Muaro Jambi, oegopost.id – Tim gabungan Manggala Agni dan BPBD Kabupaten Muaro Jambi berhasil memadamkan peristiwa kebakaran lahan muaro jambi di RT 13 Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko). Kebakaran lahan kosong tersebut sempat memicu kekhawatiran warga sebelum akhirnya api padam total.
Petugas Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan awal mula kobaran api terdeteksi sekitar pukul 14.30 WIB. Dugaan kuat mengarah pada aktivitas pembersihan lahan kaplingan milik warga setempat yang berujung pada kelalaian.
Perjuangan Sengit Petugas Memadamkan Kobaran Api Malam Hari
Api yang awalnya kecil dengan cepat membesar lalu merambat dari tanah kaplingan menuju area perkebunan karet milik warga sekitar. Petugas harus bekerja ekstra keras di lapangan guna melokalisasi pergerakan si jago merah agar tidak makin meluas.
Tim pemadam berpacu dengan waktu malam itu demi melakukan penyekatan area secara intensif. Langkah cepat penyekatan ini sangat krusial untuk mencegah kobaran api merembet ke kawasan permukiman penduduk.
Kendala utama yang dihadapi para petugas di lapangan adalah sulitnya menemukan sumber air di sekitar lokasi kejadian. Kondisi medan dan ketersediaan air yang minim memaksa tim menerapkan strategi pemadaman khusus.
Petugas memanfaatkan tangki pemadam kebakaran secara maksimal sebagai pasokan air utama dalam proses pemadaman tersebut. Pembasahan terus dilakukan secara konsisten pada titik-titik api yang masih menyisakan asap tebal.
Sinergi Bersama Masyarakat Mencegah Kerusakan Lahan Lebih Luas
Proses pemadaman yang berlangsung cukup menegangkan tersebut akhirnya membuahkan hasil manis setelah berjam-jam penanganan. Petugas memastikannya padam sepenuhnya sekitar pukul 21.45 WIB malam hari.
Berdasarkan hasil estimasi awal di lapangan, total luasan area yang hangus terbakar di perkirakan mencapai empat hektare. Kerusakan mencakup area tanah kaplingan serta sebagian lahan perkebunan karet milik warga.
Keberhasilan penanggulangan kebakaran ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat sekitar yang bahu-membahu bersama petugas. Masyarakat lokal turun langsung ke lapangan membantu mengendalikan situasi di titik-titik rawan.
Pihak Manggala Agni memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian dan bantuan warga Desa Pematang Gajah tersebut. Sinergi antara tim gabungan dan warga menjadi kunci utama dalam menghentikan penyebaran api dengan cepat.(ar)









