Asesor UNESCO Terpikat Kerajinan Gelang Sebalik Sumpah Merangin

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua evaluator UNESCO Geopark Merangin terpikat oleh ragam kerajinan tangan khas Kabupaten Merangin pada Rabu (12/8).(poto: meranginkab.go.id).

Dua evaluator UNESCO Geopark Merangin terpikat oleh ragam kerajinan tangan khas Kabupaten Merangin pada Rabu (12/8).(poto: meranginkab.go.id).

Merangin, oegopost.id  – Dua evaluator UNESCO Geopark Merangin terpikat oleh ragam kerajinan tangan khas Kabupaten Merangin pada Rabu (12/8). Momen unik ini tercipta saat Prof. Dr. Yongmun Jeon dan Mr. Nicolas Klee mengunjungi Co-Working Space BP Geopark Merangin-Jambi.

Tim Badan Pengelola (BP) Geopark Merangin-Jambi menyambut hangat kedatangan kedua asesor internasional tersebut. Pengelola memamerkan olahan rotan, anyaman bambu, batik khas, perhiasan etnik, hingga buku cerita edukatif muatan lokal sekolah dasar.

Daya Tarik Gelang Tradisional Suku Anak Dalam

Perhatian Mr. Nicolas Klee langsung tertuju pada sebuah aksesori unik bernama Gelang Sebalik Sumpah. Evaluator asal Prancis ini meminta tim pengelola menceritakan sejarah serta makna filosofis gelang tersebut.

Baca Juga :  Evaluator UNESCO Tergusur Saat Main Ular Tangga Geopark Merangin

Pengelola menjelaskan bahwa aksesori ini merupakan perhiasan khas Suku Anak Dalam dari Taman Nasional Bukit Dua Belas. Masyarakat adat merangkai gelang menggunakan biji pohon Sebalik Sumpah sebagai penangkal bala dan pelindung diri.

Aksi Spontan Yongmun Jeon Coba Ambung Rotan

Aksi unik dan ceria juga muncul dari evaluator asal Korea Selatan, Prof. Dr. Yongmun Jeon. Pria ini tersenyum lebar saat mencoba menggendong Ambung, yaitu keranjang rotan bertali dahi.

Sambil menempelkan tali di kepala, Mr. Jeon menyebut kerajinan ini mirip wadah tradisional di negaranya. Ia menceritakan bahwa masyarakat Korea memanggil wadah itu baguni, sehingga produk Merangin ini cocok berjuluk rattan baguni.

Baca Juga :  RSUD Raden Mattaher Jambi Lepas Dari Gugatan Hukum Dan Pangkas Utang

Kekayaan Budaya Lengkapi Warisan Geologi Geopark Merangin

Pujian dari kedua evaluator internasional membuktikan keunggulan kawasan Geopark Merangin-Jambi di tingkat dunia. Kawasan ini menyimpan warisan geologi melimpah sekaligus memelihara nilai kebudayaan dan kearifan lokal yang kuat.

Apresiasi tersebut membakar semangat masyarakat lokal untuk terus menjaga warisan budaya daerah. Produk ekonomi kreatif kini menjadi pilar utama dalam memperkuat daya pikat Geopark Merangin-Jambi di kancah internasional.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB