi sehat mencakup aspek fisik, mental, sosial, hingga spiritual secara utuh. Ia menilai mahasiswa masa kini menghadapi tekanan yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.

Baca Juga :  Drumband SMPN 1 Merangin Sabet Tiga Piala di STIGMA Bupati Cup 2026

Persoalan akademik, beban ekonomi, serta dinamika perkembangan dunia digital menjadi faktor utama penekan kondisi psikologis. Kondisi tersebut menuntut kampus menyediakan wadah penanganan yang cepat dan responsif.

Guspianto mendorong penguatan layanan konseling agar petugas dapat mendampingi mahasiswa sejak awal kemunculan masalah. Langkah pencegahan dini ini sangat krusial untuk meminimalkan potensi gangguan jiwa yang lebih berat.

Ia mengakui UNJA menghadapi tantangan besar dalam mengantisipasi timbulnya masalah kejiwaan pada peserta didik. Oleh karena itu, pihak rektorat terus mendukung penuh setiap langkah penanganan kesehatan mental di kampus.

Guspianto juga menyoroti pentingnya guncangan sosialisasi mengenai keberadaan UPA BK UNJA kepada seluruh civitas akademika. Ia menambahkan bahwa pengelola perlu memperkuat jumlah konselor agar jangkauan pelayanan semakin luas dan optimal.

Optimalisasi Layanan Bimbingan Konseling Untuk Civitas Akademika

Sementara itu, Kepala UPA BK UNJA M. Ferdiansyah menjelaskan peran sentral unitnya dalam mendampingi mahasiswa. Lembaga ini bergerak khusus memberikan pengawalan psikologis demi menjaga ketahanan mental civitas akademika.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Perkuat Pemenuhan Hak Anak Jambi Lewat Pendidikan Inklusif dan Penguatan Keluarga

Ketua Pelaksana Affan Yusra melaporkan bahwa peserta seminar datang dari pelbagai program studi dan jenjang pendidikan. Mahasiswa S1, D3, hingga S2 tampak memadati ruangan untuk menyimak pemaparan materi dari narasumber.

Affan berharap seminar ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan jiwa. Kesadaran awal ini menjadi fondasi utama dalam mencegah timbulnya krisis psikologis di kemudian hari.

Melalui acara ini, pengelola kampus mengajak mahasiswa agar tidak ragu mendatangi kantor bimbingan dan konseling. Keberadaan konselor profesional siap membantu setiap kendala pribadi maupun akademik yang dialami mahasiswa.

Langkah masif ini diharapkan mampu melahirkan suasana belajar yang sehat, aman, dan saling peduli antar sesama. Kampus UNJA berkomitmen menciptakan ekosistem yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga matang secara emosional.

UPA BK UNJA terus bergerak aktif memperkuat fasilitas dan kualitas tenaga konselor secara berkelanjutan. Kepedulian terhadap kesehatan jiwa menjadi pilar utama UNJA dalam mencetak lulusan berkarakter dan berdaya saing tinggi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi
Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa
Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi
Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026
Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan
KEMORI Peduli UNJA 2026 Sambut Mahasiswa Baru Melalui Kegiatan Kepramukaan
UNJA Dorong Riset Digital Lewat Workshop PIPS FKIP
Tiga Tim PPK Ormawa UNJA Lolos Verifikasi Abdidaya 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:28 WIB

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB